Disfungsi Ereksi Menakutkan?

Ereksi merupakan sarat utama agar seorang pria dapat menikmati seks. Tetapi ada sebagian dari pria yang mengalami depresi dan bahkan takut untuk melakukan seks, kenapa ini bisa terjadi? salah satunya terjadi karena ketidak mampuan seorang pria dalam mempertahankan ereksinya atau biasa disebut disfungsi ereksi.

Disfungsi ereksi dapat juga disebut impotensi adalah ketidakmampuan untuk memulai seks atau mempertahankan ereksi. Disfungsi ereksi sewaktu-waktu dapat menyerang tidak hanya seorang pria tua tapi juga seorang pria muda. Ereksi merupakan sarat utama agar seorang pria dapat menikmati seks. Ereksi hanya dapat terjadi bila pasokan darah cukup memadai ke Mr. P.

Disfungsi ereksi terjadi karena beberapa faktor:

1. Melemahnya Veskuler (Pembuluh Darah)

Tingkat ereksi tergantung pada keseimbangan aliran darah arteri menuju dan keluar dari rongga panis. Apabila pembuluh darah melemah fungsinya maka dapat berpengaruh pada pengiriman darah yang menuju ke dalam rongga panis. Penyebab melemahnya pembuluh darah antara lain adanya penyempitan pembuluh darah dan kadar kolesterol pada darah terlalu tinggi.

Jika penyebab disfungsi ereksi disebabkan oleh peyempitan pembuluh darah dan kadar kolesterol terlalu tinggi, maka Anda bisa memakai produk obat kuat kami MAXMAN PRO.

2. Melemahnya Peran Otot Polos

Otot polos terdapat pada dinding pembuluh darah dan jaringan erektil. Apabila otot polos berkontraksi, maka pembuluh darah menyempit (vasokontriksi) yang menyebabkan aliran darah berkurang. Sebaliknya bila ototo polos rileks pembuluh darah akan melebar (vasodilatasi) sehingga aliran darah akan bertambah banyak. Begitu pula dengan jaringan erektil. Bila berkontraksi maka akan susah mengembang dan susah terisi darah sehingga Mr. P tidak ereksi (flaccid). Bila rileks, jaringan erektil berkurang sehingga mudah terisi darah dan mengembang (ereksi). Otot polos ini bersifat tidak disadari, di bawah pengaruh saraf otonom.

Anda bisa menstimulasi relaksasi otot polos ini dengan ramuan obat kuat tradisional KUATPRIA123.

3. Melemahnya Peran Saraf

Ereksi adalah proses yang otonom atau tidak bisa dikontrol karena melibatkan otot polos pembuluh darah dan jaringan erektil. Pada saat kondisi flaccid, saraf otonom yang dominan adalah saraf simpatis. Saraf simpatis mempunyai efek merangsang kontraksi otot polos pembuluh darah dan jaringan erektil. Akibatnya, karena terjadi vasokonstriksi arteri dan kontraksi otot polos jaringan erektil (corpus cavernosum dan spongiosa) maka aliran menuju rongga Mr. P akan rendah. Sebaliknya pada saat kondisi ereksi, stimulasi parasimpatis dominan. Parasimpatis menyebabkan vasodilatasi arteri dan relaksasi otot polos dan jaringan erektil sehingga aliran darah ke Mr. P meningkat.

Ereksi sendiri akan dipicu apabila pria menerima rangsangan fisik dan mental. Impuls dari otak dan saraf di sekitar Mr. P mengakibatkan otot corpora cavernosa mengembang. Darah pun dimungkinkan mengalirinya dan memenuhi rongga-rongga terbuka tersebut. Darah ini kemudian menghasilkan tekanan dalam corpora cavernosa. Nah, tekanan inilah yang menyebabkan Mr. P membesar. Dengan membantu darah tersimpan baik dalam corpora cavernosa, maka tunica albuginea akan mempertahankan ereksi tersebut.

Ereksi sendiri akan hilang apabila otot-otot Mr. P mengalami kontraksi. Akibatnya, aliran masuk darah akan terhenti. Saluran-saluran yang memungkinkan darah keluar pun akan terbuka lebar. Jadi, apabila orang mengalami disfungsi ereksi, itu terjadi karena pasokan darah ke Mr. Pnya tidak memadai.

Umumnya ada tiga jenis tingkat disfungsi yaitu:

  1. Ketidakmampuan total untuk mengalami ereksi.
  2. Tidak mampunya pria mengalami ereksi sewaktu-waktu.
  3. Terjadinya ereksi hanya dalam waktu singkat (tidak sanggup mempertahankannya)

Itulah penyebab kenapa disfungsi ereksi menakutkan, oleh karena itu kenali kelemahan yang dialami dan cari solusinya agar dalam kehidupan rumah tangga tetap harmonis, sebagai solusinya, Anda bisa minum obat kuat KUATPRIA123.