Efek Samping Obat Kuat Staxyn

Staxyn adalah obat resep yang digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi (impotensi) pada pria. Selain Cialis, Levitra, dan Viagra, obat ini juga sering diresepkan dokter pada pasiennya yang mengalami impotensi. Namun staxyn juga memiliki beberapa efek samping, dari ringan sampai efek berbahaya. Untuk itu sebelum menggunakan Satxyn, Anda sebaiknya mengetahui ketentuan, indikasi, dan kontradisksi obat kuat Staxyn.

Ketentuan Obat Kuat Staxyn

Berikut adalah ketentuan obat kuat Staxyn yang harus Anda ketahui.

  • Jangan gunakan obat kuat Staxyn bersamaan dengan obat kuat Levitra (Levitra ®[vardenafil HCl]).
  • Sama seperti obat kuat lainnya, Staxyn dapat menyebabkan tekanan darah Anda turun tiba-tiba ke tingkat yang tidak aman jika diambil dengan obat-obat tertentu. Tekanan darah yang menurun drastis dapat menyebabkan pusing, pingsan, dan bahkan mengalami serangan jantung atau stroke.
  • Staxyn mengandung fenilalanin, yang bisa berbahaya bagi orang yang memiliki fenilketonuria, gangguan desakan autosomal genetis karena kekurangan enzim fenilalanin hidroksilase (PAH).
  • Jangan minum obat kuat Staxyn jika Anda:
    • Sedang menggunakan obat nitrat, untuk nyeri dada angina.
    • Menggunakan narkoba jenis propper, seperti amil nitrat dan butil nitrat.
    • Dilarang untuk melakukan aktifitas seksual dengan alasan kesehatan. Aktifitas seksual, baik berhubungan seks atau masturbasi, dapat memberikan tekanan ekstra pada jantung, terutama jika Anda memiliki penyakit jantung.
  • Bicarakan dengan dokter saat Anda mengambil Staxyn. Ini akan memudahkan dokter dalam mengidentifikasi kapan terakhir kali Anda menggunakan Staxyn, jika Anda mengalami masalah jantung.
  • Obat kuat Staxyn tidak melindungi seorang pria atau pasangannya dari PMS (penyakit menular seksual), termasuk HIV.

Sebelum mengambil STAXYN, beritahu dokter Anda tentang semua masalah kesehatan Anda, termasuk jika Anda:

  • Memiliki masalah jantung seperti angina, gagal jantung, ari, atau telah mengalami serangan jantung.
  • Memiliki hipertensi atau hipotensi tidak terkontrol.
  • Mengalami stroke.
  • Mengalami kejang.
  • Memiliki anggota keluarga dengan kondisi jantung langka yang dikenal sebagai perpanjangan interval QT (sindrom QT).
  • Memiliki masalah jantung.
  • Memiliki masalah ginjal dan membutuhkan cuci darah (dialisis).
  • Memiliki retinitis pigmentosa, sebuah penyakit mata genetik yang langka.
  • Mengalami gangguan penglihatan berat atau kebutaan, atau jika Anda memiliki kondisi mata yang disebut NAION (non-arteritik anterior iskemik optik neuropati).
  • Memiliki sakit maag.
  • Memiliki masalah pendarahan.
  • Memiliki penyakit Peyronie atau bentuk penis cacat.
  • Mengalami ereksi yang berlangsung lebih dari 4 jam.
  • Memiliki ganguan sel darah seperti anemia sel sabit, multiple myeloma, atau leukemia.
  • Mengalami gangguan pendengaran.
  • Memiliki fenilketonuria.
  • Memiliki intoleransi fruktosa, kondisi dimana tubuh tidak dapat menggunakan fruktosa karena tidak memiliki enzim fosfofruktaldolase.

Katakan kepada dokter Anda tentang semua obat-obatan yang Anda ambil, termasuk obat resep dan non-resep, terutama obat-obatan berikut:

  • Ritonavir (ritonavir ®) atau indinavir sulfate (Crixivan ®), saquinavir (Foravase ®atau Invirase ®) atau atazanavir (Reyataz ®), atau inhibitor protease HIV lainnya.
  • Ketokonazol atau itrakonazol (Nizoral ® atau Sporanox ®).
  • Eritromisin atau klaritromisin.

Pasien yang memakai obat-obat tersebut sangat tidak direkomendasikan menggunakan obat kuat Staxyn. Fungsi dan efek samping obat-obatan tersebut dengan obat kuat Staxyn dapat saling berkaitan dan dapat berdampak buruk bagi Anda.

Jika Anda mengambil obat alpha-blocker untuk tekanan darah tinggi atau prostat, sebaiknya jangan menggunakan obat kuat Staxyn. Alpha blocker, termasuk Hytrin ®(terazosin HCl), Flomax ® (tamsulosin HCl), Cardura ® (doxazosin mesylate), Minipress ® (prazosin HCl), Uroxatral ® (alfuzosin HCl), atau Rapaflo ® (silodosin) dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan sehingga dapat menyebabkan pingsan.

Cara Menggunakan Obat Kuat Staxyn

  • Tablet ini tidak harus diambil dengan cairan atau diminum dengan air. Anda cukup menempatkannya di lidah maka Staxyn akan cepat larut.
  • Obat ini harus diminum utuh jangan dibagi atau dipotong.
  • Segera minum segera setelah dikeluarkan dari bungusnya.
  • Gunakan dosis persis seperti yang diresepkan dokter atau apoteker.

Efek Samping Obat Kuat Staxyn

Efek samping yang paling umum yang ditimbulkan obat kuat Staxyn adalah sakit kepala, sesak napas, hidung tersumbat, gangguan pencernaan, sakit perut, pusing, dan sakit punggung.

Selain itu, obat kuat Staxyn juga dapat menimbulkan kondisi berbahaya, antara lain:

  • Ereksi priapis, ereksi berkepanjangan yang berlangsung lebih dari 4 jam.
  • Gangguan penglihatan dengan sulit membedakan warna, terutama warna hijau dan biru.
  • Penurunan atau kehilangan penglihatan pada satu atau kedua mata.
  • Penurunan atau kehilangan pendengaran. Kadang disertai pusing dan mual.

Sebaiknya Anda Menggunakan Yang Alami

Obat Kuat Herbal banyak efek samping sehingga harus hati-hati untuk digunakan. Gunakan Obat Kuat Kimia seperti Staxyn ini hanya dengan rekomendasi dokter. Dan jika Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas setelah minum obat kuat Staxyn, hentikan penggunaannya dan periksakan kondisi Anda ke dokter secepatnya.

Untuk mencegah Anda dari efek samping berbahay dari penggunaan obat kuat konvensional, sebaiknya Anda beralih ke obat kuat herbal yang lebih aman dan memiliki fungsi sama. Untuk mendapatkan obat kuat herbal berkualitas silahkan klik obat kuat herbal pria.

* Semua informasi tentang efek samping obat kuat Syaxyn di atas bersumber langsung dari website resminya www.staxyn.com, jadi penulis tidak mengada-ada dan tidak bermaksud menjelekkan produk terkait.