Hipertensi dan Obesitas Penyebab Impotensi

Hipertensi dan obesitas dapat menyebabkan disfungsi ereksi, yakni kondisi dimana kurangnya aliran darah yang tidak memungkinkan seorang pria untuk mencapai atau mempertahankan ereksi melalui hubungan seksual. Penurunan berat badan melalui nutrisi yang sangat baik dan olahraga dapat meningkatkan aliran darah dan testosteron serta energi dan citra diri. Mengurangi berat badan adalah cara yang baik untuk mengurangi hipertensi dan meningkatkan kehidupan seks.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam Journal of Geriatric Society dan direferensikan oleh WebMD online, 49% pria dengan usia 40-70 tahun yang memiliki hipertensi juga mengalami disfungsi ereksi. Hubungan antara hipertensi dan disfungsi ereksi adalah terkait dengan sirkulasi darah yang buruk.

Pria yang kelebihan berat badan atau obesitas juga memiliki resiko lebih besar untuk hipertensi, dan juga cenderung memiliki tingkat testosteron yang memberikan kontribusi untuk disfungsi ereksi.

Studi lain yang dirujuk dalam WebMD menyebutkan bahwa pria yang menambah 4 inci pada lingkar pinggang memiliki kesempatan 75% memiliki testosteron rendah yang nantinya akan berdampak pada gairah seks.

Sebuah program yang sehat untuk meningkatkan disfungsi ereksi perlu mempertimbangkan kemungkinan kontributor dan mengatasi penyebabnya. Pengobatan dalam jangka pendek dan beberapa obat-obatan tertentu terkadang memiliki efek samping yang potensial terhadap kesehatan dalam jangka waktu yang panjang.

Jika Anda mengalami obesitas, hipertensi dan disfungsi ereksi, maka menurunkan berat badan adalah cara terbaik yang dapat Anda lakukan unuk meningkatkan kesehatan Anda. Cara ini juga akan mengurangi resiko hipertensi yang mengakibatkan komplikasi kardiovaskular seperti serangan jantung, stroke dan mengurangi resiko impotensi.

Cara Menurunkan Berat Badan

Untuk memulai program penurunan berat badan dalam rangka meningkatkan kehidupan seks Anda, mulailah dengan menghilangkan gula dan menurunkan semua karbohidrat dan lemak dalam diet Anda. Anda juga harus memastikan asupan protein yang Anda konsumsi cukup. Dianjurkan untuk asupan harian protein adalah 8 gram protein untuk setiap pon berat badan. Misalnya, jika berat Anda 200 dan memiliki 30 % lemak tubuh , Anda memiliki 60 pon lemak dan 140 pon berat badan ramping .

Setiap perubahan nutrisi, bisa membuat Anda menjadi lebih aktif. Melakukan aktivitas setidaknya selama 30 menit dapat menstabilkan detak jantung dan menambahkan latihan kekuatan untuk membangun massa otot. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan daya tahan dan kinerja seksual Anda, tetapi juga massa otot dapat meningkatkan metabolisme Anda.

Anda juga dapat mengkonsumsi obat herbal SuperStrong Pro. SuperStrong Pro adalah obat kuat herbal terbaik untuk pria hipertensi. Kandungan herbalnya dapat bekerja secara sistematis menurunkan tekanan darah, sehingga memungkinkan darah ditransportasikan ke seluruh tubuh dengan lancar, terutama ke alat vital.

SuperStrong Pro juga mengandung bahan-bahan herbal yang ampuh meningkatkan jumlah sperma dan mengentalkan air mani. Selain itu, obat herbal ini berperan sebagai antioksidan super untuk tubuh. Sehingga SuperStrong Pro adalah obat yang memiliki fungsi komplek yang bekerja secara konstruktif mengatasi masalah seksual karena tekanan darah tinggi(hipertensi).