Benarkah Khitan Bisa Pengaruhi Hubungan Seks?

Khitan adalah suatu proses pemotongan kulup (kulit pada ujung kelamin laki-laki) dalam rangka menjalankan syariat agama serta melindungi diri dari masalah kesehatan seksual. Bagi masyarakat Indonesia, tindakan khitan adalah hal yang umum dilakukan. Bahkan dalam agama tertentu sudah menjadi kewajiban bagi pria untuk melaksanakan khitan. Namun, masyarakat luar negeri memiliki berbagai pendapat tentang khitan. Bahkan ada yang mengkhawatirkan bahwa khitan akan mempengaruhi fungsi seksual pria.

Banyak penelitian yang dilakukan untuk mempelajari efek khitan terhadap fungsi seksual. Dua penelitian terbaru memberikan hasil yang berlawanan. Dalam studi yang dilakukan peneliti dari University of North Carolina yang dipimpin Dr. Kenneth Fink menunjukkan bahwa pria dewasa yang melakukan khitan mengalami penurunan pada fungsi dan sensitivitas organ vitalnya. Sedangkan pada penelitian lain yang dilakukan oleh Dr. Sean Collins dari Louisiana State University menemukan bahwa pria dewasa yang baru saja dikhitan tidak mengeluhkan perbedaan pada fungsi seksualnya.

Sementara itu, para ilmuwan dari Australia telah mengkaji 40 penelitian dengan tema sejenis. Hasilnya adalah khitan lebih banyak memberikan manfaat dari segi kesehatan daripada pengaruh buruknya. Riset ini membuktikan bahwa khitan tidak mengganggu fungsi seksual, sensitivitas dan kepuasan saat berhubungan seks.

Menurut riset tersebut, kalaupun khitan memiliki efek negatif tentu itu hanya sedikit dan mungkin terjadi pada pria yang memiliki sensitivitas tinggi. Sebaliknya, manfaat khitan bagi kesehatan adalah penurunan resiko tertular atau menulari HIV dan penularan virus atau bakteri lainnya. Khitan juga dapat menurunkan resiko kanker penis atau prostat.

Manfaat ini tidak hanya dirasakan oleh pria saja. Wanita yang berhubungan seks dengan pria yang sudah dikhitan bisa menurunkan resiko kanker serviks dan infeksi lainnya seperti HPV dan klamidia.

Perdebatan tentang penting atau tidaknya khitan memang terus saja menjadi perbincangan. Namun, jika dilihat dari sisi manfaat yang begitu besar maka tidak ada salahnya bagi pria untuk melakukan khitan. Selain menjaga organ intim diri sendiri, khitan juga menjaga organ intim pasangan agar tidak tertular virus penyebab infeksi menular seksual.

Pendapat lain mengatakan bahwa khitan juga akan mempengaruhi kualitas sperma. Namun, bukti riset tentang hal ini belum ada. Kualitas sperma ditentukan oleh banyak faktor seperti gaya hidup, pola makan dan kondisi lingkungan. Pria yang sudah dikhitan pun bisa memiliki resiko penurunan kualitas sperma jika tidak menjaga faktor di atas.  Sebaliknya, pria yang belum dikhitan tapi selalu menjaga faktor pemicu menurunnya kualitas sperma, juga akan menghasilkan kualitas sperma yang baik.

Untuk menambah jumlah sperma dan mengentalkan air mani, Anda dapat menggunakan obat herbal. Obat herbal bekerja secara alami dan konstruktif, tidak mengganggu kinerja organ lain. Sehingga, obat herbal dapat dikatakan sangat minim atau tidak ada efek samping berbahaya. Untuk memilih obat herbal, Anda harus selektif. Anda harus memilih obat yang tepat sesuai kondisi yang Anda alami, mengingat masalah seksual disebabkan oleh beberapa kondisi medis.

Berikut adalah contoh produk terbaik yang terbukti efektif mengatasi jumlah sperma dan mengentalkan air mani:

  • SCOUNT, Menambah/memperbanyak sperma
  • SCOUNT, mengentalkan cairan mani agar mani tidak encer
  • KuatPria Pro, memperbanyak dan mengatasi sperma encer karena diabetes
  • MaxMan Pro, memperbanyak dan mengatasi sperma encer karena kolesterol tinggi
  • SuperStrong Pro, memperbanyak dan mengatasi sperma encer karena tekanan darah tinggi
  • Natural Gain, memperbanyak dan mengatasi sperma encer karena stres, depresi, dan masalah

Semua obat diatas terbukti efektif dalam memperbanyak jumlah sperma dan mengentalkan air mani. Karena terbuat dari seratus persen bahan alami, obat-obatan tersebut aman, tanpa efek samping, dan dapat dikonsumsi secara rutin sebagai suplemen harian Anda.