Fakta Tentang Kanker Payudara

Tumor dan Kanker, kedua hal ini membawa rasa takut bagi wanita mana pun. Namun, tumor merupakan salah satu benjolan yang seharusnya tidak menimbulkan kekhawatiran yang mendalam bagi wanita, karena tumor hanyalah sebuah pertumbuhan abnormal yang mungkin tidak secara langsung berhubungan dengan kanker.

Meskipun pada umunya wanita mempunyai dua benjolan pada dadanya (payudara) dan hal ini merupakan pertumbuhan abnormal pada wanita, namun perlu sadar diri bahwa jika terjadi ketidakwajaran pada payudara, maka sesegeralah melakukan tindakan lebih lajut yakni melakukan pemerikasaan ke dokter atau para ahli lainnya, karena ada banyak contoh ketika seorang wanita mengabaikan ketidakwajaran rasa sakit akan benjolan di payudaranya dan ketika dilakukan pemerikasaan lebih lanjut, ternyata, benjolan tersebut dinyatakan sebagai kanker jinak.

Mendeteksi dini kanker payudara adalah merupakan penanggulangan secara signifikan. Kanker payudara muncul dalam berbagai tahap, tahap yang lebih tinggi menandakan keadaan penderita mengalami kondisi yang sangat serius. Dengan melakukan deteksi dini akan penyakit kanker payudara, maka hal ini menjadi kabar baik bahwa perawatan lebih lanjutan yang berbeda akan mengurangi jumlah angka kematian akibat kanker payudara saat ini.

Faktor Resiko

Ada sejumlah faktor risiko yang terkait dengan kanker payudara yakni berhubungan dengan jenis kelamin, usia lanjut, riwayat kanker payudara dalam keluarga dan genetika. Daftar riwayat keluarga yang memiliki penyakit kaker payudara juga bisa beresiko dan paparan sebelumnya terhadap bahan kimia serta radiasi telah diduga menjadi faktor dari penyakit menakutkan ini.

Penyebab spesifik atau penyebab kanker payudara serta risiko masih belum diverifikasi. Dan setelah sekian dekade penelitian intensif, faktor-faktor yang meringankan yang tepat masih belum diketahui. Dalam pandangan kegagalan ini, dokter hanya menyarankan kepada wanita untuk memahami resiko akan penyakit ini dan mencegah terjadinya risiko ini dengan mengambil beberapa tindakan.

Deteksi dan Diagnosis

Setiap kelainan atau ketidakwajaran yang terjadi pada payudara harus sesegera diperikasakan, karena hal ini akan berdampak buruk jika mendapatkan perawatan secara lambat. Dengan melakukan pemerikasan kepada para ahli atau dokter, maka sifat kelainan atau akar dari penyakit ini dapat ditemukan.  Ketika melakukan pemerikasan yang pertama, mungkin pemerikasaan yang pertama adalah pemerikasaan fisik dan tentu saja dibarangi dengan aspirasi jarum, mamografi dan ultrasonografi.

Manifestasi dari kanker payudara biasanya ditemukan di kuadran luar atas dari payudara, tetapi benjolan dapat ditemukan di setiap bagian dari payudara, bahkan di daerah ketiak. Ini bisa menjadi ketidakwajaran tanpa rasa sakit. Selain benjolan, manifestasi meragukan lainnya adalah puting retraksi dan cairan yang keluar dari puting payudara.

Pengobatan untuk Kanker Payudara

Ada pengobatan berbeda yang direkomendasikan bagi wanita yang menderita kanker payudara. Yang pertama adalah operasi yang dalam kasus paling serius adalah mastektomi radikal, hal ini adalah pengangkatan akar-akar yang menjadi sumber penyakit kanker payudara, dimana otot-otot yang mendasari pada payudara dan semua node aksila. Setelah operasi, penderita kanker payudara dapat menjalani kemoterapi dan radioterapi dan bagi penderita kanker payudara yang telah diuji untuk estrogen positif dapat menjalani terapi hormon.

Ada cara untuk mengurangi risiko penderitaan kanker payudara. Anda mungkin perlu beberapa perubahan gaya hidup dengan mulai memperhatikan diet yang sehat dan sebisa mungkin menjaga berat badan pada tingkat normal. Tetapi yang paling penting dalam mengurangi resiko kanker payudara adalah dengan melakukan pemerikasaan secara teratur jika terjadi ketidakwajaran pada daerah payudara. Dengan bisa mengidentifikasi penyakit kanker payudara, maka hal ini dapat menyelamatkan hidup seseorang.