Hati-hati! Bahan Kimia Bisa Membuat Sperma Nyasar!

Selain kemampuan bergerak atau motilitas, dibutuhkan pula kemampuan navigasi yang baik agar sperma bisa melesat menuju sel telur. sayangnya, paparan racun dari benda sehari-hari bisa mengurangi kemampuan tersebut sehingga sperma tidak berjalan semestinya.

Benda-benda tersebut mengandung sejumlah bahan yang merupakan endockrine disruptor atau pengganggu endokrin. Bahan-bahan tersebut di antara lain adalah BPA (Bisphenol A), phtalates, dioxin, merkuri, dan PFC (Perfluorinated chemicals).

Dalam sebuah studi terbaru di jurnal EMBO Reports, para ilmuwan menyebut bahan-bahan tersebut dapat mengurangi kemampuan sperma untuk motil atau bergerak menuju sel telur. Peneliti mengibaratkan seperti GPS (Global Positioning System) yang eror karena mendapat sinyal abnormal.

"Bisa menyebabkan salah tujuan. Sperma tidak bergerak menuju sel telur da pembuahan tidak terjadi," kata Dr Niels E Skakkebaek seperti dikutip dari CNN.

Endocrine disruptor adalah bahan-bahan yang mempengaruhi sistem endokrin, yaitu sistem yang mengatur hormon dalam tubuh manusia. Salah satu organ yang dipengaruhi oleh sistem endokrin adalah organ seksual, termasuk testis yang memproduksi sperma pada laki-laki.

Studi ini bukan yang pertama kalinya mengungkap hubungan racun kimia dengan masalah kesuburan. Pada tahun 2010 lalu, penelitian pada para pekerja di China menunjukkan bahwa BPA bisa mengurangi jumlah sperma. Penelitian-penelitian lain juga menunjukkan, phtalates bisa memicu bayi lahir prematur.

Untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas sperma, Anda dapat menggunakan SCOUNT. SCOUNT adalah obat herbal yang sangat direkomendasikan para dokter dan ahli kesehatan untuk menambah jumlah sperma sehat dan meningkatkan motilitas sperma. Untuk mendapatkan obat herbal SCOUNT, silahkan klik disini.