Masturbasi Berbahaya Bagi Kesehatan, Benarkah?

Jika Anda belum tahu banyak tentang masturbasi, sekarang waktunya bagi Anda untuk membaca artikel ini. Masturbasi adalah kegiatan mencari kenikmatan seksual dengan memainkan alat vital sendiri ataupun dengan bantuan pasangan sampaimengeluarkan cairan sperma atau mani. Hal ini juga bisa disebut dengan onani.

Banyak dokter yang menyebutkan bahwa onani tidak berbahaya dan tidak akan membuat perma habis. Akan tetapi, meskipun demikian, tidak sedikit juga tenaga ahli medis yang mengingatkan bahaya masturbasi, apalagi jika dilakukan terlalu sering dan menimbulkan efek kecanduan.

Apakah masturbasi memang berbahaya bagi kesehatan?

Masturbasi yang terlu sering bisa memicu aktfitas berlebih pada saraf parasimpatik. Dampaknya adalah produkdi hormon-hormon dan senyawa kimia seks meningkat termasuk asetilkolin, dopamin dan serotonin. Ketidakseimbangan kimiawi akibat erlalu sering melkukan kegiata ini dapt memicu berbagai macam gangguan kesehtan, seperti berikut ini:

1. Kanker Prostat

Hal ini berdasarkan pada penelitian dari universitas Nottingham yang menyatakan bahwa, kaum pria yang sering bermasturbasi di usia 20-30 tahun, lebih beresiko terkenan penyakit kanker prostat. Par peneliti inimelakukan survey terhadap 800 pria,dan di temukan bahwa 50% dari mereka menderita kanker prostatsetiap hari.

2. Kobocoran katup air mani

Masturbasi yang terlalu sering akan mengganggu saraf seperti ganguan pada kemampuan saluran airmani untuk membuka dan menutup pada waktu yang tepat. Akibatnya sperma dan air mani tidak hanya keluar saat ereksi, lendir-lendir tersebut juga bisa keluar sewaktu-waktu seperti ingus sekalipun penis sedang dalam kondisi lemas.

3. Rasa letih sepanjang hari

Setia kali tubuh mengejang karena orgasme saat masturbasi, pria akan kehiangan cukip banyak energi karena hampir semua otot akan mengalami kontraksi. Akibatnya jiak terlalu sering, pria akan kehilangan gairah untuk beraktifitas dan cenderung akan merasa kantuk sepanjang hari.

4. Nyeri punggung dan selakangan

Kontraksi pada otot apalagi jika terlalu sering dapat berakibat buruk pada kondisi punggung dan selakangan yang selalu merasa nyeri dan pegal-pegal.

5. Impotensi (Lemah Syahwat)

Ganguan pada saraf parasimpatik bisa mempengaruhi kemampua otak dala merspon rangsang seksual. Akibatnya kemampuan ereksi melemah, bahkan dalam tingkat yang parah bia menyebabkan impotensi yaitu gangguan seksual yang menyebabkan penis tidak bisa ereksi sama sekali.

6. Ejakulasi Dini

Menurut pernyataan pakar seks dr. Andi Wanananda MS, terlalu sering melakukan masturbasi dapat menyebabkan ejakulasi dini. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan tergesa-gesa saat masturbasi karena ingin cepat merasakan kenikmatan orgasme sendiri. Kemudian setelah menikah, sifat tersebut menjadi kebiasaan yang tidak bisa dihilangkan ketika pria berhubungan dengan pasangannnya. Itulah yang menyebabkan ejakulasi dini kebanyakan saat berhubungan dengan pasangannya.

Dengan seiring berkembangnya zaman, maka semakin banyak pula pengobatan yang bisa diambil sebagai perawatan masalah Anda. Jika Anda mengalami masalah Impotensi atau ejakulasi dini karena terlalu sering masturbasi, maka jangan takut dan khawatir. Banyak pengobatan yang bisa Anda pilih salah satunya yaitu dengan pengobtaan herbal KuatPria123. Herbal ini sudah terbukti membuat pria tahan lama saat berhubungan degan pasangannya. Selain itu, ini juga aman karena tanpa bahan kimia yang membahayakan kesehatan Anda. Untuk mengetahui lebih lengkapnya silahkan klik ObatKuat123.com