Kapan Pria Berhenti Mimpi Basah?

Mimpi basah adalah sebuah kondisi yang dialami oleh pria saat remaja atau beranjak dewasa. Jika biasanya mimpi basah terjadi pertama kali saat pria memasuki usia remaja, lalu kapan pria mulai berhenti mengalaminya?

Pria normalnya mengalami mimpi basah pertama pada masa pubertas, di mana dia sudah mengenal hasrat seksual. meksi demikian waktu mimpi basah berbeda-beda tiap orang, jadi tidak bisa disamakan usianya. Umumnya mimpi basah dialami pria usia 12 hingga 15 tahun. Meskipun begitu, bukan berarti lantas semua remaja pria akan mengalami mimpi basah tepat dalam rentang usia tersebut. Karena mungkin hasrat seksual pria sudah ada tapi dikeluarkan secara sengaja, yang disebut melalui masturbasi.

"Kalau mimpi basah itu kan tidak sengaja. Ketika seseorang mengalami mimpi basah, berarti orang itu mempunyai hasrat seks yang tidak bisa dikeluarkan secara sengaja. Hasrat seksual akan memberi sensasi yang merangsang otak sehingga terjadilah mimpi basah.

Bukan hanya saat remaja, orang dewasa yang sudah menikah pun juga bisa mengalami mimpi basah, misalnya saat dia harus kerja jauh dari sang istri. Saat dia sedang memiliki hasrat seksual tapi tidak bisa terpenuhi, maka dia bisa mengalami mimpi basah.

Kapan Mimpi Basah Berhenti?

Sebenarnya belum ada penelitian detail kapan mimpi basah akan berhenti dialami pria. Namun pria yang sudah tua biasanya tidak lagi mengalami mimpi basah. Kemungkinan ini didasari karena semakin menurunnya gairah seksual pria yang sudah tua. Selain itu, pria yang sudah sering berhubungan seks juga jarang atau mungkin tidak pernah lagi mimpi basah. Frekuensi ejakulasi yang sering membuat Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, menyatakan bahwa mimpi basah atau “nocturnal ejaculation” ini akan berkurang frekuensinya saat pria sudah teratur melakukan hubungan seksual.

"Semakin teratur pria berhubungan seks atau aktivitas lain yang menyebabkan orgasme dan ejakulasi, semakin jarang ia mengalami mimpi basah atau bahkan tidak terjadi sama sekali," jelas Ketua Bagian Andrologi dan Seksologi dan Ketua Pusat Studi Anti-Aging Medicine Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.