Vagina Longgar dan Kendur Mengurangi Kenikmatan Dalam Bercinta

Perubahan yang terjadi pada vagina, biasanya keadaan seperti ini akan mempengaruhi kehidupan seksual wanita. Vaginga yang mulai mengendur hingga longgar akan mengurangi kenikmatan dalam berhubungan intim. Kondisi seperti ini terjadi akibat tingginya frekuensi dalam melakukan hubungan intim, sehingga mempengaruhi perubahan pada alat kelamin wanita.

Kebanyakan pria menginginkan berhubungan intim dengan wanita yang mampunyai kondisi vagina yang sempurna, dimana ini akan menjamin kenikmatan yang sangat luar biasa. Selain itu, pihak wanita pun juga akan menerima kenikmatan tersebut, karena rangsangan yang diberikan oleh pihak pria akan dengan mudah dirasakannya.

Tidak dapat diketahui secara pasti, apakah karena ukuran penis yang kurang besar maupun lainnya. Umumnya, kaum wanita akan sulit menerima rangsangan apabila kondisi vaginanya sudah mulai longgar dan kendur. Ini terjadi bukan hanya satu atau dua wanita, namun secara keseluruhan kondisi vagina seperti ini akan mempersulit setiap pasangan dalam mendapatkan kenikmatan selama berhubungan intim.

Bagi wanita yang berada dalam kondisi seperti ini, dimana dia dihadapkan dengan kondisi vagina yang longgar dan kendur, maka dengan sendirinya dia akan merasa khawatir. Kekhawatiran ini terjadi karena dua alasan, dimana alasan pertama adalah tidak adanya kenikmatan yang didapatkannya selama melakukan hubungan seks dan alasan yang kedua adalah paranoid yang akan menghampirinya, seolah-olah pasangannya tidak puas dengan kehidupan seksualnya saat ini, yang dikarenakan bentuk dan kondisi vaginanya yang sudah tidak menarik.

Umumnya, pelonggaran yang terjadi pada vagina tidak semuanya menjadikan kekhawatiran, karena tidak banyak pria yang memperhatikan hal semacam itu. Namun, tidak menutup kemungkinan kondisi tersebut lambat laun akan disadari, sehingga pihak pria akan mengeluh-eluhkan kondisi yang sebenarnya terjadi.

Bukan hanya timbul ketidaknyamanan dalam melakukan hubungan intim, pelonggaran vagina yang terjadi pada wanita terkadang juga akan memicu kecurigaan pada kaum pria, terlebih apabila sepasang suami istri yang menjalani kehidupan dengan cara terpisah karena faktor pekerjaan.

Pihak pria akan mencurigai pasangannya melakukan perselingkuhan dengan pria yang mempunyai ukuran penis yang lebih besar. Ini terjadi karena adanya pelonggaran pada vagina. Padahal pelonggaran vagina semacam ini merupakan hal wajar yang terjadi pada setiap wanita, akan tetapi keterbatasan jarak tersebut memicu kecurigaan, padahal kondisi yang sesungguhnya bukanlah seperti itu. Namun, pelonggaran vagina yang terjadi tersebut dikarenakan oleh beberapa faktor yang melatarbelakanginya.

Seusai wanita menerima reaksi seksual dari pasangannya, biasanya hal ini akan menyebabkan pelendiran pada dinding vagina. Dari kasus di atas, dimana pasangan tersebut terpisah oleh jarak, menjadikan pasangan tersebut tidak bisa melangsungkan hubungan intim bersama. Akibatnya, ketika sepasang suami istri tersebut malakukan hubungan intim, pihak pria akan terkejut dengan kondisi vagina pada pasangan wanitanya, seolah-olah terjadi pelonggaran akibat berhubungan intim dengan pria lain yang mempunyai ukuran penis lebih besar darinya.

Perlu Anda ketahui, apabila fase berhubungan intim tersebut berlanjut, kasus pelonggaran vagina tersebut sangat minim terjadi. Akan tetapi, dari kasusu di atas, frekuensi atau fase dalam berhubungan intim yang dilakukan oleh sepasang suami istri tersebut sangat jarang, hingga pada akhirnya reaksi seksual yang hanya diterima sekali atau dua kali tersebut mempermudah terjadinya pelonggaran pada vagina.

Kondisi sebaliknya, guna menanggapi tuduhan yang dilontarkan oleh pihak pria tersebut. Anda kata pihak wanita melakukan perselingkuhan dengan pria yang memiliki ukuran penis lebih besar dari ukuran penis suaminya, maka pelebaran vagina tersebut tidak akan terjadi. Dari penjelasan ini, saya kira tidak ada alasan yang benar untuk mencurigai pihak wanita melakukan perselingkuhan.

Kebanyakan kaum pria lebih menuntut pasangan wanitanya untuk selalu siap dalam melayani kebutuhan seksualnya. Namun, tidak banyak pria yang mengetahui kehidupan seksual pasangan wanitanya. Lebih parahya, apabila pihak wanita bersedia memenuhi keinginanan pasangannya tersebut, namun justru pihak prianya memiliki kelemahan fungsi seksual, sehingga tidak dapat memberikan kepuasan dan kesenangan pada pasangan wanitanya.

Meskipun kelemahan seksual merupakan masalah yang sudah tidak asing lagi bagi pria, namun kasus di atas merupakan contoh hal yang memalukan. Tidak seterusnya pria hidup dalam rasa ketidakpuasan ketika melakukan hubungan intim hanya karena kelamahan seksual. Obat Kuat KuatPria 123 merupakan salah satu pilihan efektif untuk bisa mengatasi kelemahan seksual yang dialami oleh kabanyakan pria.

Menyadari bahwa adanya batu sandungan yang akan menganggu berlangsungnya kehidupan seksual seseorang, maka sebagai pria Anda harus bisa bersikap bijak dalam menanggapi suatu permasalahan. Bersikap saling terbuka antar pasangan dan mencari jalan keluar bersama untuk bisa mendapatkan kehidupan seksual yang layak adalah salah satu tindakan yang seharusnya dilakukan, bukan malah saling menuduh satu sama lain, akan tetapi mencari kebenaran dan jalan keluar bersama, sehingga pada akhirnya Anda dan pasangan Anda bisa mendapatkan kehidupan seksual yang lebih sempurna.