Tips Melakukan Oral Seks Ala Geisha di Jepang

Sejarah tentang Geisha di negara Jepang, mungkin pada zaman dahulu Geisha dianggap sebagai salah seorang yang mempunyai kemampuan multi talenta, dimana pada geisha dulunya merupakan seorang wanita yang dengan sengaja dilatih untuk memberikan hiburan pada masyarakat Jepang, baik dari segi menari, menyanyi dan kemampuan dalam bermain musik.

Selain dikenal sebagai seorang wanita yang dibekali dengan beberapa kemampuan dan kepiawaian, ternyata dari segi positif tersebut terselubung segi negatif yang menurut kepercayaan tertentu merupakan perbuatan dosa, dimana geisha bukan hanya ahli dalam menghibur para tamu yang datang, namun para geisha juga menawarkan tubuhnya kepada para pria.

Umumnya, para geisha di Jepang sengaja dilatih agar memiliki kemampuan dan keahlian dalam melayani pria di ranjang. Bukan hanya dari kemampuannya bernyanyi, bukan juga dari keahliannya menari dan bukan juga dari kepiawaiannya bermain alat musik, geisha juga memiliki kemampuan dalam melakukan oral seks, dimana ini akan membuat para pria menjadi kagum dengan tingkah liar para geisha ketika di ranjang.

Kehidupan seksual dari tahun ke tahun tidak akan pernah luntur, layaknya kebudayaan (kebiasaan) yang diwariskan oleh para leluhur kita. Berbagai macam teknik tentang seks yang dikenal saat ini merupakan warisan dari para pendahulu kita, termasuk dengan teknik oral seks. Oral seks merupakan bentuk variasi dalam melakukan hubungan seks.

Dulunya oral seks dipergunakan oleh para geisha untuk merangsang para pria, dimana hingga saat ini aktivitas oral seks juga masih diperagakan oleh beberapa pasangan. Namun sayangnya, kebanyakan pasangan khususnya wanita, tidak mengetahui apa yang dimaksudkan dengan teknik oral seks ala geisha. Padahal, teknik oral seks geisha ini merupakan warisan dari para pendahulu ( leluhur Jepang), yang mana teknik oral seks ini diyakini mampu membuat setiap pria bertekuk lutut setelah menerima rangsangan dari aksi oral seks yang dilakukan para geisha.

Menurut informasi dari buku The Japanese Art of Sex: How to Tease, Seduce & Pleasure the Samurai in Your Bedroom karya Jina Bacarr, disebutkan bahwa para geisha bukan hanya pandai dalam mengolah suaranya, bukan juga lihai dalam membuat gaya tarian, dan bukan juga piawai dalam menciptakan suara musik dari alat musik yang dimainkannya. Namun, para geisha juga mempunyai kahlian khusus, dimana geisha memiliki kekuatan pada mulutnya, yang mana dalam bahasa Jepang disebut juga dengan “shita”.

Memandikan Pria

Biasanya, selain memberikan hiburan sehingga suasana hati menjadi lebih tenang dan nyaman. Para geisha juga akan memberikan layanan “mandi” bagi para pria. Ketika para geisha memandikan para pria, bukan hanya air yang akan membasahi tubuh pria yang dimandikannya. Namun, jilatan demi jilatan akan ikut membasahi tubuhnya hingga tidak ada satu inci pun bagian tubuh yang terlewati dari jilatan sang geisha tersebut.

Jilatan demi jilatan akan dimulai dari atas hingga bahwa, mulai dari dada hingga alat kelamin pria. Tindakan seperti ini sengaja dilakukan oleh geisha agar pria terangsang, oleh karenanya para geisha lebih bersikap agresif agar pria lebih cepat terangsang dan sang pria bersiap untuk melakukan aksi yang lebih intim.

Hembusan Nafas Yang Erotis

Para geisha akan selalu menyerang pria, ini dimaksukan agar pria juga terangsang dengan rangsangan yang dibuatnya. Bukan hanya jilatan, melainkan hembusan nafas dan desahan nafas yang erotis juga akan berhembus dari bibir sang geisha.

Hembusan hangat akan diciptakan oleh para geisha pada tubuh pria, hembusan hangat ini seperti udara disekitar sungai Kamo di Kyoto. Sungguh suasana yang sangat luar biasa dan erotis. Ya, inilah tingkah laku para gaisha ketika di ranjang. Sensasi hangat tersebut berasal dari hembusan-hembusan nafas yang keluar dari bibir dan hidung geisha. Ketika pria menikmati suasana yang diciptakan oleh geisha tersebut, lalu tindakan selanjutnya adalah melakukan tindakan lainnya pada daerah genitial, dimana ia akan memberikan sensasi hangat dan dingin dari hembusan nafas yang diciptakannya.

Gigitan Lembut Pada Alat Kelamin Pria

Keahlian para geisha memang luar biasa, mereka mengetahui daerah-daerah yang memiliki rangsangan seksual tinggi. Dalam kondisi seperti ini, para geisha akan melakukan tindakan rangsangan pada daerah tersebut dengan gigitan lembut. Seperti layaknya mengigit makanan, para geisha juga akan memberikan gigitan lembut pada setiap daerah yang dianggapnya sebagai sumber rangsangan tertinggi.

Tindakan merangsang yang dilakukan seperti ini bukanlah tujuan untuk membuat pria menjadi orgasme, para geisha akan berhati-hati ketika melakukan kegiatan ini agar pria tidak orgasme. Sungguh tindakan yang sangat luar biasa, karena sang geisha bukan hanya menginginkan dirinya mendapatkan kepuasan seksual, melainkan para geisha juga mementingkan pasangannya untuk bisa mendapatkan kepuasan seksual yang maksimal ketika berhubungan degannya.

Mengulum Mr.P Ala Giesha

Semua geisha dibekali dengan pengetahuan seks yang sangat luas, mereka akan mengetahui kondisi dimana sang pria dalam kondisi terangsang atau tidak. Ketika pasangan pria terangsang, tindakan yang lebih liar akan dilakukan oleh geisha yakni melakukan rangsangan dengan mulutnya pada alat kelamin pria.

Geisha sangat lihai dalam memanfaatkan lidah dan mulutnya ketika melakukan rangsangan pada alat kelamin pria. Ketika geisha membuka mulutnya layaknya bunga yang sedang merekah, kepalanya akan bergerak ke sisi kiran dan panan. Tidak diketahui secara pasti apakah tujuan mengerakan kepala seperti itu, namaun kreatifitas para geisha dalam menciptakan rangsangan pada alat kelamin pria merupakan tindakan yang sangat luar biasa dan tidak banyak wanita yang bisa mencontohkannya.

Pada saat seluruh batang alat kelamin berada dalam mulut sang geisha, ia akan memberikan getaran yang diciptakannya dari tenggorokannya. Ketika fase tersebut sedang berlangsung, sang geisha juga akan memberikan stimulus pada pangkal testis pasangannya. Kegiatan oral seks yang dilakukan geisha ini akan membuat pria berkelimpungan akibat hantaran rasa senang yang tidak terbendung. Aksi-aksi liar yang dilakukan oleh para geisha tersebut akan memberikan rangsangan pada otak, sehingga kedua pasangan tersebut, baik pria dan wanita akan sama-sama melakukan aksi liarnya di ranjang.

Bukan hanya warisan mengenai teknik seks saja yang sudah diwariskan oleh para leluhur kita. Banyak ragam kebiasaan dari pada pendahulu kita yang hingga sekarang kebiasaan tersebut masih diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebut saja penggunaan herbal untuk Obat Kuat. Hingga saat ini, banyak masyarakt yang lebih meyakini obat herbal guna mendapatkan keperkasaanya dan menyembuhkan berbagai macam gangguan fungsi seksual ataupun kelemahan seksual. SCOUNT misalnya, ini merupakan obat kuat generasi baru yang dibuat dari bahan herbal pilihan, dimana para pendahulu kita mempercayai bahwa herbal tersebut merupakan herbal untuk mendapatkan keperkasaan yang hilang.