Mitos dan Kebenaran Tentang Masturbasi

Perlu Anda ketahui, bahwa masturbasi tidak akan memberikan dampak buruk, melainkan memiliki banyak manfaat. Beberapa manfaat dari masturbasi adalah mengurangi kecemasan dan stres, meringankan rasa sakit ketika seseorang mengalami sakit kepala dan masturbasi juga sangat baik untuk kesehatan prostat. Pria yang menderita insomnia atau sulit untuk tidur, dengan melakukan masturbasi, maka kegiatan ini akan membantu dirinya untuk bisa tertidur dan sekaligus menjadi obat tidur. Meskipun terlalu sering mengesek penis ketika melakukan masturbasi dapat menakibatkan kulit menjadi kering, namun kondisi semacam ini dapat di sembuhkan dengan mengkonsumsi vitamin dan mineral khusus, sehingga dapat membantu untuk mengurangi efek tersebut.

Adanya peringatan tentang efek atau potensi dari masturbasi, “Apakah peringatan tersebut benar atau tidak !”, membuat semua kalangan pria merasa menyesal dan bersalah dengan kegiatan masturbasi yang dilakukannya dan sebagian merasa khawatir, karena masturbasi dapat menyebabkan kerusakan ireversibel. Banyak dari kalangan pria sudah mengetahui peringatan tentang dampak buruk tersebut, namun diantara dari mereka mencoba untuk mengabaikan peringatan tersebut.

Kondisi simpang siur inilah yang menyebabkan munculnya berbagai macam pandangan atau informasi yang belum diketahui kebenarannya, sehingga masyarakat telah salah menangkap informasi tersebut dan lebih parahnya hal tersebut dikait-kaitkan dengan mitos tentang masturbasi.

Beberapa Mitos Tentang Masturbasi yang Diyakini Banyak Orang

Pada artikel ini saya akan menjelaskan mengenai beberapa keyakinan atau mitos tentang masturbasi yang dapat Anda jadikan sebagai tambahan informasi. Sehingga Anda tidak termakan informasi atau mitos yang sudah tersebar dikalangan masyarakat dan yang belum tentu kebenarannya.

  • Telapak Tangan Berbulu - Dulu, banyak orang tua mencoba menakut-nakuti anak mereka agar tidak bereksperimen atau masturbasi dengan gagasan “masturbasi hanya akan menumbuhkan bulu-bulu pada telapak tangan”. Gagasan atau mitos ini telah diwariskan dari generasi ke generasi untuk menakut-nakuti anak-anak agar tidak menyalahgunakan masturbasi, sehingga pada saat ini mitos tersebut masih berkembang guna menakut-nakuti anaknya.
  • Rambut Rontok - Gagasan ini mungkin sedikit lebih bisa dipercaya dari pada gagasan sebelumnya, yakni tumbuhnya bulu di telapak tangan. Mungkin memang benar, bahwa sering melakukan masturbasi dapat meningkatkan kadar hormon tertosteron dan tingginya tingkat testosteron diyakini akan mempengaruhi kebotakan pada pria.
  • Kebutaan - Ini merupakan sebuah fiksi lain yang diturunkan oleh tradisi, tidak ada cukup bukti bahwa masturbasi dapat menyebabkan sesorang pria menjadi buta. Hal semacam ini hanyalah sebuah fiksi guna menakut-nakuti seseorang, mengingat masturbasi adalah kegiatan yang dilarang oleh kepercayaan atau agama.
  • Peningkatan Testosteron - Mungkin alasan ini cukup logis, sebagaimana disebutkan di atas, bahwa masturbasi dapat meningkatkan jumlah testosteron dalam darah. Di sisi lain, seringnya melakukan kegiatan masturbasi dapat mempengaruhi jumlah sperma.
  • Jerawat - Hubungan jerawat dengan masturbasi tampaknya cukup logis. Ketika remaja pria mempunyai jerawat pada wajahnya, maka pada waktu yang bersamaan ia akan melakukan eksperimen dengan stimulasi diri atau masturbasi. Namun, hubungan ini nampaknya hanyalah kebetulan, tidak ada hubungan fisiologis antara jerawat dengan masturbasi.
  • Hilangnya Sensasi Pada Penis - Dari beberapa keyakinan atau mitos di atas, mungkin hanya pernyataan ini yang sangat logis, karena hal semacam ini dapat terjadi pada pria yang terlalu sering melakukan masturbasi. Seringnya melakukan masturbasi sebenarnya dapat menyebabkan kerusakan kecil pada kulit penis dan masalah lainnya adalah menganggu jaringan syaraf pada penis sehingga kondisi tersebut mempengaruhi sensitivitas penis. Namun masalah ini dapat dengan mudah dihindari, yakni dengan mempergunakan vitamin, mineral atau pelembab khusus guna mempercepat proses penyembuhan dan mengembalikan fungsi jaringan syaraf.

Untuk pria yang ingin mendapatkan berbagai macam sensasi ketika melakukan masturbasi dan meningkatkan kenikmatan saat masturbasi atau seks. Maka beberapa produk khusus pria banyak ditawarkan di pasaran. Namun perlu kewaspadaan ketika akan mempergunakan produk tersebut, khususnya produk yang berlabelkan HERBAL. Karena menurut kasus yang marak beredar adalah bahwa produk yang diklaim sebagai produk herbal.

Pada kenyataannya, beberapa produk obat kuat dibuat dengan campuran bahan kimia yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh maupun penis. Oleh sebab itu kami merekomendasikan kepada Anda yang ingin mempergunakan produk herbal, maka Anda bisa mendapatkan produk herbal tersebut DISINI. Karena rekomendasi tempat yang kami sarankan tersebut merupakan produsen yang 100% memproduksi produk herbal dengan bahan utama adalah tumbuh-tumbuhan herbal alami, sehingga sangat aman untuk digunakan.