Benarkah Bersepeda Sebabkan Impotensi?

Bersepeda memang sehat, namun jika setiap hari kita bersepeda lebih dari satu jam, maka ini bisa berdampak buruk pada ereksi Anda, lalu bagaimana untuk mensiasati ini? Bukan bersepeda yang menyebabkan impotensi, namun bentuk sedel yang salah lah yang menyebabkannya, mari kita ulas!

Mungkin kebanyakan orang menganggap bersepeda merupakan salah satu jenis olahraga yang menyehatkan. Bahkan di negara tertentu menganggap bahwa sepeda merupakan salah satu alat transportasi favorit yang mana jenis alat transportasi ini sering digunakan oleh para karyawan untuk menempuh jarak berkilo-kilo meter untuk menuju ke kantor. Artikel ini memperingatkan bagi Anda yang sering mempergunakan sepeda untuk alat transportasi, dimana Anda mempergunakan sepeda hingga berjam-jam lamanya dalam sehari.

Mereka para peminat sepeda nampaknya harus bersikap lebih hati-hati ketika mengendarai sepeda, terlebih itu dilakukannya selama berjam-jam lamanya. Menurut beberapa laporan, terlalu lama bersepeda dapat menimbulkan gangguan ereksi, seperti impotensi. Bahkan bahayanya, kegiatan semacam ini juga berpengaruh pada kesehatan prostat. Lantas, benarkah bersepeda sebabkan impotensi? Jika benar, mengapa hal itu bisa terjadi?

Dalam sebuah penelitian memaparkan, bahwa bersepeda lebih dari tiga jam dalam seminggu akan meningkatkan risiko pria terkena impotensi, ujar Massachusetts Male Aging. Impotensi merupakan salah satu gangguan ereksi, dimana penderitanya tidak dapat mencapai ereksi dan mempertahankan ereksi.

Gangguan ereksi atau impotensi ini disebabkan oleh kerusakan pada saraf dan arteri. Sebanyak kurang lebih 3% mereka yang memfavoritkan sepeda sebagai alat transportasi mengalami gangguan ereksi atau disebut juga dengan impotensi. Hampir keseluruhan dari mereka juga merasakan rasa sakit dan mati rasa pada daerah kelamin, kondisi semacam ini sering kali dirasakan oleh pengendara sepeda ketika mengendarainya dalam jangka waktu yang cukup lama.

Hadirnya gangguan seksual pada sebagian orang terkadang menghambat niatan seseorang untuk bisa menikmati kesenangan seksual. Impotensi merupakan salah satu jenis gangguan seksual, yang mana ini dapat memperburuk citra pria di mata pasangannya. Sebenarnya, banyak hal-hal yang dapat mempengaruhi kesehatan seksual seorang pria dan ini juga terkadang memicu pada gangguan-gangguan seksual yang dialami sebagian pria. Kebiasaan-kebiasaan buruk dan pola makan sering kali menjadi faktor utama yang mana ini menjadi tersangka utama yang pada akhirnya mengakibatkan gangguan ereksi atau impotensi.

Bersepeda , ini merupakan salah satu jenis olahraga yang akan memberikan keuntungan bagi kesehatan, ini jika dilakukan dengan aturan yang benar. Namun juga bisa berdampak pada impotensi jika dilakukan dengan cara yang salah.

Baru-baru ini telah diketahui kejadian tidak wajar, dimana bersepeda dianggap sebagai aktivitas buruk yang pada akhirnya akan menyebabkan impotensi. Mungkin informasi-informasi semacam ini sontak Anda dengar dan membuat diri Anda menjadi takut dan khawatir. Kebenaran yang sesungguhnya bukanlah demikian, ini hanya persepsi yang berbeda, sehingga mereka menganggap bahwa bersepeda merupakan salah satu aktivitas buruk.

Ada benarnya jika orang khawatir dan takut apabila aktivitas yang dilakukannya tersebut berdampak buruk terhadap kehidupan seksualnya. Namun, apabila aktivitas bersepeda dilakukan dengan batasan toleransi yang sudah ditentukan, maka dipastikan mereka-mereka yang memvaforitkan sepeda sebagai alat transportasi tidak harus mengkawatirkan, merisaukan dan menakutkan ancaman-ancaman buruk tersebut.

Terdapat batasan waktu atau toleransi waktu yang harus diketahui oleh setiap orang. Pada dasarnya bisa saja bersepeda menjadi aktivitas yang berdampak buruk terhadap kehidupan seksual. Pasalnya, banyak pada ahli beranggapan bahwa terlalu lama duduk di sadel sepeda yang keras akan menyebabkan impotensi.

Salah seorang ahli dari Fakultas Kedokteran Universitas Boston yang bernama Dr Irwin Goldstein berkata “mereka-mereka yang memiliki kebiasaan bersepeda hingga berjam-jam lamanya berpotensi akan menjadi pria impoten, oleh karenanya disarankan untuk mempertimbangkan keputusan sejenak sebelum hal-hal buruk menjumpai Anda dikemudian hari”.

Adanya kejadian ini tentunya didasarkan dengan berbagai macam alasan yang mendasarinya. Gangguan ereksi seperti ini pertama kali dielu-elukan oleh penggemar sepeda, yang mana beberapa tahun silam salah seorang penulis majalah “Bicycling “ yang mana ia juga merupakan salah seorang penggemar sepeda mengatakan bahwa dirinya mengalami gangguan ereksi atau impotensi yang dikarenakan kegemarannya bersepeda tanpa memperhitungkan toleransi waktu. Penulis tersebut berpendapat “ketika seseorang mengendarai sepeda, posisi bersepeda tersebut akan menghambat proses peredaran darah. Ini artinya, aliran darah pada darah alat vital tidak bisa mengalir sebagaimana normalnya sehingga ereksi pun terganggu.

Adanya kejadian tersebut menggugah minat para peneliti untuk melakukan riset terhadap beberapa atlit sepeda untuk mengetahui kebenaran yang sesungguhnya. Dalam riset yang telah dilakukan, ternyata hasil riset tersebut menunjukan bahwa mereka para atlit sepeda kebanyakan memiliki keluhan pada bagian alat vitalnya, terlebih pada ereksi yang didapatkannya.

Berbagai macam pertanyaan muncul, dimana kebanyakan mereka yang memiliki gangguan ereksi mempertanyakan alasan apa yang mendasarinya sehingga gangguan ereksi bisa terjadi pada mereka-mereka yang memiliki kebiasaan bersepeda atau para penggemar sepeda, termasuk olahragawan sepeda.

Menurut penelitian yang dilakukan di Universitas Kalifornia, San Diego, akar permasalahan yang menyebabkan terjadinya impotensi bukanlah karena bersepeda, namun yang sadel atau tempat duduk sepeda yang kurang baik sehingga menghambat peredaran darah. Jadi dapat Anda simpulkan, pada dasarnya bersepeda merupakan salah satu aktivitas yang positif apabila dilakukan, oleh karenanya Anda juga harus memperhitungkan kondisi alat (sepeda) sebelum Anda gunakan untuk bersepeda. Sebab, bukan olahraga sepeda yang menyebabkan terjadinya impotensi, namun karena peralatan yang kita gunakan tidak mumpuni sehingga berdampak buruk terhadap kesehatan.

Lamanya duduk berjam-jam di atas sepeda dan mengayuhnya akan membuat aliran darah menuju daerah alat vital tertahan pada daerah perineum. Perlu Anda ketahui, perineum merupakan salah satu daerah disekitar anus yang mana daerah ini bertanggung jawab terhadap fungsi seksual. Terjadinya luka atau memar pada perineum dapat menyebabkan mati rasa, kencing berdarah dan impotensi.

Ketika bersepeda, dimana tekanan berat badan ditopang oleh tempat duduk yang keras, maka hal ini akan menyebabkan arteri dan pembuluh darah tertekan. Semakin lama seseorang bersepeda, maka hal ini akan membuat darah tertahan sehingga menganggu fungsi perineum dan pada akhirnya menyebabkan gangguan seksual seperti gangguan ereksi atau impotensi.

Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir dengan keadaan tersebut. Anda bisa mengatasinya dengan mudah masalah impotensi dengan pengobatan herbal. Pengobatan yang tersedia di pasaran sangat banyak sekali, akan tetapi obat kuat herbal berikut adalah yang telah terbukti paling efektif, yakni:

  • KuatPria 123, Obat kuat khusus pria
  • SCOUNT, Menambah/memperbanyak sperma
  • SCOUNT, mengentalkan cairan mani agar mani tidak encer
  • KuatPria Pro, mengobati impotensi, ejakulasi dini karena diabetes
  • MaxMan Pro, mengobati impotensi, ejakulasi dini karena kolesterol tinggi
  • SuperStrong Pro, mengobati impotensi karena tekanan darah tinggi
  • Natural Gain, mengobati impotensi karena stres, depresi, dan masalah

Semua obat diatas terbukti efektif dalam mengobati impotensi dan meningkatkan vitalitas pria. Karena terbuat dari seratus persen bahan alami, obat-obatan tersebut aman, tanpa efek samping, dan dapat dikonsumsi secara rutin sebagai suplemen harian Anda.