Masturbasi Wanita

Jika kita mengikuti forum-forum diskusi atau sekedar membacanya, maka tiap kali pembahasan tentang masturbasi, tanggapan yang luar biasa atau pertanyaan berasal dari pembaca pria. Mengapa tanggapan dan pertanyaan jarang dari wanita atau anak perempuan? Faktanya adalah bahwa dalam budaya kita sebagai orang Indonesia, masturbasi adalah suatu topik tabu bahkan untuk laki-laki, mereka beranggapan ketiak kita, terutama wanita jika melakukan tanggapan atau pertanyaan tentang masturbasi maka menempatkan dirinya hanya mendapatkan malu.

Dalam posting ini, kita berusaha mengungkap beberapa mitos tentang tentang masturbasi wanita dan ahirnya bisa meyakinkan kita semua bahwa mastuebasi tidak hanya kegiatan laki-laki:

Perlu diketahui bahwa masturbasi adalah kegiatan yang sangat umum pada manusia dan hewan. Sayangnya, banyak orang yang melakukan masturbasi merasa malu atau malu tentang hal itu. Banyak yang percaya bahwa masturbasi adalah menyimpang, berbahaya dan berdosa.

Masturbasi melibatkan rangsangan seksual alat kelamin agar mencapai titik orgasme baik dilakukan sendiri maupun dengan pasangan. Sementara kebanyakan orang masturbasi menggunakan tangan dan jari-jari mereka, menggosok alat kelamin dengan pakaian, menggosokkannya ke bantal, guling atau alas tidur lainnya atau menggunakan mainan yang dirancang khusus seperti vibrator dan dildo.

Perbedaan antara masturbasi dan bercinta

Masturbasi dan bercinta dengan pasangan adalah dua kegiatan yang terpisah. Dengan masturbasi kita hanya perlu menganggap diri kita sehingga lebih tau apa yang harus dilakukan untuk membawa diri untuk orgasme. Namun ketika masturbasi, ini berarti tidak ada yang mencium atau memeluk Anda, atau memberitahu Anda bahwa Anda cantik dan indah. Beberapa orang berpikir hanya orang tanpa pasangan akan memuaskan diri dengan cara masturbasi. Hal ini tidak selalu benar. Sementara itu, adalah cara yang sehat dan normal untuk memenuhi kebutuhan seksual diri sendiri ketika tanpa pasangan, juga dapat memenuhi kebutuhan dalam hubungan yang baik ketika ada perbedaan keinginan antara pasangan, mereka dipisahkan karena berbagai alasan atau salah satu pasangan sakit dan tidak dapat berpartisipasi dalam bercinta. Tidak ada konsekuensi medis negatif sama sekali.

Mitos Ttentang Masturbasi

Mitos yang terkait dengan itu sangat menyesatkan karena mereka biasanya menggunakannya untuk sindiran dan lelucon dan tidak pernah diverifikasi secara ilmiah. Beberapa mitos mengklaim bahwa masturbasi:

  • Dapat menyebabkan kebutaan
  • Dapat menyebabkan rambut tumbuh di telapak tangan
  • Anda dapat kehabisan orgasme
  • Dapat menyebabkan masalah kesehatan mental dan kegilaan

Banyak orang khawatir tentang masturbasi terlalu banyak, hal ini tentunya akan berdampak negatif. Jika kita memahami akan kebutuhan pemenuhan seksual yang alah satunya bisa dilakukan dengan orgasme maka kita dapat melakukannya dengan rasa aman dan nyaman.

Adalah penting bahwa perempuan untuk menjaga kesehatan kelaminnya agar minimal membilas alat kelamin mereka dengan air sekali sehari, bersihkan diri dari depan ke belakang setelah menggunakan toilet, mencuci tangan sebelum menyentuh alat kelamin mereka dan selalu menggunakan pelumas saat masturbasi. Perlu diingat, bahwa pada bagian alat kelamin luar dan di sekitar klitoris tidak ada pelumas alami sehingga menggosok dengan jari atau apa pun dapat menyebabkan gesekan dan iritasi, dan rentan terhadap infeksi. Jadi penting sekali untuk menggunakan pelumas. Air liur, minyak dan air berbasis pelumas semua baik sebagai pelumas.

Masturbasi, Apakah buruk bagi Wanita?

Ada banyak manfaat kesehatan yang umum untuk masturbasi seperti perasaan kesejahteraan fisik dan mental melalui pelepasan bahan kimia otak yang disebut endorfin, penurunan stres dan tekanan darah, menjadi lebih mudah tidur, dan mungkin meningkatkan kekebalan. Dan tentu saja ada manfaat seksual yang sangat pasti untuk masturbasi seperti:

  • Menjadi lebih nyaman dengan kondisi tubuh
  • Sebuah cara bagi perempuan untuk mencari tahu apa yang membuat mereka orgasme sehingga mereka dapat berbagi dengan pasangan mereka
  • Memmenuhi kebutuhan seksual diri sendiri tanpa pasangan
  • Tidak ada risiko infeksi menular atau kehamilan yang tidak direncanakan
  • Gratis, unlimited dan menyenangkan
  • Hal ini dapat menjadi aktivitas intim yang sangat menyenangkan jika pasangannya sedang tidak ingin, tidak mampu atau tidak merasa siap untuk melakukan hubungan.

Seksolog menyarankan masturbasi sebagai langkah pembelajaran bagi wanita yang belum belajar untuk memiliki orgasme. Masturbasi yang dilakukan sendirian akan lebih memberikan waktu privasi, dan keamanan sehingga memungkinkan seorang wanita untuk belajar tentang gairah seksual dirinya.

Bagaimana mensikapi tentang masturbasi sejak awal kehidupan atau masa kanak-kanak adalah sangat penting. Hal ini penting untuk mengajarkan anak-anak bahwa tubuh mereka adalah  indah, bahwa mereka milik mereka, bahwa alat kelamin mereka adalah daerah yang indah dari tubuh yang dapat memberikan banyak kesenangan tetapi perlu ditangani dengan benar dan hormat. Keyakinan bahwa masturbasi adalah kegiatan yang menyenangkan harus diperkuat.