Bahan Plastik Juga Menyebabkan Air Sperma Encer!

Paparan bahan kimia yang ditemukan dalam kemasan makanan dan plastik BPA lainnya, dapat mengurangi kualitas sperma pria. Plastik yang mengandung Bisphenol-A terbukti dapat menurunkan jumlah sperma sehingga sperma tampak encer. Bisphenol-A (disingkat BPA) adalah materi pengikat partikel-partikel untuk membentuk plastik Polycarbonate (PC), yang merupakan salah satu bahan alternatif untuk membuat berbagai perangkat plastik, seperti peralatan makan dan minum.

“Anda bisa terkena paparan ditempat kerja, dirumah, dan dimanapun, semua itu dapat dibuktikan dari urin Anda”, kata penulis studi Dr De-Kun Li, ahli epidemiologi reproduksi dan perinatal di Kaiser Permanente Division of Research in Oakland, California. Peneliti juga mengatakan, bahkan paparan rendah pada plastik BPA juga mempengaruhi jumlah sperma, memiliki efek buruk pada kualitas sperma dan kuantitas.

Urin BPA

Berdasarkan pengukuran dari 218 pekerja Cina, menemukan hubungan antara konsentrasi tinggi BPA, atau Bisphenol A, dalam urin pria dengan jumlah sperma yang lebih rendah, serta sel-sel sperma yang berfungsi buruk. Penelitian ini dimulai dengan 514 pekerja direkrut dari pabrik-pabrik resin epoxy di Cina pada tahun 2004. Hanya 218 peserta akhirnya mengirimkan baik urin dan spesimen air mani untuk penilaian akhir. Peneliti mengukur kualitas air mani dari faktor-faktor seperti konsentrasi, vitalitas, motilitas (gerakan), jumlah sperma dan morfologi (ukuran dan bentuk) sperma.

Pria terpapar BPA di tempat kerja dan yang menunjukkan terdeteksi BPA pada urin memiliki lebih dari tiga kali risiko konsentrasi sperma dan vitalitas rendah dibandingkan pria tanpa BPA urin terdeteksi. Kelompok yang terpapar juga memiliki lebih dari empat kali risiko jumlah sperma lebih rendah dan lebih dari dua kali risiko lebih rendah motilitas sperma.

Li dan timnya menemukan hubungan yang sama antara pria dengan paparan BPA yang rendah dari sumber lingkungan dan menaikkan tingkat BPA urin dan penurunan kualitas air mani.

Penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa BPA adalah disruptor hormon yang dapat mempengaruhi organ-organ reproduksi pria, termasuk epididimis (struktur dalam melingkar skrotum) dan testis. Namun, ada beberapa temuan mengenai pengaruh bahan kimia terhadap manusia, termasuk sebuah studi baru pada disfungsi seksual pria oleh Li dan peneliti nya.

"Studi kami menunjukkan bahwa BPA dapat menyebabkan perubahan patologis organ tubuh manusia, terutama kualitas air mani. Selain itu, temuan baru dari efek buruk paparan BPA pada kualitas air mani meningkatkan data toksisitas BPA", kata Li LiveScience.

Bisphenol A dapat ditemukan dalam kemasan makanan (sumber utama paparan pada manusia), DVD, pelapis kertas, dan peralatan otomotif, dan produk lainnya. Gail Prins, seorang ahli fisiologi reproduksi di University of Illinois College of Medicine, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan temuan ini penting meskipun mengejutkan dan bahwa ia menekankan pentingnya penelitian hewan model dalam memprediksi hasil pada populasi manusia.

"Bukti menunjukkan bahwa selama beberapa dekade terakhir, jumlah sperma telah menurun dalam beberapa populasi manusia dan hal ini mungkin terkait dengan bahan kimia yang mengganggu kelenjar endokrin seperti BPA", kata Gail Prins, seorang ahli fisiologi reproduksi di University of Illinois College of Medicine.

Pelitian terbaru mengenai efek paparan plastik BPA terus diberitakan di Amerika. Sebagai orang Indonesia, yang juga sangat konsumtif terhadap produk-produk yang dikemas dengan plastik BPA, kita sebaiknya mengurangi makanan tersebut. Selain tidak sehat, plasitk yang mengemas makanan instan berdampak buruk pada sperma Anda.

Sebagai konsumen rata-rata, kita tidak perlu menunggu keputusan dari pemerintah. Kita harus sadar dan mengurangi konsumsi makanan instan. Kita bisa mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari paparan BPA dalam kehidupan kita sehari-hari.

Bahan Kimia Vs Bahan Alami

Semua bahan kimia berbahaya yang mempengaruhi tubuh dapat diatasi dengan cara alami. Alam selalu memberi solusi terbaik. Begitu juga dengan penurunan jumlah sperma dan mani encer karena paparan plastik BPA. Beberapa produk obat herbal dibawah ini terbukti mampu memperbanyak dan mengentalkan air mani secara alami dan aman tanpa efek samping. Selain berfokus memperbaiki produksi sperma dan air mani dan kinerja seksual, obat-obat di bawah ini juga dilengakpi dengan antioksidan yang dapat membunuh radikal bebas dalam tubuh, termasuk dari BPA. Dan yang membuatnya spesial, obat ini telah dibedakan sesuai kondisi kesehatan Anda.

  • SCOUNT, Menambah/memperbanyak sperma dan mengentalkan cairan mani agar mani tidak encer
  • KuaPria Pro, memperbanyak dan mengatasi sperma encer karena diabetes
  • MaxMan Pro, memperbanyak dan mengatasi sperma encer karena kolesterol tinggi
  • SuperStrong Pro, memperbanyak dan mengatasi sperma encer karena tekanan darah tinggi
  • Natural Gain, memperbanyak dan mengatasi sperma encer karena stres, depresi, dan masalah

Semua obat diatas terbukti efektif dalam memperbanyak jumlah sperma dan mengentalkan air mani. Karena terbuat dari seratus persen bahan alami, obat-obatan tersebut aman, tanpa efek samping, dan dapat dikonsumsi secara rutin sebagai suplemen harian Anda.