Priapisme Jenis Gangguan Ereksi Yang Menyakitkan

Tidak banyak kaum pria yang mengetahui kondisi ini. Priapisme merupakan jenis gangguan ereksi yang mana penderitanya akan meratap kesakitan karena ketegangan yang terjadi pada otot-otot disekitar alat vital selama berjam-jam. Berbeda dengan gangguan ereksi, priapisme tidak ada kaitannya dengan gairah dan kemampuan seksual seseorang.

Umumnya, priapisme dapat terjadi pada semua umur, baik pada bayi yang baru lahir sekalipun. Kebanyakan kondisi priapisme lebih sering ditemukan pada anak-anak yang menderita leukimia. Ini terjadi karena adanya penyumbatan aliran darah, dimana sel darah putih menyumbat atau menghalangi aliran darah sehingga alat vital akan selalu dalam keadaan ereksi. Selain faktor kesehatan, priapisme yang dialami oleh anak-anak juga dipengaruhi dengan kondisi lainnya, baik karena trauma dan hal-hal buruk yang pernah dialaminya.

Berbeda dengan priapisme yang dialami oleh anak-anak, kondisi priapisme yang dialami oleh pria dewasa lebih sulit untuk diketahui penyebabnya. Namun menurut kesimpulan para ahli, kondisi priapisme yang dialami oleh pria dewasa disebabkan oleh penggunaan obat-obatan yang disuntikan didalam tubuhnya, misal psikosa, obat anti hipertensi, obat impotensi, kokain dan antikoagulan.

Namun dalam dunia medis pernah dikejutkan oleh kejadian aneh. Ini terjadi pada pria dari California yang mana ia mendapati kondisi priapisme akibat terlalu lama berkendara menggunakan kendaraan bermotor. Sungguh kondisi yang sangat langka, namun para dokter menyimpulkan bahwa kondisi semacam itu terjadi karena adanya penyumbatan yang menghalangi proses peredaran darah.

Umumnya kondisi priapisme hanya berlangsung hanya beberapa jam lamanya. Kondisi seperti ini akan usai jika peredaran darah kembali membaik seperti pada normalnya, namun tidak menutup kemungkinan kondisi seperti itu akan terjadi hingga berhari-hari lamanya bahkan hingga berminggu-minggu dan seterusnya.

Gejala awal yang akan dirasakan oleh penderita adalah berupa ereksi yang dibarengi dengan rasa nyeri. Kondisi ini terjadi tanpa disebabkan oleh rangsangan seksual apapun dan akan terjadi hingga beberapa jam lamanya.

Sulit ditemukannya akar penyebab yang menyebabkan terjadinya priapisme sering kali membuat para medis atau dokter kesulitan apabila menemukan pasien yang mengalami permasalahan priapisme. Namun pada umumnya kondisi priapisme dapat diperiksa dengan melakukan tes darah, pemeriksaan pada rektum dan pemeriksaan lamanya terjadi ereksi.

Namun pada dasarnya untuk bisa menyembuhkan gangguan ereksi tersebut adalah dengan cara mengidentifikasi gejala-gejala dan kebiasaan-kebiasaan yang sering kali dilakukan oleh pasien sehari-harinya. Umumnya, kebiasaan sehari-hari terkadang menyebabkan berbagai macam dampak, namun kita tidak mengetahui hal tersebut. Mengkonsumsi obat-obatan tertentu misalnya, ini merupakan kebiasaan sehar-hari yang mana kebiasaan ini jika dilakukan dalam jangka waktu lama maka akan menyebabkan gangguan kesehatan pada pelakunya.

Apabila priapisme yang diderita oleh penderita disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu, maka cara efektif untuk bisa menyembuhkan gengguan ereksi yang dialaminya adalah dengan cara menghentikan kebiasaan meminum obat yang biasanya ia minum. Akan tetapi bila priapisme disebabkan oleh kerusakan saraf didalam tubuh, maka kodisi seperti ini harus segera ditangani dengan cara medis. Umumnya penderita priapisme yang diakibatkan oleh kerusakan saraf, maka langkah yang akan dialmbil oleh para medis adalah menyuntikan obat bius melalui spinal.

Banyak kesimpulan para medis yang menyimpulkan tentang penyebab terjadinya priapisme, namun tidak satupun dari mereka yang menyakini kesimpulan pendapat yang dikeluarkannya, ini dikarenakan tidak adanya bukti ilmiah yang melatarbelakanginya. Oleh sebab itu, kebanyakan para medis merasa kesulitan menangani pasien dengan gangguan ereksi priapisme yang diderita pasiennya.

Kebanyakan dari mereka hanya menyimpulkan dan menganalisa priapisme yang diderita oleh pasiennya dengan cara menganalisa menggunakan kebiasaan sehari-hari yang dilakukan oleh penderitanya. Namun kondisi yang paling sering terjadi adalah priapisme yang disebabkan oleh pembekuan darah yang terjadi didaerah alat vital. Kondisi semacam ini hanya bisa disembuhkan dengan cara pembedahaan, dimana cara ini dilakukan agar darah yang beku dapat terbuang dan sirkulasi darah kembali seperti pada normalnya.

Priapisme merupakan gangguan ereksi yang mana gangguan ini tidak dapat disembuhkan hanya dengan meminum obat. Bukan seperti gangguan ereksi pada umumnya, yang mana gangguan ereksi pada umumnya berpengaruh dengan kemampuan seksual dan gairah seksual dan kondisi semacam ini dapat disembuhkan dengan meminum obat-obatan tertentu. MaxMan Pro dan SuperStrong Pro misalnya, ini merupakan jenis obat kuat yang dikhususkan untuk pria dengan gangguan ereksi yang dideritanya.

Disfungsi ereksi, ini adalah gangguan ereksi yang kebanyakan dialami oleh para pria. Kondisi seperti ini masih dapat disembuhkan hanya dengan mengkonsumsi obat-obatan. Obat kuat yang telah disebutkan di atas mampu mengotimalkan peredaran darah sehingga proses sirkulasi darah pada daerah alat vital mampu mengalir dengan normal, serta aliran darah akan mengalir pada daerah alat vital dengan cepat sehingga alat vital mampu mencapai ereksi dengan kondisi yang keras, kencang dan kuat.

Tidak sama dengan disfungsi erksi, priapisme merupakan gangguan seksual yang mana ini tidak akan berpengaruh dengan kemampuan seksual pria. Kondisi ini juga sangat sukar untuk ditemukan akar penyebabnya, sehingga tidak semua dokter mampu menganalisa penyebab-penyebab yang menyebabkan gangguan priapisme.

Mengingat bahwa segala macam kebiasaan dapat menyebabkan pengaruh buruk terhadap kesehatan terutama kesehatan seksual, maka kita harus bisa menghindari kebiasaan-kebiasaan yang akan memperburuk kondisi kesehatan kita. Oleh sebab itu, mulailah menerapkan pola hidup sehat agar kesehatan Anda selalu terjaga, terlebih kesehatan seksual.