Apa itu Impotensi Disfungsi Ereksi

Impotensi bisa disebabkan oleh beberapa faktor, dengan memahami penyebabnya, memungkinkan Anda untuk menghindari impotensi sedini mungkin.

Apa itu Impotensi (Disfungsi Ereksi)?

Impotensi (Disfungsi ereksi) adalah ketika seorang pria memiliki masalah terus-menerus dalam mempertahankan ereksi. Impotensi dapat membuat hubungan seksual tidak memuaskan. Impotensi pertama dapat muncul dalam diri seorang pria yang berusia 40 tahun menurut Massachusetts Male Aging Study pada disfungsi seksual. Mereka juga menemukan bahwa sekitar 18 sampai 30 juta pria mengalami Impotensi.

Apakah Impotensi Berarti Libido Rendah?

Impotensi mengacu khusus untuk masalah mencapai atau mempertahankan ereksi, impotensi termasuk disfungsi seksual. Pria dengan impotensi sering memiliki libido yang sehat, tetapi tubuh mereka gagal untuk merespon dalam hubungan seksual dengan menghasilkan ereksi. Biasanya ada dasar fisik untuk masalah tersebut. Jadi impotensi bukan berarti libido yang rensah.

Gejala Impotensi

Gejala Impotensi termasuk ereksi yang terlalu lembek, sehingga tidak mampu untuk melakukan hubungan seksual, ereksi yang berlangsung hanya sebentar, dan ketidakmampuan untuk mencapai ereksi. Pria yang tidak dapat memiliki atau mempertahankan ereksi setidaknya 75% dari waktu yang mereka mencoba untuk berhubungan seks dianggap mengalami Impotensi.

Siapa yang Berisiko Mengalami Impotensi?

Disfungsi seksual adalah lebih umum seiring bertambahnya usia pria. Menurut Massachusetts Male Aging Study, sekitar 40% dari pria mengalami beberapa tingkat ketidakmampuan untuk memiliki atau mempertahankan ereksi pada usia 40 dibandingkan dengan 70% pria pada usia 70. Dan persentase pria dengan impotensi meningkat dari 5% menjadi 15 % seiring dengan bertambahnya usia 40-70 tahun. Kabar baiknya, impotensi dapat diobati pada usia berapa pun.

Mekanika Dibalik Impotensi

Ketika darah mengisi dua kamar dalam penis (dikenal sebagai kavernosum) maka ereksi terjadi. Hal ini menyebabkan penis untuk mengembang dan mengeras, seperti balon saat diisi dengan air. Proses ini dipicu oleh impuls saraf dari otak dan area genital. Apa pun yang mengganggu impuls ini atau membatasi aliran darah ke penis dapat menyebabkan impotensi.


Penyebab Impotensi: Penyakit Kronis

Hubungan antara penyakit kronis dan impotensi yang paling mencolok adalah diabetes. Sekitar setengah dari pria dengan diabetes mengalami impotensi. Meski demikian, kontrol gula darah dapat meminimalkan risiko ini. Berdasarkan penelitian, penyakit jantung, aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), penyakit ginjal, dan multiple sclerosis masing-masing dapat menyebabkan impotensi. Masing-masing penyakit ini menyebabkan impotensi dengan mengganggu aliran darah atau impuls saraf ke seluruh tubuh.

Penyebab Impotensi: Gaya Hidup

Gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, penyalahgunaan alkohol, dan obesitas dapat mengganggu sirkulasi darah dan menyebabkan impotensi. Merokok, minum alkohol berlebihan, dan penyalahgunaan narkoba dapat merusak pembuluh darah dan mengurangi aliran darah ke penis. Merokok membuat pria dengan aterosklerosis lebih rentan terhadap impotensi. Perokok memiliki hampir dua kali lipat risiko impotensi dibandingkan dengan bukan perokok. Kelebihan berat badan dan kurang berolahraga juga berkontribusi terhadap impotensi.

Penyebab Impotensi: Bedah (Operasi)

Perawatan bedah atau radiasi untuk kanker prostat, kanker kandung kemih, atau pembesaran prostat (BPH) kadang-kadang dapat merusak saraf dan pembuluh darah di dekat penis. Kadang-kadang, operasi menyebabkan impotensi sementara, namun bisa sembuh dengan sendirinya setelah 6 sampai 18 bulan.

Penyebab Impotensi: Obat-obatan Tertentu

Banyak obat dapat menyebabkan impotensi, termasuk obat-obatan tertentu tekanan darah, antidepresan, dan obat penenang. Pria dengan impotensi harus konsultasi dengan dokter mereka untuk memastikan adapah impotensi yang ia alami dikarenakan resep atau obat over-the-counter (obat warung).

Penyebab Impotensi: Psikologis

10% sampai 20% pria yang impotensi disebabkan oleh psikologis. Para ahli mengatakan stres, depresi, rendah diri, dan kecemasan kinerja dapat mengganggu kemampuan untuk memiliki ereksi. Faktor-faktor ini juga bisa membuat impotensi lebih buruk pada pria impoten karena masalah fisik.

Bagikan

Update Terkait

Copyright © | Obat Kuat 123 | pemesanan.herbal@gmail.com
Powered by Quick Cart | |

Daftar Rekening

  • transfer BCA tokoherbal 123 No.Rek 2471-7757-81 atas nama AHMAD FANANI
  • transfer Mandiri tokoherbal 123 No.Rek 135-00-1469455-6 atas nama AHMAD FANANI
  • transfer BNI tokoherbal 123 No.Rek 0458898966 atas nama AHMAD FANANI
  • transfer BRI tokoherbal 123 No.Rek 5895-01-029997-53-7 atas nama AHMAD FANANI