Benarkah Masturbasi Bisa Menyembuhkan Flu

Masturbasi adalah salah satu tindakan berupa rangsangan yang mana rangsangan tersebut diharapkan dapat memberikan kesenangan seksual. Masturbasi sendiri sering kali menimbulkan pro dan kontra, dimana terdapat kalangan yang mempercayai bahwa masturbasi akan memberikan manfaat bagi pelakunya dan terdapat pula beberapa kalangan yang menganggap bahwa masturbasi merupakan aktivitas yang akan memberikan dampak buruk terhadap pelakunya.

Salah seorang peneliti yakni Mid Day telah menemukan kasus unik tentang masturbasi, dimana ia mengungkap bahwa masturbasi yang selama ini menimbulkan pro dan kontra ternyata dipercaya menyembuhkan flu. Lantas, benarkah demikian? Jika masturbasi bisa menyembuhkan flu, lalu apa alasan yang melatarbelakanginya?

Sejauh ini masturbasi masih menjadi pro dan kontra, dimana terdapat beberapa perbedaan pendapat yang pada akhirnya melatarbelakangi terjadinya pro dan kontra ini. Namun, pernyataan yang telah diungkap oleh Mid Day di atas cukup beralasan sehingga sampai sekarang tidak ada pihak lain yang menentang pernyataan tersebut.

Salah seorang ahli saraf yakni Sina Zarrintan juga membenarkan pernyataan yang telah diungkap oleh Mid Day. Menurutnya, terdapat korelasi atau hubungan antara alat kelamin dengan organ pernapasan yaitu hidung. Pada dasarnya, antara alat kelamin dan hidung terhubung pada bagian yang sama dari sistem saraf, yang mana ini mengendalikan refleks tertentu.

Pada saat terjadi ejakulasi atau keluarnya cairan sperma dari alat vital, sistem saraf simpatik akan mempersempit pembuluh darah di seluruh tubuh. Kondisi seperti ini akan menetralisir pembuluh darah yang bengkak di saluran pernapasan atau hidung. Anda tentu saja sudah mengetahui mekanismenya bukan? Ini artinya jika terjadi penyempitan pada pembuluh darah yang pada akhirnya menetralisir pembuluh darah yang bengkak, maka dengan sendirinya pernapasan Anda akan kembali normal seperti biasanya dan flu yang selama ini menganggu pernapasan Anda akan sembuh.

Sejauh ini banyak orang yang menganggap bahwa masturbasi adalah salah satu jenis aktivitas yang akan merugikan pelakunya. Ternyata, adanya pernyataan yang telah diungkap oleh Mid Day telah mematahkan pernyataan akan dampak buruk melakukan masturbasi. Karena, selain menyembuhkan flu, masturbasi juga merupakan salah satu aktivitas yang juga bisa mengatasi sindrom kaki gelisah atau sering disebut dengan restless leg syndrome (RLS).

Perlu Anda ketahui bahwa RLS adalah kondisi yang tidak nyaman dan kondisi ini terjadi pada bagian kaki. Akibatnya, RLS yang mengakibatkan rasa nyeri dan gatal tersebut mengharuskan kaki harus selalu bergerak agar tidak penderitanya tidak merasakan rasa nyeri dan gatal tersebut.

Mereka yang dinyatakan menderita RLS akan merasakan ketidaknyamanan pada kakinya. Bahkan, kondisi seperti ini akan semakin memburuk ketika penderita memposisikan dirinya untuk duduk atau berbaring. Posisi badan pada saat duduk atau berbaring akan membuat kondisinya menjadi semakin buruk, bahkan penderita akan merasakan sensasi yang tidak nyaman ketika sedang beristirahat, tepatnya pada malam hari.

Sakit berupa nyeri dan gatal pada tungkai bawah tersebut sering kali membuat penderita merasa kurang nyaman dengan kondisi yang didapatinya. Seperti informasi yang telah dilansir oleh New Scientist di Amerika Serikat dan Eropa, di negara tersebut diketahui tercatat ada 7% hingga 10% penderita gangguan neurologis.

Kebanyakan dari mereka penderita RLS merasa tidak senang dengan sensasi yang didapatkan akibat meminum obat-obatan untuk menyembuhkan RLS yang dideritanya. Namun sebagian orang penderita RLS menemukan kenyamanan saat melakukan masturbasi dan aktivitas itu berpengaruh pada kondisi kakinya. Oleh karenanya, sebagian orang percaya bahwa masturbasi dapat menyembuhkan sindrom kaki gelisah.

Luis Marian yang merupakan salah seorang ahli dari Universitas Federal Sao Paulo, Brasil, berspekulasi bahwa pada saat seseorang mencapai orgasme tubuh melepaskan dopamin. Perlu Anda ketahui bahwa dopamin berperan penting dalam proses penyembuhan sejumlah gangguan kesehatan, salah satunya adalah flu.

Meskipun jika dilihat dari segi keuntungan atau manfaat masturbasi memiliki peran yang cukup penting dalam menyembuhkan beberapa penyakit. Namun perlu waspada bahwa terlalu sering melakukan masturbasi juga akan memberikan dampak buruk terhadap kesehatan sperma. Oleh sebab itu dibutuhkan sikap kesadaran diri, yang mana ini dimaksudkan agar Anda semua terhindar dari dampak buruk yang dapat timbul akibat terlalu sering melakukan masturbasi.

Mungkin Anda sudah tahu bahwa sperma merupakan salah satu indeks kejantanan pria, yang mana kualitas sperma menjadi penentu keberhasilan dalam proses pembuahan. Apabila kualitas sperma buruk, maka sudah pasti sel sperma tidak akan bisa melakukan pembuahan. Ini artinya, pasangan wanita tidak akan bisa hamil dan hal inilah yang menjadi faktor infertilitas pada pria.

Meskipun terdapat beberapa cara efektif untuk bisa meningkatkan kualitas sperma seperti obat kuat SCOUNT dan SCOUNT. Namun setidaknya setidak orang harus memiliki kesadaran diri, dimana aktivitas masturbasi setidaknya harus dilakukan sebagaimana frekuensi dalam jumlah normalnya, karena terlalu over (berlebihan) melakukan aktivitas semacam ini akan merugikan diri sendiri, terlebih berdampak pada kesehatan sperma.