Efek Samping Obat Kuat Cialis

Obat kuat seperti Cialis, Viagra, Staxyn, Levitra adalah obat kuat kimia dimana sebenarnya obat kuat ini hanya bisa dikonsumsi jika direkomendasikan oleh dokter. Jika seseorang dengan tanpa konsultasi dokter terlebih dahulu sebelum mengkonsumsinya dalam jangka panjang dan terus menerus, maka tinggal menunggu saatnya mengalami efek samping atau kondisi seksualnyayang lebih buruk lagi dibanding sebelum menggunakan obat kuat ini.

Untuk mengobati disfungsi ereksi atau impotensi, mungkin dokter menyarankan obat kuat jenis Cialis. Seorang pria akan mempunyai kekuatan ereksi selama kurang lebih 36 jam, entah menurut Anda itu hebat atau berbahaya, tapi menurut saya itu waktu yang terlalu lama untuk mengalami ereksi. Yang jelas, seperti obat-obatan konvensional lainnya, Cialis memiliki efek samping. Efek samping cialis berupa gangguan ringan hingga menimbulkan penyakit yang membahayakan.

Efek samping Cialis yang paling umum adalah: sakit kepala, gangguan pencernaan, nyeri punggung, nyeri otot, flushing (sesak napas), dan hidung tersumbat atau meler. Efek samping ini biasanya hilang setelah beberapa jam. Pria umumnya mengalami nyeri punggung dan nyeri otot akibat Cialis 12 - 24 jam setelah minum Cialis dan baru hilang setelah 2 hari.

Hubungi dokter Anda jika Anda mendapatkan efek samping yang mengganggu Anda atau salah satu efek tidak hilang. Bicarakan dengan dokter Anda tentang efek samping. Atau lebih direkomdasika Anda menggukan obat kuat herbla yang lebih aman dan memiliki efektifitas yang sama.

Efek Samping Umum Obat Kuat Cialis

Efek samping yang umum terjadi pada pria setelah minum obat kuat cialis antara lain:

  • Sakit kepala
  • Gangguan pencernaan, susah buang air besar atau justru sering buang air besar.
  • Nyeri punggung.
  • Sesak nafas.
  • Hidung tersumbat.
  • Nyeri pada tungkai.
  • Hidung terdapat ingus, seperti saat flu.

Efek Samping Berbahaya Dari Obat Kuat Cialis

Selain menimbulkan efek samping umum, obat kuat cialis juga dapat menyebabkan efek yang berbahaya. Berikut efek berbahaya dari obat kuat Cialis:

  • Ereksi berkepanjangan (priapism). Jika Anda mendapatkan ereksi yang berlangsung lebih dari 4 jam, dapatkan bantuan medis segera. Priapisme harus diobati sesegera mungkin karena dapat menyebabkan kerusakan permanen pada penis, termasuk disfungsi ereksi atau impotensi yang permanen.
  • Kebutaan. Beberapa pria juga melaporkan penurunan tiba-tiba atau kehilangan penglihatan pada satu atau kedua matanya setelah minum obat kuat Cialis. Risiko semakin tinggi terhadap efek samping ini jika Anda memiliki penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, atau kombinasi keduanya. Jika Anda mengalami penurunan atau hilangnya penglihatan tiba-tiba, berhenti minum Cialis dan periksakan ke dokter segera.
  • Kehilangan pendengaran. Pria yang mengkonsumsi obat kuat Cialis juga melaporkan mengalami penurunan atau kehilangan pendengaran tiba-tiba, kadang-kadang diikuti dering di telinga dan pusing. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, berhenti minum Cialis dan datang ke penyedia layanan kesehatan segera.

Apa Saya Dapat Mengambil Cialis Kapan Saja?

Tentu tidak! Ada saat dimana Anda sangat dilarang menggunakan obat kuat Cialis. Jangan mengambil CIALIS jika Anda:

  • Mengambil obat nitrat, seperti isosorbid dinitrat atau isosorbid mononitrat yang sering diresepkan untuk nyeri dada. Penggunaan obat ini bersama obat kuat Cialis dapat menyebabkan penurunan tekanan darah secara drastis
  • Menggunakan narkoba yang menggandung nitrat, seperti amyl nitrit dan butil nitrit. Penting! Narkoba sangat buruk bagi kesehatan, dan sangat tidak disarankan penyalahgunaannya, demi alasan apapun.
  • Alergi terhadap Cialis atau Adcirca (tadalafil), atau salah satu bahan bakunya. Hubungi penyedia layanan kesehatan Anda dan dapatkan bantuan segera jika Anda mengalami gejala-gejala reaksi alergi, seperti ruam, gatal-gatal, pembengkakan bibir, lidah atau tenggorokan, atau kesulitan bernapas atau menelan.
Setelah Minum Satu Tablet, Beberapa Bahan Aktif dari Cialis Mengendap dalam Tubuh Anda Selama Lebih dari 2 Hari.

Cialis mengandung bahan aktif yang sulit diuraikan dalam tubuh, sehingga akan tetap mengendap dalam waktu lama. Zat-zat tersebut akan lebih lama mengendap jika Anda memiliki masalah ginjal atau hati, atau Anda mengambil obat tertentu lainnya.

Hentikan aktivitas seksual dan dapatkan segera bantuan medis jika Anda mengalami gejala seperti nyeri dada, pusing, atau mual selama berhubungan seks. Aktivitas seksual dapat menempatkan tekanan ekstra pada jantung Anda, terutama jika hati Anda sudah lemah karena serangan jantung atau penyakit jantung.

Apa yang Harus Saya Perhatikan Sebelum Mengambil Obat Kuat Cialis?

Cialis adalah obat kuat yang tidak semua orang dapat menggunkannya. Mungkin Cialis tidak tepat untuk kondisi kesehatan Anda. Beritahu dokter sebelum Anda menggunakan cialis, terutama jika Anda memiliki atau pernah memiliki:

  • Masalah jantung seperti nyeri dada (angina), gagal jantung, denyut jantung tidak teratur, atau serangan jantung.
  • Tekanan darah tinggi atau rendah. Tekanan darah abnormal yang tidak terkontrol.
  • Masalah hati atau ginjal atau sedang menjalani dialisis (cuci darah) rutin.
  • Retinitis pigmentosa, penyakit mata yang langka yang disebabkan faktor genetik.
  • Kehilangan penglihatan berat, termasuk kondisi yang disebut NAION (kebutaan). NAION dapat disebabkan oleh Cialis sendiri dan akan semakin parah jika obat kuat Cialis digunakan pria yang telah memiliki NAION.
  • Sakit maag atau masalah pendarahan.
  • Bentuk penis cacat atau penyakit Peyronie.
  • Ereksi priapism, ereksi yang berlangsung lebih dari 4 jam.
  • Masalah sel darah, seperti anemia sel sabit, multiple myeloma, atau leukemia.

Apakah Ada Obat Lain yang Mempengaruhi Obat Kuat Cialis?

Beritahu dokter Anda tentang semua obat-obatan Anda mengambil terutama jika Anda mengambil:

  • Obat nitrat yang sering diresepkan untuk nyeri dada.
  • Alpha-blocker sering diresepkan untuk masalah prostat.
  • Obat tekanan darah.
  • Obat untuk HIV atau beberapa jenis obat antijamur.
  • Beberapa jenis antibiotik seperti klaritromisin, telithromycin, eritromisin dan lain-lain.
    Obat lain untuk disfungsi ereksi atau impotensi.

Cialis juga dipasarkan sebagai Adcirca untuk pengobatan hipertensi arteri paru-paru. Jangan menggunakan Cialis dan Adcirca secara bersamaan. Jangan juga mengambil sildenafil sitrat (Revatio ) dengan Cialis bersamaan.

* Semua informasi tentang efek samping obat kuat Cialis di atas bersumber langsung dari website resmi Cialis www.cialis.com, jadi penulis tidak mengada-ada dan tidak bermaksud menjelekkan produk terkait.

Obat Kuat Herbal Lebih Aman!

Tepat sekali, mengingat efek samping Cialis yang dapat membahayakan Anda, sebaiknya Anda beralih ke obat kuat herbal. Obat kuat herbal lebih aman dan tanpa efek samping berbahaya. Namun, dipasaran telah banyak obat kuat herbal yang dijual dan menawarkan hasil yang sama. Lalu bagaimana Anda memilih obat kuat herbal yang tepat? Berikut tips memilih obat kuat herbal yang berkualitas:

  • Kenali masalah Anda. Disfungsi ereksi, impotensi, dan ejakulasi dini disebabkan oleh masalah yang beragam, diantaranya diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, stres, depresi, dan kurangnya hormon seks. Pilihlah obat yang tepat mengobati disfungsi ereksi dan ejakulasi dini sesuai kondisi yang Anda alami. Obat kuat berkualitas tinggi yang bekerja langsung ke sumber penyebabnya dapat Anda dapatkan di obat kuat herbal pria.
  • Kenali penjualnya. Apakah obat kuat dijual oleh perorangan atau sebuah perusahaan. Pilihlah obat kuat yang dijula oleh perusahaan, karena lebih terjamin profesionalitas dan keamanannya.