Tahukah Anda Pria Juga Senang Dirangsang Putingnya

Semua pria mungkin tidak akan melepaskan pandangan matanya jika melihat seorang wanita cantik dengan ukuran payudaranya yang besar. Payudara, merupakan sumber rangsangan yang dapat membangkitkan gairah seks seorang wanita. Namun, tahukan Anda bahwa tidak hanya wanita yang senang mendapatkan rangsangan pada puting payudaranya, kondisi yang sama juga dialami oleh pria. Lantas, mengapa pria juga juga menginginkan hal tersebut?

Jika ini dilakukan hanya semata-mata untuk menciptakan variasi bercinta mungkin tidak benar, pasti ada suatu alasan yang malatarbelakanginya. Cara yang umum dalam bercinta adalah memberi rangsangan dan melakukan penetrasi, dimana kebanyakan pria biasanya membelai, mencium dan meraba bagian sensitif pada pasangannya guna menciptakan rangsangan. Payudara, ini adalah bagian tubuh dari wanita yang sangat sensitif terhadap rangsangan, oleh sebab itu banyak pria yang melakukan manuver pada daerah ini, baik dengan sentuhan ataupun ciuman.

Mungkin terdengar tidak laizm jika seorang pria juga menginginkan sentuhan pada putingnya. Umumnya, rangsangan pada puting payudara hanya dilakukan oleh pria terhadap pasangan wanitnya, dimana rangsangan pada puting payudara tersebut diasumsikan sebagai teknik seksual. Oleh sebab itu, rangsangan pada puting pria masih merupakan hal yang tidak laizm dilakukan.

Menurut Jurnal Kedokteral Seksual di Amerika, wanita lebih cepat terangsang apabila mendapatkan sentuhan, baik itu dengan tangan ataupun mulut. Kegiatan merangsang puting payudara pada wanita mungkin sudah menjadi kegiatan wajib ketika akan melangsungkan suatu hubungan, tepatnya ketika melakukan sesi foreplay.

Ada beberapa pernyataan yang menjelaskan bahwa pentingnya merangsang puting payudara mampu meningkatkan gairah seksual, baik itu dari pihak pria dan wanita. Ada pula pernyataan lain yang menjelaskan bahwa rangsangan pada puting payudara adalah sebagian tindakan yang dilakukan pada saat melangsungkan sesi foreplay atau pemanasan.

Dalam penelitian terbaru “Nipple/Breast Stimulation and Sexual Arousal in Young Men and Women oleh Roy Levin (Sheffield, UK)” melaporkan, bahwa 82% dari wanita menyatakan bahwa rangsangan pada puting payudara mampu meningkatkan gairah seksualnya, baik yang dilakukan dengan sentuhan dan ciuman hal ini tidak mempengaruhi tingkat gairah seks tersebut.

Hanya sedikit pernyataan yang keluar yang menjelaskan bahwa rangsangan pada puting payudara hanya akan menurunkan gairah seksual, setidaknya hanya 7% pernyataan ini keluar dari mulut seseorang wanita, sedangkan 25% diantaranya tidak menginginkan adanya sesi merangsang puting payudara ketika berlangsungnya suatu hubungan, ini tidak dapat diketahui secara pasti, namun tentu saja kondisi semacam ini ada alasan yang melatarbelakanginya.

Sedangkan pada kasus pria, kondisi yang sama juga juga dirasakan oleh sebagian besar pria di dunia. Seperti pada wanita, rangsangan pada puting merupakan kegiatan yang menyenangkan, meskipun prosentase rangsangannya tidak sebesar wanita, namun kegiatan ini dipercaya dapat meningkatkan gairah sesk seorang pria. Hanya sekitar 30% pernyataan ini keluar dari mulut pria, dimana mereka menjelaskan bahwa rangsangan puting akan membangkitkan gairah seksnya, sedangkan sisanya beranggapan bahwa kegiatan tersebut tidak memberikan keuntungan apapun.

Hasrat atau gairah seks seseorang tidak bisa disamakan, mungkin ini yang menjadi faktor perbedaan angka prosentase dari kasus di atas. Umumnya, ketika melangsungkan suatu hubungan, kebanyakan kaum pria bertugas memberi rangsangan, dimana hal tersebut pada akhirnya menjadi prilaku dalam masyarakat.

Atau mungkin ada aspek lainnya yang dapat mempengaruhi kondisi tersebut, salah satunya adalah perbedaan pelepasan hormon yang terjadi pada masing-masing pasangan. Hormon neuroipeptide, ini merupakan hormon yang bertugas sebagai stimulator dalam aktivitas seksual. Umumnya, hormon neuroipeptide lebih banyak dimiliki oleh kaum pria. Tidak heran jika pada akhirnya ditemukan selisi atau perbedaan prosentase semasa penelitian berlangsung.

Banyak pendapat bermunculan dan sebagain besar mempercayai bahwa rangsangan pada puting payudara akan memberikan sensasi hingga pada akhirnya membakar gairah seks seseorang. Pernyataan ini tidak terucap dari mulut wanita saja, namun sebagian besar pria juga menyakini hal ini, oleh sebab itu, untuk menciptakan variasi dalam berhubungan seks, maka sering kali pria menawarkan putingnya pada pasangannya guna mendapatkan rangsangan.

Meskipun kegiatan merangsangan payudara merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan, namun nampaknya kegiatan ini merupakan stigma sosial yang belum diminati oleh banyak pria. Tentunya perbedaan pendapat seperti ini merupakan hal biasa, dimana setiap orang mempunyai pemikiran dan penilaian yang berbeda terhadap segala sesuatunya.

Perbedaan bukanlah hal yang harus diperselisihkan, ini semua merupakan hak setiap individu. Sebagaimana kasus di atas, dimana sebagian kalangan mempercarayai bahwa merangsang puting akan meningkatkan gairah seks seseorang, namun sebagain kalangan juga berpendapat bahwa kegiatan ini tidak akan memberikan keuntungan apapun. Presepsi seperti ini merupakan hal biasa, dimana terkadang sering kali ditemukan perbedaan pandangan dalam kehidupan sosial.

Perbedaan pandangan dalam kehidupan social, sebagai contoh adalah ketika seseorang berpendapat bahwa obat kuat viarga lebih berkhasiat dibanding dengan obat kuat herbal. Namun sebagian besar justru berpendapat lain, yakni Obat Kuat Herbal lebih berkhasiat dan lebih aman dibandingkan dengan obat kuat lainnya.

Kasus di atas merupakan kejadian yang umum terjadi, dimana kasus tersebut sama halnya dengan perbedaan pendapat tentang puting tersebut. Memang beberapa kalangan meyakini bahwa pria sangat suka jika pasangan wanitanya melakukan rangsangan pada putingnya, namun sebagian dari mereka justru hanya menganggap hal tersebut tidak ada untungnya. Untuk menjadikan hubungan seks lebih berkualitas, maka setiap pasangan harus mempunyai inisiatif untuk mengeksplor lebih jauh tentang dunia seks, dimana merangsang payudara pada pasangan pria juga merupakan salah satu cara untuk bisa menciptakan hubungan seksual lebih berkualitas.