Bagaimana Stres Dapat Menyebabkan Impotensi

Para peneliti telah menemukan teka-teki tentang bagaimana stres menyebabkan disfungsi seksual atau impotensi dan infertilitas. Para ilmuwan tahu bahwa stres meningkatkan kadar hormon stres glukokortikoid seperti kortisol yang menghambat hormon seks utama tubuh, yang disebut gonadotropin releasing hormone (GnRH). TerhambatnyaGnRH dapat menekan jumlah sperma (pria), menekan ovulasi (wanita), dan mengganggu aktivitas seksual.

Pada tahun 2000, hormon reproduksi baru telah ditemukan dan di beri nama hormon gonadotropin-inhibitor (GnIH) karena memiliki efek sebaliknya dari GnRH yaitu menghambat pelepasan gonadotropin, sehingga menekan organ reproduksi.


Penelitian baru menunjukkan bahwa stres juga membuat otak meningkatkan hormon reproduksi bernama gonadotropin-Inhibitor hormone, atau GnIH. Hormon ini merupakan protein kecil, yang disebut RFamide related peptide (RFRP). Protein RFRP bertindak sebagai penghambat pada reproduksi dengan langsung menghambat pelepasan GnRH.


Pada dasarnya, hormon stres glukokortikoid mempengaruhi kehidupan seks dengan menekan hormon GnRH dan meningkatkan hormon GnIH. Ini merupakan gangguan signifikan pada fungsi reproduksi. Jika ini terjadi dalam waktu yang relatif lama pada pria, maka impotensi dapat terjadi.


"Kita tahu stres mempengaruhi homon reproduksi GnRH, tapi kami menemukan bahwa pada kenyataannya, stres juga mempengaruhi peningkatan hormon GnIH yang menyebabkan disfungsi reproduksi (impotensi), "kata pemimpin penulis Elizabeth Kirby, seorang mahasiswa pascasarjana di UC Helen Wills Neuroscience Institute Berkeley." Pernyataan inilah yang menjadi cikal bakal penelitian tentang infertilitas dan disfungsi ereksi (impotensi) yang berkaitan dengan masalah psikologis.


Pada manusia, stres kronis dapat menyebabkan penurunan gairah seks serta penurunan kesuburan. Bahkan stres dapat menghambat efektifitas perawatan kesuburan. Misalnya Anda sudah bersusah payah menjalankan diet dan berbagai terapi untuk menjadi pria subur, stres dapat menggagalkan semua rencana Anda.


Berdasarkan percobaan yang dilakuakan pada hewan. Peneliti juga menemukan banyak efek stres pada fungsi seksual karena peningkatan glukokortikoid (hormon stres yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal). Di otak, glukokortikoid ini menekan hormon reproduksi utama, GnRH, yang pada akhirnya menghentikan pelepasan gonadotropin, luteinizing hormone (LH) dan follicle-stimulating hormone (FSH) oleh hipofisis, dan kemudian mengurangi kadar testosteron (pria), estradiol (hormon seks wanita) dan dan gairah seksual.

 

Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir ataupun merasa cemas dengan keadaan seperti itu. Masalah impotensi yang disebabkan karena stres sangat mudah di tangani. Salah satunya adalah dengan pengobatan herbal ampuh. Banyak sekali pengobtan herbal yang tersedia, tapi OBAT KUAT Natural Gain merupakan herbal yang tepat untuk masalah seksual yang satu ini. Selain ampuh, obat kuat ini juga sangat aman karena di buat oleh profesioanl yang di awasi langsung oleh Perhimpunan Herbalis Indonesia (PHI) dan tidak mengandung bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan Anda. Juga, pemasarannya sudah berskala internasional.

Bagikan

Update Terkait

Copyright © | Obat Kuat 123 | pemesanan.herbal@gmail.com
Powered by Quick Cart | |

Daftar Rekening

  • transfer BCA tokoherbal 123 No.Rek 2471-7757-81 atas nama AHMAD FANANI
  • transfer Mandiri tokoherbal 123 No.Rek 135-00-1469455-6 atas nama AHMAD FANANI
  • transfer BNI tokoherbal 123 No.Rek 0458898966 atas nama AHMAD FANANI
  • transfer BRI tokoherbal 123 No.Rek 5895-01-029997-53-7 atas nama AHMAD FANANI