Bahaya Dan Resiko Anal Seks

Banyak gaya dan variasi untuk mencapai kepuasan dalam bercinta, mungkin adegan pada film porno jadi acuan untuk melakukan . sebagian pakar medis barat memperbolehkan anal seks, sebagai pencegah kehamilan pada wanita dan variasi bercinta, anal seks sebenarnya banyak di lakukan oleh kaum gay ( homo ) dalam berkembangnya zaman banyak orang yang inigin mencoba sesuatu yang extreme termasuk anal seks untuk mencapai kepuasan seks.

Sebagian besar wanita mungkin menolak untuk di ajak berhubungan seks anal, ini dari factor agama maupun karena jijik. Anus atau dubur memang tidak dirancang untuk berhuungan seksual, anal seks juga tidak termasuk seks yang aman, malah bisa menjadi penyebab penyakit bagi orang yang sering melakukan anal seks.

Melakukan anal seks bisa di anggap sebagai variasi dalam bercinta, namun bisa rentan beresiko terkena penyakit PMS (Penyakit MenularSeksual ) jika tidak di antisipasi dengan baik. Perlu di ketahui juga anus atau dubur adalah alat ekskresi , atau tempat pembuangan tubuh dan tidak di rancang untuk berhubungan seks. Anus jelas berbeda dengan vagina, Anus lebih rentan terkena infeksi daripada vagina. Dari sudut pandang kedokteran seksual, hubungan seksual yang dilakukan dengan penetrasi ke vagina lebih aman dan alami daripada anal seks.

Resiko Anal Seks

Ada beberapa resiko dan masalah kesehatan yang dapat di timbulkan jika melakukan anal seks.

1. Rasa sakit dan tidak nyaman pada dubur

Struktur dubur yang lebih ketat dari pada vagina mungkin sedikit memberi kenikmatan, tapi di balik itu Jika pria memberi tekanan yang kuat ketika berhubungan seks di dubur, hal tersebut dapat mengakibatkan rasa sakit, tidak nyaman, nyeri atau bahkan lecet.

2. Dubur tidak memiliki system lubrikasi

Dubur memang tidak seperti vagina yang memiliki system lubrikasi atau pelumas alami seperti pada vagina yang diciptakan untuk menghasilkan cairan lubrikasi secara alami saat perempuan sedang terangsang. bisa di katakan jika melakukan hubungan anal seks akan terasa leih menyakitkan.

3. Menyebarkan penyakit menular

Mengingat kembali fungsi dubur sebagai tempat pembuangan atau ekskresi , jika melakukan anal seks tanpa kondom bisa di pastikan akan terkena PMS ( penyakit Menular Seksual ) yang dapat menular denga anal seks seperti , Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Human Papilloma Virus (HPV) yang menyebabkan penyakit seperti kanker dubur, kutil kelamin, hepatitis A, hepatitis C, gonorrhea, dan herpes.

4. Virus dan bakteri berbahaya

kurangnya pelumasan dapat menyebabkan mukosa dubur pada perempuan sehingga mudah menularkan virus. Anal seks juga dapat menyebabkan penularan virus dan bakteri berbahaya, seperti bakteri E.COLI (Escherichia Coli ) yang dapat menyebabkan infeksi pada usus dan mudah menular, infeksi saluran kemih dan ginjal. Penularan bakteri ini bisa menyebabkan berbagai penyakit seperti infeksi saluran kemih hingga pielonefritis.

Alasan yang Mendasari Melakukan Anal Seks

Ada juga beberapa alasan seorang pria melakukan anal seks, salah satunya adalah:

Rasa penasaran dari melihat video, buku bacaan yang terlihat pasangan sangat menikmati, miss V tidak menggigit lagi atau kurang menggigit, missal saja istri sehabis melahirkan dan miss V terasa longgar, Bukan rahasia lagi, makin seret makin enak, karena ada efek kepada Mr P seperti dipijit yang akan membuat Mr P cenat cenut dan terstimulasi untuk orgasme dan menyemburkan sperma .

Jadi sudah siap dengan resiko anal seks? Seks memang kebutuhan pribadi masing-masing manusia .Jika ada alternative yang lain yang lebih aman dan nikmat kenapa tidak? Daripada beresiko terkena penyakit yang mengerikan, melakukan seks yang aman dan nyaman lebih baik. Nafsu syahwat jika dituruti akan selalu menuntut dan menuntut lebih.untuk memuaskan istri pria perlu meningkatkan kejantanan dan stamina agar tidak loyo di ranjang.