Hentikan Kebiasaan Membilas Vagina

Tanda-tanda kedewasaan yang biasanya dialami oleh pria dan wanita memiliki perbedaan masing-masing. Ketika menginjak usia remaja, baik pria dan wanita akan mengalami masa pubertas. Kondisi semacam ini akan dialami oleh setiap orang. Bagi pria yang mengalami masa pubertas, biasanya mereka akan mengalami mimpi basah, sedangkan bagi remaja wanita akan mengalami masa menstruasi dan perubahan fisik pada dadanya.

Menstruasi adalah tanda kedewasaan yang dialami oleh kaum wanita. Biasanya, pertanda awal menstruasi akan diawali dengan keputihan. Ada sebuah kasus, dimana remaja wanita kelimpungan karena merasa dirinya terkena keputihan. Menyadari bahwa masa keputihan tersebut membuat dirinya tidak nyaman, lalu ia mempergunakan pembilas vagina setiap harinya agar keputihannya segera menghilang. Namun, ketika menyaksikan sebuah berita yang memberitakan efek negatif penggunaan pembilas vagina, lalu ia pun merasa khawatir dengan kebiasaan yang dilakukannya. Pasalnya, penggunaan pembilas vagina akan membersihkan semua bakteri dalam vagina, termasuk bakteri baik yang mana bakteri ini sangat penting untuk menjaga vagina dari gangguan kuman atau bakteri jahat.

Bakteri yang berada dalam vagina hampir 95% adalah bakteri baik, sedangkan sisanya adalah bakteri jahat atau bakteri pathogen. Kekhawatiran yang dirasakan oleh wanita dari kasus di atas adalah merupakan hal yang wajar, karena umumnya banyak penyakit bahaya yang dapat menyerang alat kelamin manusia. Vulvitas, vaginitis, HPV dan keputihan adalah salah satu penyakit kelamin yang biasanya dialami oleh wanita. Keputihan khususnya, jika Anda berada pada posisi wanita tersebut, mungkin Anda juga akan melakukan hal yang sama.

Ada hal penting yang harus diketahui oleh kaum wanita. Untuk bisa menyeimbangkan ekosistem bakteri baik dan jahat, maka dibutuhkan kesaman pH balance yang sama. Kesimbangan pH balance yang dibutuhkan berkisar 3,8 hingga 4,2, dengan tingkan kesamaan pH balance tersebut maka laktobasilus akan subur dan bakteri pathogen mati.

Penggunaan pembilas vagina akan membunuh bakteri baik yang ada pada daerah vagina. Bakteri atau kuman tersebut sangat dibutuhkan oleh vagina, karena tidak adanya bakteri baik tersebut maka vagina rawan terkena penyakit. Fungsi bakteri baik tersebut adalah untuk membunuh bakteri jahat yang akan membahayakan kesehatan vagina, oleh sebab itu diperlukan pH balance untuk bisa menyeimbangkan bakteri baik dan jahat agar vagina tetap sehat dan terhindar dari penyakit vagina yang bisa membahayakan diri Anda.

Dari kasus yang dialami oleh remaja wanita tersebut, dimana ia mengalami keputihan yang menjadikan dirinya menjadi khawatir dengan kondisi tersebut, maka langkah awal yang harus dilakukan adalah melakukan konsultasi dengan dokter atau para ahli lainnya. Ini dimaksudkan agar ia bisa mendapatkan jalan keluar untuk bisa mengatasi keluhan yang membuat dirinya menjadi tidak nyaman.

Adanya sikap kesadaran diri yang dimiliki oleh setiap individu akan menghindarkan ia dari bahaya penyakit kelamin. Umumnya, keputihan terdiri dari dua jenis, yaitu keputihan normal dan tidak normal. Menurut para ahli, keputihan normal terjadi sebagai tanda masa kesuburan, dimana kondisi ini ditandai dengan keluarnya cairan jernih seperti sel telur. Jenis keputihan seperti ini akan hilang dengan sendirinya setelah masa kesuburan lewat.

Menjaga Kesehatan Vagina

Sebenarnya, untuk bisa menjaga kesehatan vagina bukanlah masalah yang susah. Ini bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, yaitu:

1. Menjaga kebersihan vagina

Sangat penting untuk bisa menjaga kebersihan vagina, ini dimaksudkan agar kuman atau bakteri jahat yang dapat menganggu kesehatan vagina mati. Langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kebersihan vagina adalah dengan cara membersihkannya setiap hari dengan air hangat dan menggunakan sabun tanpa pewangi. Ada baiknya melakukan kegiatan ini setiap sore sebelum mandi. Selain kuman jahat mati, membersihkan vagina dengan air hangat akan menciptakan efek rileks dan meredakan rasa nyeri saat menstruasi.

2. Usahakan selalu membilas alat kelamin usai buang air kecil

Kebiasaan-kebiasaan yang tidak disengaja oleh seseorang terkadang akan berdampak buruk terhadap kesehatan. Salah satu kebiasaan buruk yang dimaksudkan adalah tidak membasuh alat kelamin usai buang air kecil. Kegiatan membasuh atau membilas alat kelamin usai buang kecil sangat penting untuk dilakukan, pasalnya hal ini dilakukan untuk mencegah kotoran atau bakteri masuk dari saluran pembuangan.

3. Hindari mempergunakan produk pembersih vagina

Ini merupakan kasus yang dialami oleh remaja wanita di atas, dimana ia merasakan kekhawatiran setelah menyaksikan berita yang disiarkan di televisi. Mempergunakan produk pembersih vagina belum dipastikan menyebabkan masalah yang mengkhawatirkan. Namun alangkah baiknya mengkonsulitasikan hal tersebut pada dokter atau para ahli lainnya.

Biasanya produk–produk yang Anda temukan di pasaran hampir keseluruhan terbuat dari campuran kimia, ini adalah salah satu hal yang mengkhawatirkan, terlebih bila Anda mempergunakan produk tersebut dalam jangka panjang. Umumnya, produsen yang mengklaim produknya herbal belum tentu mempergunakan bahan-bahan herbal. Ini dimaksudkan untuk bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Produk yang mereka perdagangan merupakan produk yang sangat dibutuhkan oleh kebanyakan orang, oleh sebab itu Anda harus bisa jeli dan berhati-hati dalam memilik produk.