Hal Yang Dapat Menyebabkan Impotensi

Impotensi atau disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan penis untuk tetap ereksi cukup lama saat berhubungan seksual. Meski impotensi adalah masalah umum bagi pria, yang hampir semua pria pernah mengalaminya. Namun, jika impotensi berulang dan permanen, ini merupakan masalah serius bagi pria. Impotensi yang permanen dapat menyebabkan masalah psikologis bagi pria. Impotensi juga dapat menjadi tanda penyakit lain yang harus segera diobati.

Penyebab impotensi sangat beragam. Penyebab mungkin berkaitan dengan masalah psikologis, kondisi medis, efek samping pengobatan, dan lain-lain. Berikut adalah beberapa penyebab impotensi.

1. Kondisi Medis

Impotensi yang di alami pria mungkin berhubungan dengan kondisi medis yang di deritanya. Penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah dapat menyebabkan impotensi. Saat ereksi penis membutuhkan banyak darah untuk menegangkan penis. Jika aliran darah tersumbat maka ereksi tidak dapat terjadi atau lemah. Kerusakan pada daerah di sekitar penis juga dapat menyebabkan impotensi. Secara umum ada dua penyebab impotensi yang berkaitan dengan kondisi medis, yaitu :

* Penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskular, seperti:

  • Penyakit jantung
  • Pembuluh darah mengeras (Aterosklerosis)
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Kolesterol tinggi, dapat menghambat aliran darah ke penis sehingga menyebabkan impotensi.
  • Diabetes mellitus. Pembuluh darah akan menyempit dan saraf cenderung rusak pada penderita diabetes. gangguan saraf dan pembuluh darah dapat menyebabkan impotensi.

* Kondisi medis lainnya yang juga berkontribusi terhadap disfungsi ereksi meliputi:

  • Kegemukan atau obesitas
  • Penyakit Parkinson
  • Multiple sclerosis
  • Testosteron rendah atau kondisi yang berhubungan dengan hormon
  • Penyakit Peyronie (ditandai dengan pertumbuhan jaringan parut dalam penis)
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit saraf atau otak
  • Kanker prostat
  • Luka lain pada saraf tulang belakang atau daerah panggul
  • Gaya Hidup

2. Kebiasaan buruk

Kebiasaan buruk juga bisa menyebabkan impotensi. Jika Anda mempunyai salah satu atau beberapa kebiasaan buruk di bawah ini, Anda akan berpotensi mengalami impotensi, seperti:

* Merokok

Menggunakan tembakau dapat mempengaruhi pembuluh darah dengan membatasi aliran darah. Orang yang merokok secara terus menerus dapat mengalami lebih sering impotensi. Dalam jangka panjang, jika kebiasaan ini tidak dikurangi, pecandu rokok akan mengalami impotensi permanen.

* Penggunaan alkohol berlebihan

Penyalahgunaan alkohol dapat menyebabkan impotensi dan perubahan respons seksual. Penelitian telah menunjukkan bahwa kebanyakan pria cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai ereksi penis setelah minum berat.

* Penyalahgunaan zat terlarang

Penggunaan narkoba dan obat-obatan terlarang dapat menyebabkan masalah jangka panjang terkait dengan impotensi. Karena interaksi neurologis berperan dalam proses ereksi penis. Hindari obat-obatan terlarang sesegera mungkin, karena terkadang efek dapat menjadi ireversibel. Beberapa obat-obatan yang dapat menyebabkan impotensi termasuk:

  • Amfetamin
  • Barbiturat
  • Kokain
  • Ganja
  • Methadone
  • Opiat
  • Efek Samping Pengobatan Medis

Beberapa perawatan medis dapat menyebabkan efek samping, termasuk impotensi. Beberapa bentuk pengobatan yang dapat menyebabkan impotensi antara lain:

  • Terapi Radiasi
  • Pengobatan kanker
  • Obat atau terapi prostat
  • Operasi yang melibatkan daerah panggul
  • Operasi yang melibatkan saraf tulang belakang atau saraf yang berhubungan dengan ereksi penis
  • Obat dan terapi pengobatan lain juga dapat menyebabkan impotensi. Sebagai contoh, terapi hormon dapat mengubah jumlah testosteron yang dihasilkan oleh tubuh. Obat yang dapat menghambat stimulasi saraf atau sirkulasi darah. Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mengambil terapi pengobatan lain yang lebih tepat jika Anda mengalami impotensi karena obat sebelumnya.

Beberapa obat yang dapat menyebabkan impotensi antara lain :

  • Diuretik
  • Antidepresan
  • Antihipertensi
  • Obat penenang
  • Antihistamin
  • Obat penyakit Parkinson
  • Antiaritmiap
  • Suntikan hormon
  • Relaksan otot
  • Obat anti-inflamasi non-steroid
  • Antagonis H2-reseptor histamin
  • Obat anti-kejang
  • Obat Kemoterapi
  • Obat kanker prostat
  • Stres

3. Kondisi psikologis

Selain kondisi medis dan masalah fisik, kondisi psikologis juga dapat menyebabkan impotensi, seperti:

  • Stres -  karena hal apapun, dari pekerjaan, sekolah, hubungan atau kehidupan pribadi dapat menyebabkan impotensi.
  • Kecemasan -  tekanan untuk melakukan sesuatu, atau rasa khawatir tidak bisa memuaskan pasangan juga dapat menyebabkan gangguan impotensi. Lakukan berbagai terapi untuk menghilangkan stres. Anda bisa melakukan yoga, rekreasi, atau terapi gelombang otak.

4. Faktor lain yang dapat memperburuk masalah impotensi pria adalah:

* Komunikasi yang buruk dengan pasangan

Komunikasi adalah kunci dalam setiap hubungan. Komunikasi yang baik tidak hanya dapat meredakan stres, kecemasan dan tekanan yang berkaitan dengan impotensi, tetapi juga dapat meningkatkan kepuasan seksual antara kedua pasangan. sebaliknya, komunikasi yang buruk dapat mempengaruhi persepsi negatif pria kepada pasangannya. Pikiran negatif terhadap pasangan dapat menyebabkan impotensi. Jalinlah komunikasi yang baik dengan pasangan Anda, jika perlu dapatkan bantuan psikolog untuk mengatasi masalah Anda dan pasangan.

* Kondisi kesehatan mental lain

Kondisi mental atau psikologis lain, seperti depresi yang serius, juga dapat menyebabkan impotensi. Dapatkan bantuan konseling dari orang lain, Anda bisa minta bantuan keluarga, sahabat, atau seorang psikolog profesional untuk mengatasi depresi Anda. Anda juga direkomendasikan menjalani terapi gelombang otak. Terapi gelombang otak adalah teknologi medern untuk mengatasi berbagai penyakit fisik dan mental, termasuk depresi.

Untuk mengatasi masalah impotensi biasanya pria menggunakan obat kuat. Obat kuat umumnya bersifat universal (satu untuk semua masalah). Perlu Anda ketahui, Pengobatan impotensi juga harus didasarakan pada penyebabnya. Penyebab impotensi pada setiap penderitanya berbeda. mengobati impotensi dengan “asal” obat kuat adalah cara yang salah. Obat kuat harus spesifik mengobati impotensi berdasarkan penyebabnya. Untuk mendapatkan produk obat kuat yang mengobati impotensi berdasarkan penyebabnya, Anda dapat mengunjungi www.obatkuat123.com

Berikut adalah macam-macam produk herbal Kami:

  1. Kuatpria123, Obat kuat khusus pria yang aman diminum siapa saja, obat ini bekerja dengan membuat ereksi lebih lama dan menambah stamina pada pria saat melakukan hubungan.
  2. KuatPria Pro, mengobati disfungsi ereksi atau ejakulasi dini yang disebabkan oleh penyakit diabetes.
  3. MaxMan Pro, mengobati disfungsi ereksi yang disebabkan oleh kadar kolesterol yang tinggi.
  4. SuperStrong Pro, mengobati disfungsi ereksi yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi atau hipertensi.
  5. Natural Gain, mengobati disfungsi ereksi yang disebabkan oleh masalah psikologis, seperti stres, depresi dan lain-lain.
  6. SCOUNT, obat yang berkhasiat meningkatkan jumlah sperma pria. Obat ini juga berfungsi membuat pria lebih subur.
  7. SCOUNT, Obat yang berkhasiat mengentalkan sperma dan menambah kesuburan pria.

Anda tidak perlu khawatir menggunakan obat ini, selain aman obat ini memberi garansi pasti berhasil. Obat ini juga sudah mendapat izin dari dinas kesehatan dan pemasarannya juga sudah berskala internasional.