Benarkah Seks Dengan Cara Berdiri Dapat Cegah Kehamilan

Terdapat berbagai macam cara yang bisa dilakukan untuk bisa memberikan pengalaman seks yang berbeda terhadap pasangan. Variasi dalam berhubungan seks sudah sepantasnya dibutuhkan, karena hal ini akan menciptakan pengalaman seks yang berbeda. Seks dengan cara berdiri, ini merupakan cara yang bisa diperagakan oleh pasangan untuk bisa memberikan pengalaman seks yang berbeda dari sebelumnya. Seks dengan cara berdiri sering menimbulkan berbagai macam konflik perdebatan akibat perbedaan pendapat. Lalu apa yang menyebabkan perdebatan itu terjadi? Apakah seks dengan cara ini dilarang?

Tentu saja tidak ada larangan tertulis yang tidak memperbolehkan seseorang memperagakan seks dengan cara seperti ini. Namun, yang menjadi sebab perdebatan tersebut adalah pernyataan tentang “seks dengan cara berdiri dapat cegah kehamilan pada wanita”, pernyataan ini menjadi perdebatan hangat saat ini dan menjadi pro dan kontra yang melibatkan cukup banyak pihak. Lantas, benarkah bahwa seks dengan cara berdiri dapat cegah kehamilan?

Jika disimpulkan secara ilmiah, kehamilan hanya bisa dicegah dengan menggunakan alat kontrasepsi. Meskipun logikanya seks dengan cara berdiri dapat mencegah sel sperma membuahi sel telur akibat adanya gaya gravitasi, namun alasan ini masih belum cukup untuk memberikan bukti. Karena, bukan berarti jika adanya gaya gravitasi menyulitkan sel sperma untuk membuahi sel telur.

Perlu Anda ketahui ! Faktanya, posisi seks apapun yang diperagakan oleh setiap pasangan tetap tidak akan bisa mencegah masuknya sel sperma ke dalam rahim dan membuahi sel telur. Ini artinya, seks dengan cara berdiri pun juga tidak akan bisa mencegah sel sperma masuk ke rahim dan membuahi sel telur.

Adalah sesuatu yang cukup memalukan apabila mempercayai bahwa seks berdiri dapat mencegah kehamilan. Bahkan bagi Anda yang mempercayainya, tidak ada gunanya Anda melakukan hubungan intim dengan cara seperti ini, terlebih jika hubungan tersebut dilakukan pada saat pasangan wanita sedang dalam masa subur. Meskipun secara logika cara seks seperti itu dapat mengeluarkan sperma, namun tetap saja sperma masih bisa masuk ke rahim dan melakukan pembuahan.

“Mereka yang mempercayai anggapan bahwa hubungan seks dengan cara berdiri bisa mencegah kehamilan adalah merupakan salah satu tindakan yang cukup memalukan. Pasalnya, manusia diberikan otak untuk berpikir, jika mereka mempergunakan otaknya untuk berpikir, maka mereka akan malu dengan tindakan yang dilakukannya. Karena secara ilmiah sperma akan berenang di saluran vagina dan membuahi sel telur dengan cepat dan anggapan semacam itu merupakan sebuah mitos belaka”, kata Dr. Dwiana Ocviyanti.

Setiap pasangan yang melakukan hubungan intim atau seks vaginal bisa saja membuka peluang terjadinya kehamilan. Bahkan mereka yang melakukan hubungan seks dengan alat kontrasepsi (kondom) juga berisiko terjadi kehamilan. Oleh karenanya, melakukan hubungan seks dengan cara berdiri, bahkan dilakukan di kolam renang pun juga masih berpotensi terjadinya kehamilan, terlebih jika hubungan tersebut dilakukan pada saat pasangannya dalam masa subur, kondisi ini justru akan mempercepat proses kehamilan.

Ada satu hal yang perlu Anda ingat, bahwa pergerakan sperma cukup gesit atau cepat dan sperma pun juga dapat berenang dengan melawan gravitasi. Kondisi ini cukup jelas, bahwa usaha apapun yang Anda lakukan untuk mencegah sperma masuk ke rahim, maka tidak menutup kemungkinan terdapat satu sel sperma yang pada akhirnya masuk dan membuahi sel telur, karena pada dasarnya jumlah sperma yang dikeluarkan pada saat pria melakukan ejakulasi adalah jutaan sel sperma, jadi terdapat kemungkinan bahwa dari jutaan sel sperma tersebut terdapat satu sel sperma yang bisa masuk dan membuahi sel telur.

Dan, usaha pria dalam menarik batang penis guna melakukan ejakulasi di luar vagina pun juga terkadang akan sia-sia. Pasalnya, ejakulasi yang dilakukan di luar vagina pun juga masih bisa memungkinkan sel sperma tetap bisa masuk dan berenang mencari pasangannya (sel telur).

Pada dasarnya bukan semen atau air mani yang bisa membuat wanita hamil. Namun, terdapat sel-sel spermatozoa didalam air mani yang pada akhirnya sel-sel spermatozoa tersebut membuahi sel telur. Pada saat berhubungan intim air mani atau air sperma akan keluar dengan sendirinya sesudah beberapa menit didalam vagina, jadi Anda tidak harus bersusah payah melakukan tindakan seperti melakukan seks dengan cara berdiri supaya air mani keluar.

Posisi seks berdiri boleh saja dilakukan sebagai variasi dalam seks, namun ketahuilah bahwa posisi tersebut bukan berarti dapat mencegah kehamilan. Jika Anda berniat untuk menunda kehamilan sebaiknya gunakanlah alat kontrasepsi yang efektif mencegah kehamilan.

Sejatinya, posisi seks dengan cara berdiri sah-sah saja apabila dilakukan, namun cara ini dilakukan dengan tujuan menciptakan variasi hubungan intim yang berbeda. Jadi Anda tidak seharusnya menyalahartikan dan menganggap bahwa seks dengan cara berdiri dapat mencegah terjadinya kehamilan. Dan, jika sudah dari awal Anda ingin menunda kehamilan, alangkah baiknya menggunakan kondom atau alat kontrasepsi, karena alat tersebut lebih efektif untuk mencegah terjadinya kehamilan.