Masalah Seks Pria

Seks adalah termasuk hal yang paling dipirkan pria. Mereka sanagt mendambakan bagaimana bisa memiliki seks yang lebih nikmat dan nikmat. INi sering dimanfaatkan oleh mereka yang berkepentingan sehingga mereka menganggap dirinya memiliki masalah seks, padalah sebenarnya itu hanya persepsi mereka yang salah. Salah satunya adalah video porno, dengan video porno ini banyak pria yang terobsesi untuk memiliki penis sebesar dan sepanjang pria dalam film porno, juga mereka ingin memiliki ketahanan durasi seks yang mampu bertahan 1 sampai dua jam.

Namun memang ada juga dan banyak juga pria mengalami masalah seks karena kondisi fisik atau psikis yang tidak sehat. Jika ini yang terjadi pada Anda maka ada solusi buat Anda, ada beberapa jenis obat kuat yang bisa Anda pilih sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. List produk obat kuat kusus pria ini ada dibagian kanan halaman ini.

Ok, jika buat garis besar,  semua keluhan tentang seks pria berkisar pada masalah-masalah sbb:

Disfungsi Ereksi/Impotensi

Impotensi atau disfungsi ereksi tampaknya menjadi masalah yang paling serius yang menimpa kaum pria. Setidaknya setengah dari keluhan yang biasa diutarakan para pria adalah terkait masalah ereksi. Sebuah gaya hidup, kurang olahraga, merokok, minum, penyakit terkait obesitas, darah itnggi, kolesterol, diabetes dan stres adalah penyebab umum darii disfungsii ereksi. Masalah ini diperparah oleh kebudayaaan kita. Kebanyakan pria tidak akan berani pergi ke dokter untuk mendiskusikan masalah yang mengarah ke banyak ketidakbahagiaan dan masalah citra diri di kalangan pria. Lihat list obat herbal alami untuk mengatasi disfungsi ereksi/impotensi pada bagian kanan halaman ini.

Masalah Ukuran Penis

Untuk beberapa alasan manusia modern telah menjadi terobsesi dengan ukuran besar dan panjang penisnya. Mereka khawatir tentang panjang, ketebalan, kemiringan, warna dan kontur dari penis mereka. Mungkin ada hubungannya dengan fakta bahwa pria di Indonesia tidak biasa melihat penis orang lain sehingga tidak bisa membandingkan. Dalam budaya lain seperti Amerika atau bahkan bagian dari Asia, adalah biasa dan umum untuk melihat penis orang lain sehingga bisa menyadari bahwa penis mereka normal. Setelah melihat hanya penis di film porno, pria mulai percaya bahwa kita semua harus diberkahi dengan penis yang terlihat cukup besar untuk bisa menikmati seks.

Masalah Ejakulasi

Kebanyakan pria tampaknya berpikir bahwa mereka menderita salah satu masalah ejakulasi dini. Ejakulasi dini adalah masalah yang sangat umum. Kebanyakan orang memiliki gagasan bahwa mereka seharusnya bertahan di tempat tidur selama empat puluh menit atau mampu bertahan seperti dalam film porno tetapi kenyataannya adalah bahwa kebanyakan pria ejakulasi dalam waktu tiga atau lima menit ketika telah penetrasi. Mengharapkan berlangsung 40 menit seperti bintang porno mirip dengan mengharapkan untuk terbang setelah menonton film Superman.

Selain ejakulasi dini, sebenarnya ada juga pria yang memiliki masalah ejakulasi tertunda. Yaitu mampu ejakulasi saat masturbasi tetapi gagal untuk ejakulasi saat berhubungan seks. Ejakulasi tertunda ini terjadi karena kehilangan ereksi sebelum ejakulasi dan itu membuat mereka merasa bahwa seks tidak lengkap. Hal ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan besar kepada mereka.

Durasi Seks

Obsesi dari film porno menyebabkan pria merasa dirinya mepunyai  ejakulasi dini, begitu juga obsesi film porno berdampak pada anggapan mereka tentang durasi seks,  mereka menganngap bahwa penetrasi seharusnya berlangsung selama setidaknya satu jam. Kebanyakan pria tidak menyadari bahwa porno adalah palsu.

Sebagian besar masalah seks sebenarnya disebabkan oleh harapan yang tidak realistis dari seks, selebihnya adalah karena kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat. Cukup berolahraga dan berhenti merokok dan minum alkohol dapat sangat meningkatkan kehidupan seks Anda.

JIka Anda berminat untuk mengatasi masalah seks Anda, ada berbagai jenis obat kuat pria yang bisa Anda dapatkan disitus ini, silakan lihat list obat kuat kusus pria yang ada pada bagian kanan halaman ini.