Hanya Dengan Merangsang Putingnya, Wanita Bisa Orgasme?

Sebagian wanita menyatakan bahwa mereka dapat mencapai orgasme hanya dengan rangsangan payudara dan puting oleh pasangan mereka. Membuat seorang wanita mengalami orgasme tanpa menyentuh vaginanya mungkin tampak membingungkan, tetapi penelitian baru menunjukkan bahwa itu memang dapat terjadi, dan dapat dijelaskan secara biologis.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat daerah otak mana yang aktif dalam menanggapi rangsangan dari berbagai bagian tubuh wanita. Peserta wanita diminta untuk berbaring di dalam mesin fMRI dan bergantian antara merangsang klitoris, vagina, leher rahim, dan puting. Sebuah eksperimen menginstruksikan wanita untuk merangsang salah satu bagian tubuhnya selama 30 detik, kemudian istirahat selama 30 detik sebelum mengulangi rangsangan pada bagian tubuh lainnya. Semua peserta diminta untuk mensimulasikan diri dalam cara yang sama untuk mendapatkan hasil data sevalid mungkin. Misalnya, ketika mereka mendapat rangsangan puting kanan, para wanita diminta untuk menggunakan tangan kanan mereka untuk merangsang puting kirinya berirama.

Para peneliti menemukan bahwa rangsangan puting diaktifkan oleh daerah otak yang dikenal sebagai korteks sensorik genital. Ini adalah daerah otak yang juga diaktifkan saat rangsangan klitoris, vagina, dan leher rahim. Ini artinya, otak wanita akan memproses puting dan rangsangan genital dengan cara yang sama. Sehingga bukan hal yang aneh jika wanita mengalami orgasme hanya dengan rangsangan puting.

Hanya saja, Anda sebagai pria harus hati-hati dalam merangsang puting pasangan Anda. Puting dapat menjadi bagian yang sangat sensitif dari tubuh wanita. Merangsang dengan agresif seperti memutar atau mengulum bisa sangat menyenangkan. Namun Anda juga harus berbicara kepada wanita Anda, apakah rangsangan yang Anda berikan membuatnya senang atau justru menyakitinya.

Untuk mendapatkan kepuasan maksimal saat berhubungan seks, Anda dan pasangan harus saling memahami. Anda harus tahu bagaimana membuatnya puas di ranjang, sebaliknya Anda juga harus memberitahu pasangan Anda, agar tahu bagaimana memuaskan Anda. Pengalaman orgasmik wanita tergantung pada interaksi yang kompleks dari beberapa koneksi di daerah otaknya. Memahami semua koneksi ini bisa membantu dalam memahami mengapa beberapa wanita sangat sulit mencapai orgasme saat berhubungan seks.