Pertanyaan Tentang Orgasme Pria

Dalam menjalani suatu hubungan antar pasangan, seseorang menginginkan untuk mendapatakan kehidupan yang lebih baik, terutama kehidupan seksual. Namun sering kali masalah atau gangguan seksual menyebabkan kehidupan seksual seseorang terganggu dan keterbatasan mengenai informasi sering kali dijadikan sebagai alasan utama, sehingga seseorang melakukan suatu hubungan tanpa didasari dengan pengetahuan, terlebih mengenai begaimana cara untuk menadapatkan puncak kepuasan atau orgasme saat melakukan hubungan seks. Hal ini sangat penting untuk diketahui, sehingga seseorang mampu memberikan kepuasaan bersama saat melakukan hubungan seks.

Akibat keterbatasan informasi tersebut, terlebih informasi tentang orgasme pada pria. Menjadikan seseorang tidak mengetahui bagaimana cara menjalani suatu hubungan seksual yang baik. Untuk itu, saya memutuskan untuk memberikan informasi mengenai pertanyaan-pertanyaan yang paling umum dijadikan topik pembicaraan tentang orgasme pada pria.

Apakah orgasme dan ejakulasi merupakan hal yang sama?

Orgasme pada pria merupakan puncak kepuasan dimana seorang pria mengakhiri aktivitas seksualnya dengan mengeluarkan sperma. Orgesme bisa liar dan emosional, namun hal ini juga dapat membosankan. Dan baru-baru ini telah diketahui bahwa seseorang dapat ejakulasi tanpa orgasme dan situasi sebaliknya (orgasme tanpa ejakulasi), memang cukup mengherankan dan sangat sulit untuk dibayangkan, tetapi hal ini adalah kenyataan yang terjadi.

Apakah pria bisa mengalami anorgasme (kegagalan untuk mencapai orgasme selama berhubungan seksual)?

Ya, tentu saja hal tersebut bisa terjadi kepada pria. Bukan hanya terjadi pada kaum wanita, masalah yang sama juga dialami oleh kaum pria yakni gagal mencapai orgasme ketika sedang berhubungan seks dengan lawan jenisnya. Masalah ini dapat terjadi karena adanya alasan yang berbeda, baik karena kerusakan pada korteks serebral atau dikarenakan proses penyembuhan pada alat vital pria akibat operasi.

Ejakulasi Retrograde adalah gangguan seksual yang disebabkan oleh korteks otak maupun tulang belakang, dimana bagi pria yang mengalami kondisi seperti ini, maka ia tidak akan bisa mengeluarkan sperma sehingga tidak mampu mencapai orgasme. Kondisi yang sesungguhnya pada gangguan seksual ini adalah, dimana air mani atau sperma dikeluarkan namun tidak diluar melainkan didalam kandung kemih, sehingga penderita Ejakulasi Retrograde akan sulit mencapai orgasme ketika sedang berhubungan seks.

Apakah terlalu dini berejakulasi merupakan kondisi yang normal?

Yang saya ketahui adalah, tidak ada istilah tersebut dalam seksologi modern. Mungkin ada beberapa istilah seperti perselisihan antar pasangan, karena pasangan pria tidak mampu memberikan kinerja yang lebih lama ketika berhubungan seks dengan pasangan wanita, sebab pada dasarnya seorang wanita membutuhkan waktu lama untuk dapat terangsang.

Namun dalam kenyataannya, terlalu cepat berejakulasi bukanlah merupakan suatu hal yang harus di perdebatkan. Yang terpenting dalam menjalani hubungan seks bukan hanya berapa lama pasangan pria mampu bertahan atau berejakulasi, namun hal utama yang yang menjadi faktor penting untuk mendapatkan kehidupan seksual yang baik adalah dengan merasakan kepuasan antar pasangan , baik itu pasangan wanita maupun pasangan pria.

Apakah sunat mempengaruhi orgasme pada laki-laki?

Ketika seorang pria di sunat, kondisi ini mengharuskan dipotongnya kulit atau kulp penis sehingga kepala penis akan selalu terbuka. Sunat akan mengurangi tingkat sensitifitas dan alasan inilah yang melatarbelakangi hubungan seksual akan berlangsung lebih lama jika pria disunat.

Apakah orgasme pria bergantung pada posisi seks yang dipergunakan?

Orgasme pria tergantung pada posisi seks yang digunakan, namun kondisi tersebut tidak mempergunakan cara yang sama layaknya ketika wanita berorgasme. Seorang wanita akan mendapatkan sensasi yang berbeda jika ia mengubah posisi seks dan pasangan prianya melakukan variasi rangsangan pada tubuh pasangan wanita, hal ini lah yang berpengaruh besar sehingga wanita mampu mencapai orgasme. Namun berbeda dengan wanita, pria akan mencapai orgasme jika dirinya mampu memposisikan tubuhnya pada posisi senyaman mungkin ketika sedang berhubungan seks. Sebab alasan inilah yang menjadikan pria sangat senang dengan posisi seks doggy style, karena posisi seks ini tidak hanya mampu memberikan sensasi yang berbeda, namun posisi seks ini juga memudahkan pria melakukan variasi ejakulasi dimanapun karena doggy style memudahkan pria mengeluarkan batang penis dari lubang vagina, sehingga dengan sesegera mampu melakukan variasi ejakulasi dimanapun guna mendapatkan pengalaman seks yang berbeda.

Dengan membaca artikel ini saya berharap Anda bisa mengetahui segala pertanyaan umum tentang orgasme pria, sehingga Anda mengetahui informasi yang lebih detail. Saya berharap informasi yang saya sampaikan dapat membantu Anda, sehingga Anda dapat memahami segala macam keluhan yang umum di lontarkan oleh kaum pria. Dengan Anda membaca atikel ini setidaknya Anda mendapatkan cermin atau gambaran masa depan, karena beberapa pertanyaan yang sudah saya tuliskan diatas merupakan segelitir permasalahan seksual yang umum dialami oleh kaum pria, sehingga dengan gambaran permasalahan yang sudah dijelaskan maka Anda mampu melakukan intropeksi guna mendapatkan kehidupan seksual yang lebih baik.