G-Spot: Fakta Atau Fiksi?

G-spot adalah bagian sensitif wanita yang sering diibaratkan seperti alien. Banyak wanita yang percaya bahwa G-spot benar ada dan bisa dirasakan, namun sebagian lain menyangkalnya.

G-spot adalah tempat yang sangat sensitif pada vagina yang bisa menciptakan orgasme sangat kuat ketika dirangsang. Banyak wanita tampaknya percaya bahwa itu ada. Bahkan sekarang banyak ditemukan di internet tentang cara menemukan g-spot wanita, baik oleh diri sendiri atau pasangannya. Lalu apakah ada penjelasan ilmiah tentang g-spot?

"Komunitas medis cenderung menyangkal keberadaan G-spot karena tidak ada ilmu pengetahuan yang membicarakannya," kata Edwin Huang, MD, direktur medis ginekologi di Rumah Sakit Umum Massachusetts di Boston. Sebagian besar bukti untuk G-spot adalah anekdot, tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan studi yang menemukan bukti untuk itu sangat kecil sehingga secara statistik tidak signifikan.

Jadi, apakah G-spot benar-benar ada atau hanya mitos? Mungkin penjelasan berikut bisa membantu persepsi Anda terhadap G-spot.

Apakah G-Spot itu?

G-spot diyakini merupakan daerah yang sangat sensitif di dalam vagina, yang terletak di bagian dalam vagina bagian atas. G-spot juga disebut sebagai spons uretra. Stimulasi di tempat ini dipercaya menyebabkan orgasme vagina yang kuat.

Belum diketahui kapan istilah G-spot muncul, tetapi G-spot telah mendapatkan popularitas sejak awal 1980-an, ketika dimuat dalam buku populer tentang seksualitas manusia yang disebut The G Spot (oleh Ladas, Whipple, dan Perry, dan diterbitkan oleh Holt, Rinehart, Winston pada 1982). Nama G-spot sendiri diambil dari penemunya, Ernest Grafenberg, MD, yang dikreditkan oleh penulis sebagai orang yang pertama berspekulasi tentang daerah yang sangat sensitif dalam vagina dalam sebuah makalah yang diterbitkan pada tahun 1950. Sehingga G-spot dapat diartikan dengan "Grafenberg-Spot" atau "daerah Grafenberg".

Apa Bukti Keberadaan G-spot?

"Tidak banyak penelitian tentang keberadaan G-spot, dan sejauh ini studi anatomi belum menemukan bukti apapun," kata Dr Huang. Belum terbukti ada satu titik dari daerah vagina yang memiliki konsentrasi saraf lebih banyak dari bagian yang lain.

Bagian paling sensitif dari tubuh kita mengandung ujung saraf lebih banyak per cm2 daripada daerah yang kurang sensitif. Perhatikan jari Anda dibandingkan dengan telapak kaki Anda. Ujung jari Anda secara signifikan lebih sensitif ketika dirangsang.

Jika G-spot ada seperti yang dijelaskan, maka kita harus bisa menemukan suatu daerah di vagina yang mengandung konsentrasi yang lebih tinggi dari ujung saraf. Sejauh ini, para ilmuwan belum menemukan daerah seperti itu.

Mengapa G-spot Penting?

Sebuah tinjauan bukti terhadap G-spot juga melaporkan bahwa, meskipun kurangnya bukti, keberadaan G-spot secara luas diterima oleh banyak wanita di seluruh dunia. Namun, resensi khawatir bahwa kepercayaan luas tentang G-spot mungkin akhirnya merusak secara psikologis bagi perempuan yang ingin meningkatkan kehidupan seks mereka. Wanita yang tidak dapat menemukan G-spot mereka mungkin merasa tidak tidak mampu untuk mencapai orgasme optimal. Ide ini sangat mengganggu mengingat semakin gencarnya operasi peningkatan genital, termasuk "G-spot augmentation", menurut sebuah artikel terbaru majalah Time.

Huang mengatakan bahwa, dengan pengecualian dari lokasi, deskripsi G-spot seperti deskripsi klitoris yang terletak di atas lubang vagina. Jika Anda sedang mencari struktur anatomi yang sangat sensitif pada vagina yang mengarah ke orgasme jika dirangsang, klitoris adalah tempat yang tepat dan keberadaannya dapat dibuktikan.

Meskipun ada sedikit bukti yang mendukung keberadaan G-spot, ada banyak bukti, baik ilmiah dan anekdot, yang menunjukkan bahwa stimulasi klitoris dan vagina yang baik, lebih mungkin untuk memuaskan wanita dan membuatnya orgasme, dan yang terpenting klitoris lebih nyata.

Menemukan apa yang terbaik untuk Anda, dan pasangan Anda, merupakan kunci kehidupan seks yang sehat dan memuaskan.