Dampak Buruk Sering Berhubungan Seks

Sebagian orang menganggap bahwa melangsungkan hubungan seks akan menjamin kepuasan, kesenangan dan kenikmatan seksual. Ini merupakan ungkapan umum yang keluar dari mulut masyarakat. Pada dasarnya, tujuan melangsungkan hubungan seks memang untuk mendapatkan kesenangan antar pasangan, bahkan kegiatan semacam ini akan memberikan manfaat bagi setiap pasangan. Namun, terlalu sering melakukan hubungan seks bukan memberikan manfaat, malah justru akan memperburuk kondisi seseorang.

Lantas, apa saja yang menyebabkan semua ini ?

Ketika melakukan hubungan seks, umumnya setiap pasangan menginginkan kesenangan dan kepuasan seksual. Tujuan mendapatkan kesenangan dan kepuasan tersebut tentunya tidak bisa didapatkan hanya dengan berdiam diri tanpa melakukan tindakan. Oleh karenanya, untuk bisa mendapatkan kesenangan dan kepuasan tersebut, seseorang harus memiliki energi yang cukup agar bisa menampilkan perfoma yang apik saat hubungan seks sedang berlangsung.

Sebenarnya, hubungan seks yang dilakukan oleh setiap pasangan merupakan bentuk olahraga. Kegiatan ini akan memberikan manfaat bagi pelakunya, akan tetapi akan memberikan dampak buruk jika terlalu sering melakukannya.

Hubungan seks akan memberikan manfaat bagi pelakunya, ini karena ketika berlangsungnya hubungan, tubuh akan mengeluarkan banyak keringat. Maka tak heran apabila kegiatan ini bisa menyehatkan tubuh dan memberikan manfaat bagi pelakunya. Sedangkan, hubungan seks juga akan berdampak buruk bagi pelakunya apabila terlalu sering dilakukan, ini dikarenakan energi dalam tubuh akan terkuras dan menjadikan tubuh menjadi lemas, kondisi lemah seperti ini akan memudahkan virus masuk kedalam tubuh Anda, sehingga tubuh sangat rentan terkena penyakit.

Mungkin bagi pasangan yang baru saja menikah, hubungan seks merupakan kegiatan yang harus dilakukan. Mereka menganggap bahwa hubungan seks tersebut bagaikan olahraga yang akan memberikannya kesenangan sekaligus menyehatkan. Secara manfaat memang hubungan seks sangat baik, karena akan menyehatkan tubuh. Akan tetapi, waspada bagi pasangan yang terlalu berlebihan melakukan hubungan seks, karena hal ini akan memudahkan virus masuk dalam tubuh dan akan menyebabkan penyakit, karena ketika kondisi badan terlalu letih dan lemas, system kekebalan tubuh akan berkurang, sehingga dengan pintu terbuka virus bisa masuk dalam tubuh.

Secara menyeluruh orang-orang di dunia ini menyakini bahwa seks merupakan salah satu kegiatan yang sangat menyenangakan, maka tidak heran jika banyak pelaku seks yang kecanduan dengan kegiatan ini. Hiperseks merupakan salah seorang yang mampunyai nafsu seksual yang sangat kuat, kondisi ini memungkinkan seseorang untuk ingin selalu berhubungan seks. Waspada bagi Anda yang merasa mempunyai kelainan jenis ini, karena lambat laun kondisi ini akan memicu dampak buruk yang akan membuat diri Anda menyesal.

Tidak ada larangan bagi siapapun untuk tidak melakukan hubungan seks. Akan tetapi, dalam melakukan hubungan, alangkah baiknya melakukan suatu hubungan dengan batas kewajarannya. Umumnya, melakukan hubungan seks dengan frekuensi yang tinggi sama saja dengan memaksakan diri untuk melakukan aktivitas tersebut. Padahal, sikap pemaksaan diri semacam ini akan menimbulkan bahaya cukup besar terhadap dirinya.

Bukan hanya rawan terkena penyakit akibat karena sistem kekebalan tubuh menurun, namun hal ini akan menyebabkan hal-hal yang akan membuat Anda menyesal, diantaranya adalah :

Menurunkan hasrat/gairah seks yang bersifat alami

Terlalu sering melakukan hubungan seks dengan cara memaksakan diri akan membuat seseorang kehilangan gairah seksnya. Memang efek ini tidak nampak dengan cepat, akan tetapi lambat laun seseorang akan merasakan penurunan terhadap minat seksnya. Ini dikarenakan aktivitas seks yang dilakukannya sebelumnya tidak memperhitungkan batas kewajaran, sehingga pada akhirnya menjadikan daya tubuh melemah, semangat menurun, gerakan tubuh akan berkurang dan tidak seliar seperti dulunya, kondisi perut akan menjadi membesar dan akan menganggu proses pencernaan. Hal ini juga diungakap oleh Muhammad al-Baz yang mana pernyataannya tersebut dimuat dalam buku “Arabic Kamasutra”.

Hubungan seks yang terlalu sering akan mempengaruhi urat syaraf

Akibat kesenangan seksual yang Anda dapatkan selama proses penetrasi berlangsung, maka hal tersebut tidak menyadarkan diri Anda, seolah-olah Anda terhipnotis dengan kesenangan yang Anda rasakan. Meskipun seks menjanjikan kesenangan, namun tingginya frekuensi dalam melakukan hubungan seks akan mengakibatkan bahaya pada urat syaraf.

Ketika penetrasi atau orgasme sedang terjadi, maka hal ini akan membuat seseorang menjadi gemetar dan pada akhirnya gerakan akan semakin lemah dan kondisi ini biasanya akan membahayakan organ pernapasan manusia, yaitu paru-paru.

Sebenarnya tidak ada larangan bagi siapapun yang ingin mendapatkan kesenangan seksual. Namun baiknya, dalam melakukan hubungan hendaklah melakukan dengan batas kewajaran. Lagipula kemampuan setiap orang berbeda-beda, sehingga hal ini juga mempengaruhi kemampuan seks antar individu.

Kemampuan seks yang baik memang tidak bisa didapatkan dengan mudah, kecuali dengan mengkonsumsi Obat Kuat. Ini memang akan menjamin dirinya untuk mendapatkan kemampuan seks yang mumpuni, sehingga pada akhirnya seseorang bisa mendapatkan kesenangan seksual, akan tetapi batas frekuensi setiap minggu atau bulannya harus diperhatikan, karena sesuatu yang dilakukan atas dasar pakasaan tidak akan memberikan kepuasan dan kesenangan.