Waspadalah! Obat-obat Ini Menyebabkan Impotensi!

Banyak sekali obat-obatan yang menyebabkan impotensi. Beberapa obat-obatan medis, baik obat resep atau obat over the counter (warung) memiliki efek samping tertentu yang mengakibatkan impotensi. Selain pengobatan medis, obat-obatan terlarang, seperti narkoba juga berpengaruh terhadap gairah seksual pria.

Jika Anda berfikir bahwa obat yang harus Anda konsumsi memiliki efek samping terhadap impotensi, sebaiknya bicarakan dengan dokter Anda. Mungkin dokter akan memberikan alternatif lain yang terbaik untuk Anda. Yang terpenting, jangan berhenti minum obat tanpa terlebih dahulu berbicara dengan dokter Anda. Beberapa obat dapat menyebabkan reaksi yang mengancam jiwa jika tidak hati-hati dan perlahan-lahan dalam menghentikan penggunaannya.

Obat yang Memiliki Efek Samping dan Menyebabkan Impotensi

Berikut ini adalah daftar obat-obatan dan obat nonprescription yang Memiliki Efek Samping dan Menyebabkan Impotensi pada pria:

Obat antihistamin

  • Diphenhydramine (Benadryl)
  • Cimetidine (Tagamet)
  • Ranitidine (Zantac)
  • Dimenhydrinate (Dramamine)
  • Promethazine (Phenergan)
  • Hydroxyzine (Vistaril)
  • Meclizine (Antivert)
  • Nizatidine (Axid)

Antidepresan dan obat-obatan psikiatri lainnya

  • Amitriptyline (Elavil)
  • Chlordiazepoxide (Librium)
  • Amoxapine (Asendin)
  • Buspirone (Buspar)
  • Klorpromazin (Thorazine)
  • Clomipramine (Anafranil)
  • Clorazepate (Tranxene)
  • Fluoxetine (Prozac)
  • Desipramine (Norpramin)
  • Diazepam (Valium)
  • Doxepin (Sinequan)
  • Fluphenazine (Prolixin)
  • Imipramine (Tofranil)
  • Mesoridazine (Serentil)
  • Isocarboxazid (Marplan)
  • Lorazepam (Ativan)
  • Meprobamate (Equanil)
  • Fenitoin (Dilantin)
  • Oxazepam (Serax)
  • Phenelzine (Nardil)
  • Sertraline (Zoloft)
  • Tranylcypromine (Parnate)
  • Thioridazine (Mellaril)
  • Thiothixene (Navane)
  • Nortriptyline (Pamelor)
  • Trifluoperazine (Stelazine)

Obat tekanan darah tinggi dan diuretik (water pills)

  • Atenolol (Tenormin)
  • Bumetanide (Bumex)
  • Captopril (Capoten)
  • Guanabenz (Wytensin)
  • Chlorothiazide (Diuril)
  • Chlorthalidone (Hygroton)
  • Clonidine (Catapres)
  • Bethanidine
  • Enalapril (Vasotec)
  • Furosemide (Lasix)
  • Guanethidine (Ismelin)
  • Guanfacine (Tenex)
  • Haloperidol (Haldol)
  • Hydralazine (Apresoline)
  • Hydrochlorothiazide (Esidrix)
  • Labetalol (Normodyne)
  • Metildopa (Aldomet)
  • Prazosin (Minipress)
  • Propranolol (Inderal)
  • Reserpin (Serpasil)
  • Spironolactone (Aldactone)
  • Metoprolol (Lopressor)
  • Nifedipin (Adalat, Procardia)
  • Fenoksibenzamin (Dibenzyline)
  • Verapamil (Calan)
  • Phentolamine (Regitine)
  • Triamterene (Maxzide)

Di antara obat antihipertensi, tiazid adalah penyebab paling umum dari impotensi, diikuti dengan beta-blocker. Alpha-blocker, pada umumnya, kurang cenderung menyebabkan masalah impotensi.

Kemoterapi dan obat hormonal

  • Antiandrogen (Casodex, Flutamide, nilutamide)
  • Busulfan (Myleran)
  • Cyclophosphamide (Cytoxan)
  • Ketoconazole
  • Agonis LHRH (Lupron, Zoladex)

Obat Penyakit Parkinson

  • Benztropine (Cogentin)
  • Bromokriptin (Parlodel)
  • Levodopa (Sinemet)
  • Prosiklidin (Kemadrin)
  • Biperiden (Akineton)
  • Trihexyphenidyl (Artane)

Analgesik opiat (obat penghilang rasa sakit)

  • Methadone
  • Morfin
  • Kodein
  • Meperidin (Demerol)
  • Fentanyl (Innovar)
  • Hydromorphone (Dilaudid)
  • Oxycodone (Oxycontin, Percodan)

Obat-obatan lain

  • Aminokaproat (Amicar)
  • Atropin
  • Finasteride (Propecia, Proscar, Avodart)
  • H2 blockers (Tagamet, Zantac, Pepcid)
  • Indometasin (Indocin)
  • Clofibrate (Atromid-S)
  • Cyclobenzaprine (flexeril)
  • Estrogen
  • Digoxin (Lanoxin)
  • Disopiramid (Norpace)
  • lipid
  • Furazolidone (Furoxone)
  • Licorice
  • Agen penurun Cyproterone
  • Proklorperazin (Compazine)
  • Metoclopramide (Reglan)
  • NSAID (Ibuprofen, dll)
  • Orphenadrine (Norflex)
  • Pseudoephedrine (Sudafed)

Narkoba

  • Alkohol
  • Kokain
  • Ganja
  • Heroin
  • Amfetamin
  • Barbiturat
  • Nikotin

Itulah beberapa obat yang menyebabkan impotensi. Anda sebaiknya waspada terhadap penggunaan obat-obatan tersebut, terutama obat-obatan terlarang atau narkoba, Anda harus menghindarinya. Narkoba, selain dapat menyebabkan impotensi juga berdampak buruk pada kondisi kesehatan lain, seperti penyakit jantung, hati, penyakit ginjal, dan masalah saraf.

Pengobatan Tepat untuk Impotensi

Obat Kuat Alami sangat efektif mengatasi Impotensi. Mungkin Anda sekarang sedang mencari cara alami untuk mengobati Impotensi, dan saya rekomendasikan Anda untuk menggunakan cara alami yaitu menggunakan bahan herbal, silakan klik katalog obat kuat disini dan pilih produk yang cocok dengan kondisi Anda.

Juga Anda bisa menggunakan obat oles, yang kami maksud obat oles adalah mengatasi Impotensi bukan menggunakan obat yang harus diminum. Tapi menggunakan bahan kusus yang harus Anda oleskaan dan melakukan sedikit pijatan.

Silahkan Konsultasikan pada Kami Masalah Seksual Anda dan Obat apa yang tepat untuk mengatasinya melalui Kontak Kami.