Benarkah Daging Kambing Mempengaruhi Hasrat Seksual

Segala jenis makanan yang dapat meningkatkan kemampuan seks seseorang disebut juga dengan afrodisiak. Konon, daging kambing juga bisa membangkitkan hasrat seksual bagi seseorang yang memakannya.

Mungkin pernyataan di atas masih merupakan pro-kontra yang muncul di tengah-tengah masyarakat. Tidak diketahui secara pasti bagaimana asal mulanya daging kambing dipercaya mempunyai khasiat seperti itu. Adanya informasi yang semakin meluas di tengah-tengah masyarakat menjadikan seseorang yakin dengan informasi tersebut, sehingga berkembangnya informasi hingga saat ini menjadikan seseorang percaya dengan pernyataan tersebut. Namun, apakah hal semacam ini benar?

Dikutip dari pengalaman pribadi seorang pria, “konon, setelah pulang bekerja seorang pria dengan sengaja mendatangi sebuah pedagang sate kambing. Usai memakan sate tersebut, pria itu mengaku bahwa dirinya merasa perkasa dihadapan istrinya”.

Perkataan yang diungkapkan pria tersebut akhirnya berkembang hingga meluas, sehingga banyak masyarakat yang mempercayai hal tersebut. Akan tetapi, apakah yang dikatakan pria tersebut benar? Apabila Anda mengamati secara detail, daging kambing dan daging lainnya hampir sama, hanya kadang-kadang daging kambing memiliki warna yang lebih pekat dibanding dengan daging lainnya. Lagipula, tekstur daging kambing dan danging lainnya sama-sama halus. Lantas, apa yang membedakannya?

Mungkin saja perbedaan yang mencolok antara daging kambing dan daging hewan lainnya adalah aromanya. Umumnya, daging kambing memiliki aroma yang lebih menyengat dari pada daging lainnya. Selain itu, kandungan gizi yang terkandung dalam daging kambing juga berbeda dengan daging hewan lainnya, bahkan lemak daging kambing lebih putih dan agak keras.

Pernyataan di atas yang diucapkan oleh pria tersebut mungkin saja ada benarnya. Menurut Dr. Muhilal yang mana ia juga adalah seorang Puslitbang Gizi di Bogor, apa yang dikatakan pria tersebut dalam pernyataan di atas kemungkinan benar. Terkadang pernyataan-pernyataan yang keluar dari mulut seseorang adalah sebuah pengalaman dari nenek moyangnya. Namum, bila pernyataan di atas dikaji secara ilmiah dan lebih teliti, daging kambing tidak akan mempengaruhi kemampuan seks seseorang.

Dari hasil ilmiah, daging kambing tidak ada hubungannya dengan kamampuan seks seseorang. Apa yang dialami oleh pria dari pengalaaman di atas hanyalah karena dasar percaya saja. Umumnya, jika Anda percaya dengan sesuatu, maka hal yang Anda percayai tersebut akan menjadikan Anda lebih percaya diri.

Sebagaimana pengalaman pria di atas, dimana ia mempercayai daging kambing mampu memberikannya keperkasaan. Maka pada akhirnya, setelah ia memakan sate kambing, kepercayaan dirinya meningkat, sehingga ketika ia dan istrinya melakukan hubungan bersama, maka seolah-olah dirinya menjadi lebih perkasa, ini terjadi karena ia mempercayai bahwa daging kambing yang dimakannya mampu memberikan keperkasaan. Atas dasar percaya maka hal tersebut akan meningkatkan kepercayaan diri pada seseorang, sehingga dirinya bisa melakukan segala aktivitas apapun dengan semangat dan kepercayaan diri yang tinggi, yang pada akhirnya dasar percaya diri tersebut akan memberikan hasil yang memuaskan.

Sebenarnya jika dikaji secara ilmiah, daging kambing tidak memiliki kandungan gizi yang mempangaruhi kemampuan seks seseorang. Namun dalam daging kambing terdapat senyawa yang mirip dengan hormon seks, bisa jadi hal ini yang membangkitkan gairah seks seseorang meningkat.

Meskipun mengandung senyawa yang hampir mirip dengan hormon seks, daging kambing tidak bisa dipastikan sebagai afrodisiak. Ini dikarenakan belum ditemukannya dasar ilmiah yang menyatakan daging kambing bisa meningkatkan gairah seks seseorang.

Ketika kemampuan seks seseorang menurun, maka seseorang tersebut tidak bisa mengembalikan kemampuan seksnya hanya dengan memakan daging kambing. Pernyataan tentang daging kambing selama ini masih menjadi misteri, lagipula terlalu banyak memakan daging kambing tidak baik untuk tubuh. Para peneliti juga sudah memaparkan penelitiannya pada publik mengenai pengaruh daging kambing pada kesehatan.

Sebagian kalangan menganggap bahwa daging kambing dapat meningkatkan gairah seks seseorang, namun sebagian kalangan justur menganggap bahwa daging kambing merupakan faktor utama penyebab penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. Tentu saja hal membuat kita semua merasa binggung dan harus mempercayai pernyataan yang mana.

Umumnya, untuk bisa mendapatkan kemampuan seks yang mumpuni tidak bisa didapatkan hanya dengan memakan daging kambing. Lagipula tidak ada dasar ilmiah yang menyatakan daging kambing bisa meningkatkan gairah seks seseorang dan hanya dasar kepercayaan saja seseorang bisa mendapatkan keperkasaan tersebut. Berbeda dengan Obat Kuat, dimana beberapa obat kuat seperti KuatPria 123, SCOUNT dan SuperStrong Pro merupakan jenis perantara yang bisa memberikan keperkasaan pada setiap pria dan hasil ilmiah pun juga mempercayainya.

Tidak seperti daging kambing yang hanya dilandasi atas dasar percaya. Obat kuat yang sudah disebutkan di atas dibuat dari beberapa tumbuhan herbal pilihan, dimana pada tumbuh-tumbuhan tersebut terdapat kandungan zat-zat alami yang dibutuhkan oleh organ intim seseorang, sehingga hal tersebut bisa memberikan hasil nyata pada setiap penggunanya.