Pengobatan Impotensi Dengan Cara Implan Penis

Metode implan tampaknya sudah menjadi suatu hal yang lazim guna untuk mendapatkan bentuk yang sempurna. Mungkin Anda sudah sering mendengar implan payudara, implan rambut, implan hidung. Namun pernahkah Anda mendengar implan penis? Mari kita kenali implan penis!

Gangguan ereksi sering kali menghambat seseorang untuk bisa mendapatkan kesenangan seksual. Impotensi atau gangguan ereksi, kondisi ini memposisikan seseorang tidak mampu melakukan ereksi, sehingga tidak bisa melangsungkan proses penetrasi.

Sebagian pria yang mengidap gangguan ereksi seperti ini, biasanya akan mencari berbagai alternatif penyembuhan yang efektif untuk bisa menyembuhkan gangguan ereksi yang dideritanya. Berbagai macam cara ditawarkan, baik dengan cara medis dan tradisional.

Ditemukannya berbagai macam penemuan baru memudahkan para medis untuk bisa mempermudah jalannya proses bedah, selain itu peneliti dari Institute for Regenerative Medicine at Wake Forest University Baptist Medical Center. North Carolina, Amerika Serikat berhasil menemukan cara efektif untuk bisa mengembalikan fungsi seksual yang mengalami gangguan pada hewan.

Dalam penelitiannya, peneliti berhasil mengembalikan fungsi seksual pada seekor kelinci, yang mana pada awalnya kelinci tersebut mengalami kerusakan pada alat kelaminnya. Gangguan yang terjadi pada alat kelamin pada kelinci tersebut dapat dikembalikan dengan cara menumbuhkan jaringan penis baru dan kemudian mengimplankannya.

Cara implan seperti yang sudah diaplikasikan pada kelinci tersebut belum dilakukan pada manusia. Namun, para peneliti meyakini bahwa cara seperti ini bisa digunakan juga pada manusia untuk mengatasi gangguan ereksi atau yang sering Anda kenal dengan sebuah Impotensi.

Diharapkan, untuk kedepannya cara ini bisa membantu pasien yang mengalami gangguan fungsi seksualnya seperti ejakulasi dini, kanker penis dan gangguan ereksi (impotensi), yang mana dalam proses pengobatan tersebut pasien tidak merespon penggunaan obat apapun.

Ketika proses ereksi sedang berlangsung, penis tidaklah berdiri sendiri, dimana banyak organ-organ lainnya yang mendukung proses ereksi tersebut. Untuk bisa mencapai ereksi, otot, syaraf dan sel-sel pembuluh darah saling bekerja sama agar ereksi terbentuk. Selama proses erkesi terjadi, jaringan otot halus akan mengendur sehingga darah dapat mengalir ke penis, selain itu sel endothelial yang melapisi pembuluh darah juga mendukung terjadinya proses ereksi yang sedang berlangsung.

Menurut hasil penelitian yang telah dipublikasikan pada jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences. Pada penelitian tersebut, para peneliti dengan sengaja mengekstrak sel otot halus dan sel endothelial dari alat kelamin kelinci.

Atala yang merupakan salah seorang peneliti yang ikut serta dalam penelitian tersebut berkata, “Sel-sel yang diambil tersebut selanjutkan akan dipisahkan dan akan ditumbuhkan di laboratorium dan ditempatkan pada tabung kalogen yang berbentuk tongkat. Tabung tersebut akan ditempatkan dalam sebuah inkubator dan diberi makan dengan cairah sesuai dengan kondisi alaminya yang terjadi didalam tubuh”.

Sel-sel didalam tabung kalogen tersebut pada akhirnya menjadi matang dan jaringan alat kelamin yang baru terbentuk, yang mana alat kelamin baru tersebut disebut juga dengan Corpora Cavernosa.

Setelah sebulan lamanya, jaringan tersebut akan dengan sendirinya menyusun diri dan membentuk struktur pembuluh darah baru. Pembuluh darah yang terbentuk tersebut merupakan fungsi penting bagi alat kelamin. Selain itu, saraf-saraf dari jarngan penis akan terlepas dan menyatu pada jaringan baru.

Usai menjalani proses implan, kelinci yang dijadikan hewan percobaan tersebut mampu membuahi kelinci betina.Ini bisa terjadi karena tekanan didalam alat kelamin kelinci tersebut merupakan faktor keberhasilan proses pembuahan tersebut. Aliran darah pada tubuh kelinci dapat merespon terhadap nitric oxide dan proses implant tersebut juga mampu menghadirkan sperma yang pada akhirnya bisa membuahi kelinci betina.

Jaringan baru yang terbentuk tersebut bekerja sangat baik, sehinga kelinci jantan tersebut bisa membuahi kelinci betina. Dari hasil keberhasilan ini, peneliti berkinginan keras untuk mengaplikasikannya cara implan ini pada manusia.

Memang pada dasarnya cara implan membutuhkan waktu yang cukup lama, akan tetapi hasil yang akan didapatkannya sempurna. Apabila cara ini berhasil diaplikasikan pada manusia, tentu saja akan mengeluarkan biaya yang cukup mahal untuk menjalani metode seperti ini.

Mengatasi Impotensi dengan Herbal

Implan penis untuk mengatasi impotensi mungkin suatu cara yang tak mungkin Anda cob. Cara ini masih dalam tahap pengujian sehingga belum bisa digunakan dengan aman.

Kebanyakan pria yang mengidap impotensi justru lebih tertarik mengobati gangguan fungsi seksual yang dideritanya dengan cara tradisional. Ini bisa didapatkanya dengan berbagai macam ragam, baik dengan cara pijatan, meminum obat dan lain sebagainya.

Berbagai macam produk herbal saat ini menjadi pilihan yang cukup efektif untuk dipilih, selain aman untuk dikonsumsi dalam jangka panjang. Obat herbal juga akan memberikan efek permanen pada perubahan yang didapatkannya. Untuk mengetahui rekomendasi obat herbal yang berkhasiat menyembuhkan gangguan ereksi, ejakulasi dan gangguan fungsi seksusl lainnya Anda bisa lihat pada KATALOG berikut ini.