Apakah Pria Juga Bisa Mandul

Mandul ! Kondisi seperti ini identik terjadi pada kaum wanita, dimana kemandulan yang terjadi akrab dikenal dengan sebutan Infertilitas. Namun, mungkinkah pria juga dapat mengalami hal yang sama? Jika YA, apa yang menyebabkan kamandulan tersebut ?

Selama ini, masalah infertilitas atau ketidaksuburan yang dialami oleh sebagian wanita hanya dipandang sebagai masalah kaum wanita saja. Namun perlu Anda garis bawahi, bahwa sekitar 50% penyebab kemandulan tersebut disebabkan karena faktor pria.

Penjelasan ini saya kira sudah cukup untuk menjawab pertanyaan di atas, bahwa kaum pria juga berkontribusi pada kemandulan yang dialami oleh kaum wanita. Hal ini disebabkan oleh buruknya kualitas sperma yang diproduksi kaum pria.

Dengan dapat mengidentifikasikan permasalahan ini, mungkin saja akan memberikan jaminan kebahagian dalam menjalani kehidupan antar pasangan. Kemandulan merupakan masalah yang sangat penting, terlebih bagi seseorang yang sudah mempunyai pasangan hidup. Masalah ini sangat penting untuk kedua belah pihak, sehingga perlu kesadaran diri untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menentukan apa saja yang menjadi penyebab ketidaksuburan bukanlah masalah yang mudah, namun bila pasangan wanita yang menderita infertilitas atau kemandulan, umumnya permasalahan ini disebabkan karena gangguan pada saluran reproduksi. Sebaliknya, jika masalah ini hadir pada pria, biasanya terjadi karena kualitas sperma yang rendah, seperti yang sudah saya katakana sebelumnya.

Pada artikel ini, saya ingin mengajak Anda semua untuk mengenali penyebab-penyebab kemandulan yang terjadi pada pria. Beberapa penyebab-penyebab kemandulan yang terjadi pada pria adalah sebagai berikut :

1. Tersumbatnya Saluran Sperma

Kondisi seperti ini bisa terjadi karena gangguan fisik maupun bawaan lahir, dimana seseorang yang berada pada fase ini, maka mengakibatkan sel sperma tidak bisa masuk ke cairan mani. Hal lain yang dapat mempengaruhi tersumbatnya saluran sperma adalah trauma fisik yang mengenai testis, prostat serta ureta.

2. Clamidia dan Gonorhea

Ini merupakan infeksi yang menular dimana pada akhirnya infeksi tersebut dapat mempengaruhi kesuburan seorang pria.

3. Gangguan Ejakulasi

Ini adalah merupakan salah yang paling umum bagi pria. Pada kondisi ini, cairan sperma tidak bisa keluar melalui penis saat ejakulasi, dimana kondisi aneh malah terjadi, yakni cairan sperma yang seharusnya dikeluarkan melalui penis justru malah masuk ke kandung kemih. Diabetes, operasi kandung kemih serta obat-obatan tertentu merupakan salah satu penyebab utamanya.

4. Impotensi dan Ejakulasi Dini

Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, dimana gangguan ini merupakan gangguan yang paling umum dialami oleh pria. Ejakulasi merupakan ketidakmampuan seorang pria mempertahankan ereksi, dimana penderita ejakulasi dini biasanya memiliki produksi sperma yang encer. Sedangkan impotensi merupakan kondisi dimana seorang pria tidak mempunyai kemampuan untuk ereksi bahkan berejakulasi. Sudah cukup jelas bahwa kondisi ini tidak memungkinkan seorang untuk bisa menghasilkan sperma yang baik.

5. Gangguan atau Penyakit Autoimun

Dimana gangguan ini mengkondisikan seseorang tidak mempunyai suplai hormon yang pada akhirnya mengakibatkan ketidakseimbangan hormon, tentu saja masalah ini mempengaruhi kesuburan pria. Menurut salah seorang ahli kedokteran, kelainan enzim pada sperma juga akan mempersulit sperma untuk berenang dan menembus sel telur, sehingga kondisi ini akan sulit untuk melangsungkan proses pembuahan.

6. Pembesaran Pembuluh Darah

Varicoceles atau lebih tepatnya pembesaran pembuluh darah vena dibagian skrotum. Kondisi seperti ini akan menganggu sirkulasi darah pada tubuh seseorang, dimana sirkulasi darah sangat dibutuhkan, terlebih pada fungsi intim atau alat vital pria. Menurut surveri, 15% pria dari 100 pria ditemukan mengalami pembesaran pembuluh darah seperti ini dan 40% diantarnya diprediksi akan menyebabkan infertilitas atau kemandulan.

Kehadiran seorang anak memang merupakan sebuah angan-angan bagi pasangan yang sudah menikah. Meskipun tidak keseluruhan, namun masalah ini sering kali datang pada setiap pasangan, sehingga hal ini menyebabkan tertundanya seseorang untuk mempunyai keturunan. Lebih parahnya, jika gejala awal tersebut tidak sesegera disadari dan melakukan tindakan lebih lanjut, maka hal tersebut akan mengakibatkan kemandulan.

Namun bagi pria yang mengalami masalah tersebut, sudah pasti akar permasalahannya terletak pada kualitas spermanya, oleh sebab itu perlu kesadaran diri untuk menjalani terapis atau dengan mengkonsumsi Obat Kuat Pria tertentu guna meningkatkan tingkat kesuburan pada spermanya.