Kesalahan Umum Saat Memakai Kondom

Kondom merupakan jenis alat kontrasepsi yang mana ini sering digunakan pria agar mencegah kemahilan dan penularan penyakit kelamin pada saat melangsungkan hubungan dengan pasangannya. Sifat kondom sangat elastis, ini karena kondom terbuat dari karet latex dan umumnya digunakan oleh pria ketika alat vitalnya dalam keadaan ereksi dan dengan sendirinya kondom akan menyesuaikan ukuran karena sifat elastisnya mampu menyesuaikan dengan ukuran alat vital yang berbeda.

Pada dasarnya kondom tidak hanya digunakan oleh pria saja, melainkan terdapat jenis kondom yang dikhususkan untuk wanita. Jenis kondom ini berbentuk silinder, dimana bentuknya sengaja dibuat seperti ini agar mudah dimasukkan ke dalam alat kelamin wanita.

Kondom yang dikhususkan untuk pria dan wanita memiliki cara kerja yang sama, yaitu mencegah sperma agar tidak masuk ke dalam alat reproduksi sehingga tidak terjadi kehamilan. Umumnya, manfaat dan efek samping penggunaan kondiom pria dan wanita hampir sama, dimana tingkat efektifits kondom wanita akan tinggi apabila cara menggunakannya sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Mungkin Anda menganggap bahwa penggunaan kondom merupakan salah satu tindakan yang mudah untuk dilakukan, bahkan anak remaja pun mengerti bagaimana cara menggunakannya. Tidak semudah seperti yang Anda bayangkan, karena tidak semua pria dan wanita bisa memakai kondom dengan benar saat akan berhubungan. Oleh karena itu terdapat banyak kasus kehamilan diluar nikah, ini dikarenakan kesalahan mereka yang tidak bisa mempergunakan kondom dengan benar. Padahal jika mereka bisa memakai kondom dengan benar, maka kondom tersebut dapat mencegah kehamilan hingga prosentasenya 98%.

Belum lama-lama ini peneliti asal Indiana University Amerika Serikat melakukan kajian terhadap 50 studi tentang penggunaan kondom dalam kurun waktu 16 tahun terakhir ini. Menurut hasil riset menemukan bahwa sejumlah daftar kesalahan yang sering dilakukan saat memakai kondom adalah karena pemakaian kondom yang terbalik. Ini adalah kesalahan yang kecil, namun akibat atau resikonya sangat besar. Oleh sebab itu, pentingnya bagi Anda untuk mengetahui kesalahan-kesalahan apa saja yang umum dilakukan saat memakai kondom.

Terlambat memakai kodom

Terkadang gairah seksual yang tidak tertahankan membuat seseorang menjadi agresif dengan pasangannya. Dalam kondisi seperti ini, pikiran seseorang hanyalah terpusat pada pemandangan erotis didepannya, yaitu pasangannya. Ketika pikiran Anda dipengaruhi oleh pemandangan tersebut, gairah seksual yang semakin memuncak akan mempengaruhi pikiran Anda secara sepenuhnya, sehingga dalam kondisi seperti ini banyak pasangan yang lupa mempergunakan kondom.

Menurut kasus kehamilan diluar nikah yang terjadi, 17% hingga 51.1% dari mereka mengaku bahwa mereka memakai kondom usai melakukan penetrasi yang pertama. Kondisi seperti ini tentu saja akan mengurangi efektivitas fungsi kondom dalam mencegah kehamilan.

Melepaskan kondom saat masih berhubungan

Terkadang menggunakan kondom mengurangi sensasi alat vital saat melangsungkan penetrasi, khususnya pria. Kebanyakan dari mereka menganggap bahwa kondom yang digunakan hanya akan mengurangi tingkat sensasi saja, sehingga banyak dari mereka melepasnya ditengah-tengah berjalannya sesi penetrasi.

Membiarkan udara masuk sehingga kondom menggelembung

Tidak banyak dari mereka yang memperhatikan saat memakai kondom. Menurut hasil survei yang dilakukan, kurang lebih 48.1% wanita dan 41.6% pria tidak mengeluarkan udara yang ada didalam ujung kondum sehingga kondom selalu dalam keadaan mengelembung saat digunakan. Ini adalah kondisi yang akan mengurangi efektifitas fungsi kondom.

Menggunakan kondom lebih dari satu kali

Kondom merupakan jenis alat kontrasepsi yang mana ini hanya dapat digunakan sekali pemakaian. Menggunakan kondom berulang kali saat berhubungan akan meningkatkan risiko kehamilan. Menurut riset yang ditemukan, kurang lebih 1.4% hingga 3.3% orang menggunakan kondom lebih dari satu kali pemakaian, sehingga hal ini memperbesar risiko kehamilan dan tertular penyakit menular.

Menggunakan kondom berkualitas rendah

Umumnya, kondom yang dijual di pasaran memiliki kualitas yang berbeda. Harga mahal belum tentu kualitanya baik, sedangkan harga murah belum tentu kualitasnya buruk. Oleh sebab itu Anda harus selalu memperhatikan kondom yang Anda gunakan. Bilamana terjadi kerusakan pada kondom yang akan Anda gunakan, sebaiknya Anda mengantinya dengan yang baru.

Kurang lebih 82.7% wanita dan 74.5% pria melakukan kesalahan saat membuka kemasan kondom, sehingga kondom menjadi rusak. Namun bila kondom yang Anda gunakan memiliki kualitas baik, maka kesalahan membuka kemasan tersebut tidak akan merusak kondom. Oleh karenanya Anda harus selalu memperhatikan faktor kualitas sebelum mempergunakannya.

Penggunaan kondom juga dapat diibaratkan dengan penggunaan obat kuat. Banyak pria yang dengan sengaja meminum obat kuat agar mendapatkan kejantanan. Namun tidak banyak dari mereka yang mengeluh-eluhkan obat kuat yang diminumnya. Pasalnya, bukan hasil positif yang mereka dapatkan, akan tetapi efek plasebo yang tidak disertai perubahan yang mereka dapatkan.

Oleh karenanya sebelum memutuskan untuk memilih sesuatu, Anda harus jeli dalam memilih produk yang akan Anda pilih. Bukan hanya obat kuat saja, namun ini berlaku juga pada kondom. Karena hal ini akan menghindarkan Anda dari dampak buruk yang akan merugikan diri Anda.