Terlalu Lama Berkendara Motor Bisa Sebabkan Penis Ereksi Permanen

Peristiwa mengejutkan terjadi pada seorang pria di California, dimana ia mengalami ereksi permanen setelah berkendara motor selama 4 jam lamanya. Istilah medis menyebutkan bahwa kondisi yang dialami oleh pria tersebut disebut juga dengan Priapsim.

Berbagai macam jenis alat transportasi yang dengan mudah kita jumpai pada saat ini akan mempermudah jalannya seseorang dalam melakukan segala aktivitas, salah satunya adalah menghemat waktu dan tenaga. Pasalnya, lebih banyak orang yang mengendarai kendaraan bermotor dari pada harus berjalan kaki. Ini berarti kehadiran alat transportasi berpengaruh besar terhadap kehidupan manusia.

Motor merupakan jenis alat transportasi yang umumnya digunakan oleh orang untuk melakukan perjalanan, sehingga tidak harus membuang terlalu banyak tenaga untuk berjalan kaki. Ada fakta menarik yang perlu Anda ketahui tentang jenis kendaraan bermotor ini. Motor yang selama ini kita kenal sebagai kendaraan roda dua, yang mana jenis kendaraan ini paling banyak dimiliki oleh masyarakat karena harganya yang relatif. Ternyata motor menyimpan mitos dan misteri tentang kehidupan seksual, dimana salah seorang pria mengalami ereksi permanen akibat berlama-lama mengendarai motor. Apakah peristiwa ini benar-benar terjadi atau hanya karena ketidaksengajaan dalam menafsirkan permasalahan?

Priapism adalah istilah medis dari ereksi permanen. Umumnya, priapism atau ereksi permanen terjadi hanya beberapa jam lamanya, antara 2 hingga 3 jam. Akan tetapi peristiwa yang dialami oleh pria asal California tersebut sungguh malang. Pasalnya bukan hanya 2 atau 3 jam saja ereksi permanan dialaminya, namun hampir 2 tahun ia mengalami kondisi seperti itu.

Berbeda dari kasus disfungsi ereksi, ereksi permanen akan memposisikan penis berada dalam keadaan yang tegang, dimana otot penis akan terus mengeras. Apabila kondisi seperti ini berlangsung selama 2 hingga 3 jam, mungkin rasa sakit tidak akan didapati. Namun, bagi pria malang asal California tersebut mungkin akan merasakan rasa sakit yang berkelanjutan. Bisa Anda bayangkan, selama 2 tahun penis selalu ereksi tanpa merileksasikan otot penis, sungguh kondisi yang sangat memperihatinkan.

Peristiwa yang dialami oleh pria asal California tersebut merupakan kondisi yang sangat ekstrim, karena kondisi ereksi permanen yang kebanyakan ditangani oleh paramedis hanya berlangsung selama beberapa jam saja.

Hanya karena berkendara motor selama 4 jam saja pria tersebut mengalami kondisi yang memperhatinkan, keadaan yang sangat ironis. Mungkin, lamanya berkendara yang dilakukan oleh pria tersebut membuat sirkulasi darah menjadi tidak bisa bekerja sebagaimana umumnya.

Ketika mengendarai motor, hantaran getaran yang diakibatkan oleh mesin atau karena kondisi jalan akan mengakibatkan ketidakseimbangan tubuh. Mungkin karena hal ini darah mengalami penumpukan didalam penis dan tidak bisa mengalir dengan baik. Kondisi tersebut mengakibatkan penis mengalami ereksi dan akibat aliran darah yang tidak bekerja dengan baik, maka kondisi ereksi tersebut selalu terjadi selama beberapa jam lamanya hingga peredaran darah kembali seperti normalnya.

Menurut Dr Michael Lutz yang mana ia adalah seorang ahli urologi dari Michigan Institute of Urology menyatakan bahwa hal yang dialami oleh sebagian orang termasuk pria tersebut sebenarnya sudah diketahui sejak lama. Ini diakibatkan oleh tekanan pada neurovaskular ke penis selama jangka waktu tertentu (berkendara motor). Ketika berkendara motor bisanya seseorang akan merasakan mati rasa di daerah genital, ini disebabkan oleh sadel motor.

Ereksi permanen tidak hanya terjadi pada pria, namun kondisi yang sama juga dialami oleh wanita. Tetapi bedanya pada wanita hanyalah menderita mati rasa pada daerah vagina dan selangkangannya saja, berbeda dengan pria yang mana mati rasa tersebut terjadi pada penisnya.

Adanya peristiwa ini setidaknya dijadikan sebagai peringatan bagi Anda yang dalam kesehariannya melakukan perjalanan dengan mengendarai motor. Andai kata Anda merasa bahwa daerah genital Anda mengalami mati rasa saat berkendara motor, maka sesegeralah berhenti sejenak untuk beristirahat.

Kondisi seperti ini tidak bisa disamakan dengan gangguan ereksi lainnya seperti disfungsi ereksi. Jika disfungsi ereksi merupakan gangguan ereksi yang mana penderitanya tidak mampu mencapai ereksi dan mempertahankan ereksi,maka ereksi permanen adalah kondisi sebaliknya. Ereksi permanan akan memposisikan seseorang untuk selalu ereksi selama beberapa waktu hingga sirkulasi darah bekerja sebagaimana normalnya.

Apabila disfungsi ereksi adalah jenis gangguan ereksi yang bisa disembuhkan dengan berbagai macam obat, baik itu Natural Gain, SuperStrong Pro dan MaxMan Pro yang mana obat kuat jenis ini sengaja dipasarkan bagi penderita disfungsi ereksi agar bisa terbebas dari gangguan ereksi yang dialaminya. Akan tetapi, kondisi sebaliknya justru akan membuat seseorang tercengang, dimana ereksi permanan tidak akan bisa disembuhkan hanya dengan mengkonsumsi obat.

Berkembangnya teknologi dan transportasi memang akan berpengaruh terhadap kehidupan seseorang. Akan tetapi sebagaimana sebagai manusia kita tidak memperbolehkan diri kita bergantung dengan teknologi dan alat transportasi, karena tubuh kita juga butuh beraktivitas sehingga fungsi tubuh bisa terkoordinasi dengan baik dan fugsi organ tubuh bisa selalu terjaga kesehatannya.