Bahaya Melakukan Hubungan Intim Saat Pasangan Sedang Menstruasi

Berhubungan intim saat menstruasi. Tidak satu orang pun di dunia ini yang akan menolak ketika pasangan Anda mengajak Anda untuk melakukan hubungan intim bersama. Bukan hanya rasa senang saja yang akan didapatkan, namun hubungan intim yang dilakukan oleh setiap pasangan juga bertujuan untuk melangsungkan proses reproduksi agar mendapatkan seorang keturunan. Coba bayangkan apabila semua manusia di dunia ini meninggalkan kegiatan intim karena alasan tertentu. Jika hal ini terjadi, maka manusia akan punah dalam beberapa generasi yang akan datang.

Dalam melakukan hubungan, setiap pasangan bisa menentukan tempat dan waktu yang baik untuk melakukannya. Kondisi tempat yang bersih dan rapi akan mengantarkan suasana hati menjadi lebih tenang, dalam kondisi seperti ini memudahkan seseorang untuk mendapatkan orgasmenya. Namun pada umumnya hubungan seks bisa dilakukan dimanapun, jadi tidak harus mempermasalahkan penyesuaian tempat. Akan tetapi, bila Anda menginginkan suasana yang lebih hidup atau berkesan lebih romantis, maka Anda bisa menyesuaikan tempat sesuai selera Anda, ini juga akan membuat hubungan seks menjadi lebih berkualitas.

Jika hubungan seks bisa dilakukan dimana saja, namun tidak kapanpun. Pasalnya, ada waktu dimana wanita tidak bisa melakukan hubungan yang menyenangkan tersebut. Masa menstruasi misalnya, dalam kondisi seperti ini wanita tidak boleh memaksakan dirinya untuk melakuan hubungan intim. Meskipun dalam kepercayaan tertentu hubungan intim merupakan nafkah batin yang harus diberikan oleh istri kepada suaminya, namun pantang baginya melakukan hubungan intim saat masa menstruasi.

Tindakan memaksakan diri untuk melakuan hubungan seks pada saat menstruasi akan membahayakan dirinya. Seperti yang dijelaskan oleh Laura Berman,PhD, pakar seks dan terapis dari Feinberg School of Medicine, bahwa melakukan hubungan seks pada saat pasangan memasuki masa menstruasi akan menimbulkan resiko yang sangat fatal. Berikut ini bahaya melakukan hubungan intim saat pasangan sedang menstruasi, antara lain :

Rentan Tertular Penyakit Menular

Dalam kondisi normalnya, leher rahim atau disebut juga dengan serviks memiliki lendir yang berfungsi untuk memfilter kuman-kuman yang masuk saat melakukan hubungan seks. Ketika wanita masuk pada masa menstruasi, leher rahim akan terbuka dan hal inilah yang menjadi alasan mengapa setiap wanita yang haid selalu mengeluarkan darah.

Jika wanita memaksakan diri melakukan hubungan intim pada masa ini, maka sangat mudah bagi kuman untuk masuk ke dalam rahim. Hubungan seks yang dilakukan pada masa ini juga akan berpotensi besar menularkan virus HIV dan hepatitis.

Resiko Endometriosis

Tidak ada batasan bagi setiap orang untuk melakukan hubungan intim bersama, terlebih bagi pasangan yang sudah menikah. Namun setidaknya pihak pria harus memahami pasangannya ketika dihadapkan dengan masa menstruasi.

Tindakan memaksakan diri untuk melakukan hubungan seks saat menstruasi akan memungkinkan terjadinya aliran balik darah dari rahim ke saluran indung telur. Aliran darah yang kembali ke indung telur tersebut akan membawa penyakit, baik rasa nyeri dan peradangan pada saluran telur. Kondisi seperti ini sangat memperhatinkan dan sungguh ironis. Pasalnya dalam melakukan hubungan seks setidaknya setiap pasangan harus mengetahui kapan waktu yang baik, sehingga tidak terjadi hal buruk yang akan membahayakan dirinya.

Kematian

Hanya karena berniat ingin mendapatkan kesenangan seksual semata seorang pria harus rela mengorbankan nyawa pasangannya. Ya, hubungan seks memang merupakan kegiatan yang menyenangkan, namun apabila kegiatan ini dilakukan pada waktu yang tidak tepat, maka resiko kematian akan didapatinya.

Jika hanya karena alasan nafkah batin seorang istri memakasakan dirinya untuk melayani suaminya, maka hal ini sama saja sang istri mengorbankan nyawanya. Ketika melakukan hubungan seks saat menstruasi dikhawatirkan akan menimbulkan penyumbatan pada pembuluh darah, dimana kondisi seperti ini akan menyebabkan kematian mendadak.

Sebenarnya tidak ada salahnya seorang suami meminta istrinya untuk melayaninya, lagipula tugas seorang istri adalah memberikan nafkah batin kepada suaminya. Namun sebagai seorang pria Anda juga harus bisa bijak dalam mengambil keputusan. Lagipula bukan hanya beresiko bagi pasangan Anda, Anda pun juga akan menerima dampak buruknya, dimana ketika proses penetrasi terjadi penis Anda akan terlumasi darah haid yang berasal dari vagina. Kondisi seperti ini akan memudahkan penyebaran bakteri atau kuman yang pada akhirnya akan menyebabkan infeksi saluran kencing dan dampak buruk lainnya.