Sinyal HP Dapat Menganggu Kesehatan Sperma

Berkembangnya teknologi saat ini memudahkan orang untuk bisa berkomunikasi dengan keluarga, saudara dan teman dari jarak jauh. Jika pada zaman dulu surat menjadi salah satu sarana untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain. Namun seiring perkembangan zaman, ditemukan alat komunikasi jarak jauh yaitu handphone.

Handphone merupakan alat komunikasi yang dapat mempermudah seseorang untuk bisa saling berkomunikasi. Alat komunikasi ini sangat berguna bagi seseorang, namun tanpa disadari alat komunikasi ini dapat menganggu kesehatan seksual seseorang, khususnya pria. Perlu Anda katahui, bahwa mengantongi HP pada saku celana bisa berdampak buruk terhadap kesehatan sperma pria.

Peringatan bagi kaum pria, khususnya bagi pria yang dalam kesehariannya tidak bisa lepas dari telepon genggam miliknya. Menurut penelitian, alat komunikasi tersebut dapat merusak sperma. Apabila Anda merupakan salah seorang yang mempunyai ketergantungan dengan alat komuniasi dan membiasakan diri untuk mengantonginya dalam saku celana, maka 30% sperma yang diproduksi dalam testis akan berkurang.

Sinyal atau radiasi yang dipancarkan oleh telepon genggam memiliki dampak buruk terhadap prodiksi sperma dan kesuburan pria. Pernyataan tersebut didukung oleh peneliti asal Departemen Obstetri dan Ginekologi, Universitas Szeged, Hungaria, dimana hasil penelitiannya dilaporkan dalam konferensi The European Society of Human Reproduction and Embryology di Berlin, Jerman. Dalam penelitian tersebut, peneliti menganalisa sperma 221 orang pria, dimana dari 221 pria tersebut merupakan orang yang mempunyai ketergantungan dengan telepon genggam dan mempunyai kebiasaan mengantonginya dalam saku celana. Menurut hasil penelitian, kualitas sperma dari 221 pria tersebut mengalami penurunan dan ini disebabkan oleh gangguan sinyal atau radiasi yang dipancarkan oleh telepon genggam yang dikantonginya.

Tidak hanya itu, untuk mengetahui kebenaran yang sesungguhnya. Penelitian ulang dilakukan kembali, ini dimaksudkan untuk memastikan hasil penelitian tersebut benar atau hanya kebetulan. Setelah dilakukan penelitian ulang, mungkin penelitian awal yang dilakukan peneliti hanya memperhitungkan faktor tertentu (sinyal HP) dan tidak memperhitungkan faktor-faktor lainnya. Padahal, yang mempengaruhi kualitas produktivitas sperma bukan hanya karena gangguna sinyal atau radiasi yang dipancarkan oleh telepon genggam, melainkan banyak faktor lain yang melatarbelakangi terjadinya hal tersebut.

Stres, pengaruh alkohol dan kebiasaan buruk lainnya juga merupakan salah satu faktor yang bisa memperburuk kualitas sperma pria. Jadi tidak dapat disimpulkan secara sepihak, dimana banyak faktor lainnya yang berkontribusi besar dalam menentukan kualitas sperma.

Infertilitas atau kemandulan yang marak terjadi pada pria akhir-akhir ini merupakan salah satu dampak buruk penggunaan ponsel genggam.

Ini merupakan pernyataan yang salah, dimana jauh sebelum adanya ponsel genggam masalah ini sudah meluas, karena masalah seperti ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berperan.

Merujuk pada penelitian sebelumnya, dimana sinyal atau radiasi yang dipancarkan oleh telepon genggam yang bisa memperburuk kualitas sperma. Sejauh ini hasil yang dipaparkan dari lembaga penelitian mengenai masalah tersebut adalah “aman-aman saja”. Akan tetapi, mengingat meluasnya pengguna telepon genggam saat ini, maka dibutuhkan riset lanjutan untuk bisa mendalami permasalah ini.

Banyak situs yang mempublikasikan tentang dampak buruk penggunaan telepon genggam bagi kesehatan manusia, baik itu dampak buruk terhadap kesehatan sperma, menyebabkan kanker otak dan meningioma. Beberapa dampak buruk yang sudah dipaparkan ini tidak dapat dibuktikan dengan bukti yang otentik, sehingga kita tidak bisa mempercayai hal tersebut, karena tidak adanya bukti konsisten yang ditemukan dan memperjelaskan pernyataan tersebut.

Sebenarnya, dampak buruk telepon genggam bukanlah pada kesehatan seksual seseorang. Bisa jadi dampak buruk penggunaan telepon genggam ini dapat merujuk pada keselamatan, dimana banyak kasus kecelakaan karena pengemudi yang tidak fokus mengendarai kendaraannya dikarena fokus pada telepon genggamnya, baik ketika memencat nomor telepon atau pun ketika sedang berbicara melalui telepon genggamnya. Kondisi seperti ini dapat menyababkan seseorang hilang konsentrasi saat mengendarai kendaraan dan rentan terjadi kecelakaan.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa kerusakan sperma atau menurunya produktivitas sperma tidak disebabkan oleh gangguan telepon genggam saja. Mungkin jika seseorang merasa mengalami hal itu, ini dikarenakan adanya kebiasaan buruk yang bisa mempengaruhi kualitas spermanya, baik merokok dan meminum alkohol. Tidak ada bukti kuat yang mendukung pernyataan tersebut, dibutuhkan penelitian ulang dan itu tidak hanya sekali untuk bisa mengetahui kebenaran yang sesungguhnya.

Apabila Anda tidak merasa memiliki kebiasaan buruk seperti yang disebutkan di atas dan kualitas sperma Anda berkurang, ini disebabkan oleh faktor lainnya. Kondisi seperti ini seharusnya tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, karena kualitas sperma merupakan bukti identitas pria. Adapun solusi efektif untuk bisa mendapatkan kualitas sperma yang subur dan lebih banyak, ini bisa didapatkannya dengan mengkonsumsi Obat Kuat SCOUNT.

SCOUNT merupakan produk herbal berbentuk kapsul yang diracik dari ekstrak herbal pilihan. Herbal pilihan yang menjadi bahan kompoisis SCOUNT dipercaya bisa meningkatkan kualitas dan memperbanyak jumlah sperma. Ini merupakan salah satu pilihan yang efektif untuk Anda pilih, karena Obat Kuat ini dibuat tanpa adanya campuran kimia yang bisa membahayakan penggunanya.