Hindari Seks Pranikah! Ini Alasannya

Kita semua tahu, seks sebelum menikah merupakan hal yang sangat tertentangan dengan agama, norma, dan budaya kita, Indonesia. Apalagi jika seks dilakukan tanpa pengaman, itu sangat meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular seksual.

Terutama bagi kaum hawa, berhubungan seks pranikah dapat sangat merugikan. Karena jika terjadi kehamilan, tentu wanitalah yang akan menanggung akibatnya. Dan kondisi akan semakin parah jika si pria tidak mau bertanggung jawab atas perilakunya.

Penelitian baru- baru ini, memberikan satu alasan lagi mengapa seks pranikah harus dihindari, khususnya bagi wanita. Penelitian tersebut menyebutkan, wanita cenderung tidak mendapatkan hal yang sama seperti pasangannya dalam hal kepuasan seksual saat berhubungan seks pranikah.

Penelitian tersebut dipresentasikan dalam pertemuan tahunan International Academy of Sex Research. Mereka menyatakan, kaum wanita cenderung lebih sulit mengalami orgasme dari berhubungan seks pranikah dibandingkan setelah menikah. Ini karena ada komitmen serius saat setelah menikah, jadi wanita cenderung tidak merasa khawatir. Beda dengan pria yang tetap mendapatkan keuasan orgasme dari setiap hubungan seksual.

“Zaman sekarang memang kebebasan seksual menjadi hal yang umum. Banyak pasangan rela melakukan hubungan seksual tanpa komitmen cinta yang jelas demi mendapatkan kepuasan birahi semata. Padahal kadar kepuasan wanita dan pria sangat berbeda”, Kata Kim Wallen, seorang profesor neuroendokrinologi di Emory University.

Penelitian yang melibatkan 600 mahasiswa tersebut menemukan, wanita yang mengaku puas atas hubungan seks pranikah hanya setengah dari mereka yang mengaku puas dengan seks setelah menikah.

Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh sosiolog Paula England dari New York University menunjukkan, dari 24.000 mahasiswa, hanya 40 % wanita yang mengaku puas dari seks pranikah, sedangkan pria, 80 % mengaku mendapat kepuasan. Untuk seks setelah menikah, 75 % wanita mengaku mencapai orgasme.

Menurut para peneliti, wanita cenderung merasa risih dan tidak nyaman untuk mengatakan apa yang dia inginkan saat seks pranikah. Terlebih lagi, pria cenderung tidak peduli dengan kepuasan pasangannya saat melakukan seks. Berbeda ketika pasangan sudah menikah, komitmen untuk bertanggung jawab lahir batin membuat wanita mendapatkan kepuasan lahir batin juga saat berhubungan seks.