Masturbasi, Sehatkah?

Ada banyak pendapat tentang masturbasi yang keliru yang harus dibenarkan, diantaranya adalah mitos tentang masturbasi yang sering membuat kita merasa memiliki harga diri yang rendah jika melakukan masturbasi. Selain itu juga sebuah keyakinan bahwa air mani adalah komoditas berharga dan tak tergantikan yang tidak boleh disia-siakan.

Sebenarnya masturbasi bisa tetap dilakukan dan tidak mempengaruhi asperk kehidypan mereka menjadi lebih buruk.  Hal ini jika kita memahami tentang masturbasi yang sebenarnya dan melakukan masturbasi karena memang benar-benar dorongan alami.

Memahami semen

Mungkin menjelaskan sifat-sifat air mani akan membantu orang memahami bahwa itu bukan komoditas berharga. Semen sebenarnya tidak lebih dari sebuah cairan yang tujuan utamanya adalah untuk melindungi sperma. Ini berisi enzim proteolitik, asam sitrat, asam fosfatase dan lipid dan menyediakan media nutrisi dan pelindung bagi sperma selama perjalanan melalui saluran reproduksi wanita. Air mani tidak memberikan manfaat kesehatan yang besar ke seluruh tubuh laki-laki, tetapi sangat penting untuk kesejahteraan sperma.

Kurangnya pengetahuan tentang komposisi semen dan proses kesuburan kemungkinan membentuk keyakinan irasional tentang hal itu. Di masa lalu, diyakini bahwa air mani masuk ke dalam seorang wanita dan itu menjadi bayi dalam wanita. Mereka tidak tahu bahwa kesuburan melibatkan komponen perempuan.  Salah satu keyakinan lain adalah bahwa pria kehilangan testosteron (hormon laki-laki) melalui air mani. Ini tidak benar! Tidak ada testosteron dalam air mani.

Mematahkan mitos yang terkait dengan masturbasi

Masturbasi tidak menyebabkan masalah kesehatan. Namun, rasa bersalah dan takut - baik konstruksi sosial - dapat membuat seseorang merasa gugup, cemas, khawatir dan stres. Semua masalah kesehatan yang berhubungan yang paling mungkin disebabkan karena kondisi mental. Tidak ada bukti apapun untuk membuktikan bahwa masturbasi dapat mengakibatkan masalah kesehatan umum atau seksual. Tapi ada cukup bukti untuk menunjukkan bahwa kecemasan dan stres dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Jadi masturbasi atau tidak?

Ini adalah pilihan individu. Ini adalah praktik seksual yang sehat dan aman bagi mereka memiliki pengetahuan yang memadai dan mengetahui fakta-fakta. Tapi, jika seseorang masturbasi tanpa memahami fakta dan membawa rasa bersalah dan takut, maka penting bagi mereka untuk dididik dan mengelola kecemasan dan stres. Dengan demikian, itu bukan perilaku tetapi perasaan terhadap masturbasi yang bisa menentukan apakah masturbasi itu sehat atau masalah.

Manfaat masturbasi

Ada banyak manfaat seksual yang berhubungan dengan masturbasi. Ini adalah cara paling aman dan paling rumit untuk mengeluarkan dorongan seksual Anda. Ini membantu Anda mempelajari lebih lanjut tentang tubuh Anda sendiri, menjadi kekasih yang lebih baik, dan juga dapat mencegah ejakulasi dini. Banyak pasangan menikmati masturbasi juga.

Satu-satunya alasan mnegapa masturbasi tidak baik dan akan mimbulkan masalah adalah jika Anda masturbasi kompulsif atau berlebihan sehingga mempengaruhi aspek yang berbeda dari hidup Anda seperti pekerjaan atau pelajaran Anda. Saat itulah Anda harus tegas mengatakan kepada diri sendiri untuk berhenti.


Perhatian!!

Tujuan artikel ini bukan untuk memaksa siapa pun untuk melakukan masturbasi, tetapi untuk menghilangkan dan menjelaskan banyak mitos yang sering dikaitkan dengan itu. Kita hidup di era yang memungkinkan kita untuk menguji pemikiran dan keyakinan kita. Terserah individu untuk mengikuti keyakinan atau fakta.