Bahaya Seroquel Terhadap Kesehatan Seksual

Seroquel adalah jenis obat-obatan psikotik yang mana obat ini bekerja dengan cara merubah zat kimia didalam otak. Seroquel sendiri memiliki nama generik yaitu “quetiapine”. Perlu Anda ketahui bahwa quetiapine adalah salah satu jenis obat yang digunakan untuk merawat orang akibat gejala psikotik seperti schizophrenia yang dideritanya. Cara kerja obat ini sudah jelas, yakni merubah zat kimia didalam otak dan Anda pun pasti sudah mengetahui bagaimana dampak atau bahaya seroquel terhadap kesehatan seksual apabila obat ini digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Pada dasarnya obat seroquel tidak dapat menyembuhkan penyakit sebagaimana normalnya, namun obat ini dapat mengendalikan gejala yang sering dirasakan oleh penderita. Seperti kebanyakan obat, efek samping yang akan didapati oleh pengguna pasti akan segera dirasakan. Pasalnya, obat yang di konsumsinya merupakan perpaduan antara beberapa campuran kimia dan lambat laun kondisi tersebut akan mempengaruhi kesehatan para penggunanya.

Seroquel sendiri hingga saat ini masih dianggap sebagai salah satu jenis obat dengan sejuta kemisteriusan. Pasalnya, terdapat kasus dimana seseorang mengalami disfungsi seksual dan disimpulkan bahwa yang menjadi tersangka utama masalah seksual tersebut adalah seroquel.

Hingga saat ini seroquel masih menyimpan beberapa efek samping yang tersembunyi, yakni disfungsi ereksi. Meskipun secara teknis kondisi tersebut bukan merupakan efek samping, namun beberapa kelompok orang yang mengalaminya menyimpulkan hal yang demikian. Ini artinya terdapat beberapa keragu-raguan didalam menyimpulkan, sehingga seseorang tidak dapat menerima informasi sesuai dengan kenyataannya. Lantas, benarkah seroquel memiliki efek samping tersebut?

Masih belum diketahui secara pasti, namun jika dampak atau efek samping tersebut dikait-kaitkan dengan cara kerja seroquel, maka ada sedikit keterkaitan yang menjadi sebab dan akibat. Anda sudah mengetahui bahwa seroquel bekerja dengan cara merubah zat kimia didalam otak, kondisi seperti ini tentu saja akan mempengaruhi daya rangsang, karena segala bentuk tindakan yang memicu timbulnya rangsangan akan diproses di otak dan kemudian akan diteruskan oleh organ-organ fungsi lainnya yang bersangkutan. Adapun bahaya seroquel yang perlu Anda ketahui, dimana perubahan zat kimia didalam otak tersebut akan memperbesar peningkatan risiko masalah seksual.

1. Menunda Orgasme

Sebagaimana pada obat-obatan anti-psikotik lainnya, penggunaan seroquel dalam jangka waktu lama juga akan mempengaruhi kualitas orgasme. Penundaan orgasme dan kurangnya kualitas kenikmatan pada saat orgasme, ini adalah efek samping yang akan dirasakan oleh mereka para pengguna seroquel. Kurang lebih ada 30% hingga 40% dari mereka para pengguna seroquel yang mengaku bahwa dirinya tidak dapat merasakan puncak orgasme sebagaimana dengan yang dirasakan sebelumnya dan penundaan orgasme juga sering didapati oleh mereka.

Sebenarnya, pengakuan yang di atas ada benarnya. Ada satu hal penting yang perlu Anda ingat, orgasme yang selama ini Anda dapatkan pada saat melakukan aktivitas seksual secara keseluruhan dipengaruhi oleh kecemasan, stres dan kepanikan. Kondisi seperti ini merupakan kondisi yang sering didapati oleh mereka para pengguna seroquel. Pasalnya, cara kerja obat tersebut secara perlahan akan mempengaruhi pikiran penggunanya, sehingga hal ini memicu terjadinya penundaan orgasme.

2. Disfungsi Seksual

Disfungsi seksual merupakan kondisi yang cukup memprihatinkan, mereka dengan disfungsi seksual yang dideritanya tidak akan pernah bisa mendapatkan kesenangan seksualnya sebagaimana pada normalnya. Telah dijelaskan dalam sebuah studi, dimana studi ini melibatkan 34 peserta dan diketahui bahwa terdapat 50% dari mereka mengalami disfungsi seksual. Disfungsi seksual yang mereka alami mencakup beberapa masalah, seperti kurangnya orgasme, hilangnya gairah seksual dan ketidakmampuan melanjutkan hubungan seks.

Menurut pada peneliti, disfungsi seksual yang dialami tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah penyalahgunaan penggunaan obat-obatan tertentu. Seroquel sendiri merupakan salah satu jenis obat yang dapat mengancam penggunanya jika tidak digunakan sebagaimana fungsinya. Efek hormonal, blokade reseptor adrenergik dan kolinergik adalah beberapa kombinasi efek samping yang mana ini juga merupakan penyebab disfungsi seksual. Kondisi semacam ini juga bisa saja didapati oleh mereka para pengguna seroquel, oleh karena itu sebelum memutuskan untuk mempergunakan obat-obatan seperti ini, alangkah baiknya Anda mempertimbangkan faktor resiko yang akan ditimbulkannya.

3. Hilangnya Gairah Seksual

Mereka pengguna seroquel tidak semuanya akan mendapati efek samping sebagaimana yang dialami oleh sebagian orang. Pada dasarnya mereka yang diketahui telah menyalahgunakan penggunaan seroquel akan mengalami peningkatan atau penurunan dorongan seksual. Kondisi ini akan menjadikan ketidakseimbangan yang akan mempengaruhi gairah seksual seseorang.

Kendati ingin menyembuhkan gangguan kesehatan yang dideritanya, namun justru mereka mendapati kondisi yang lebih buruk dari sebelumnya. Ini adalah kondisi yang sering didapati oleh mereka pengguna seroquel. Pasalnya, obat yang di konsumsinya tersebut akan mempengaruhi pikiran para penggunanya dan faktor psikologi ini pada akhirnya akan menimbulkan masalah-masalah seksual seperti disfungsi seksual.

Natural Gain, ini adalah satu jenis obat herbal yang mana dikhususkan bagi mereka dengan masalah seksual yang dideritanya. Berbeda dengan seroquel, Natural Gain merupakan salah satu obat kuat dengan bahan dasar herbal. Tidak seperti seroquel yang terbuat dari perpaduan campuran kimia, obat kuat ini jauh lebih aman untuk digunakan dan mereka para penderita masalah seksual akibat stres, depresi dan gangguan psikologi lainnya akan mendapatkan reaksi positif.

Segala bentuk tindakan yang Anda lakukan sehari-hari terkadang akan menjadi boomerang bagi diri Anda sendiri. Oleh karena itu untuk selalu memperhatikan segala bentuk tindakan yang akan Anda lakukan dan selalu memperhatikan faktor resiko sebelum Anda memutuskan untuk melakukan tindakan apapun.